English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

6 Jun 2009

Tenda (Tempat Berlindung Terbaik di Alam Bebas)

Salah atu perangkat penting yang harus kita bawa bila berkegiatan di alam bebas adalah tempat berteduh yang cukup nyaman untuk melindungi badan dan barang kita dari air. Sekarang ada banyakjenis tenda dijual di pasaran yang bisa di bawa untuk menyamankan perjalanan kita.


Semenjak tenda pertama dikenalkan pada dekade tahun 1970-an, hampir semua tenda menggunakan desain tenda kubah (A-frame) dengan satu frame kaku di tengah tenda. Tetapi, sekarang kita akan sangat sulit menemukan tenda dengan jenis seperti tersebut di toko-toko peralatan alam bebas. Karena semenjak ditemukannya frame lentur yang bisa di bengkokkan maka desain tenda juga berubah sesuai tuntutan zaman. Frame bersifat fleksibel membuat ruang yang tercipta di dalam tenda menjadi lebih luas, ada ruang beranda dan pintu masuk ke ruang utama yang cukup lebar dengan total berat yang lebih ringan.

Akan tetapi, dalam memilih tenda kita harus dihadapkan pada dua pertanyaan dasar: pada kondisi sesering apa tenda yang kita bawa akan kita gunakan dan berapa orang yang akan tidur di dalamnya.

Tidak mengejutkan bila ternyata tenda yang paling populer digunakan adalah tenda berkapasitas dua orang. Dengan desain yang lebih mungil dan dimensi yang lebih ringkas, tenda jenis ini juga sangat efisien dalam luas yang di perlukan juga ringan dibawa.

Tetapi, kadangkala kita menemukan tenda kapasitas dua orang ini bisa dimasuki lebih dari tiga orang maksimal empat orang. Jadi, jika kita merencanakan hidup di alam bebas lebih dari satu minggu kita harus mempertimbangkan kapasitas tenda lebih dari standar yang ada pada tenda.

Jujurlah pada diri Anda sendiri. Apabila Anda hanya ingin pergi berkemah ke gunung dengan keadaan suhu yang tidak terlalu ekstrem maka tidak perlulah membawa tenda yang di desain khusus untuk pergi ekspedisi ke K-2, karena selain mahal harganya juga desainnya terlalu berlebihan. Dan hal lain yang perlu dipikirkan juga, akan terasa lebih nyaman bila tenda yang kita bawa memiliki ruangan serambi di depan ruang utama yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Bentuk tenda

Ada bermacam-macam bentuk tenda yang sekarang di jual bebas. Bentuk tenda yang berbagai macam tersebut ternyata juga memiliki penempatan yang berbeda pula. Bentuk tenda dome yang seperti bola terpotong setengah dan tenda berjenis tunnel (terowongan) bisa dibawa untuk kondisi berkemah sepanjang tahun di pegunungan-pegunungan tropis seperti di Indonesia. Sedangkan tenda dengan bentuk geodesic lebih diperuntukan untuk gunung-gunung salju dan ekspedisi-ekspedisi besar di Himalaya. Tenda jenis kubah (A-Frame) lebih baik dipergunakan untuk kondisi anggota tim berjumlah banyak. Jadi kembali ke pertanyaan pertama di atas kondisi seperti apa yang akan Anda hadapi di lapangan sangat berpengaruh pada jenis tenda yang akan Anda bawa.

Frame tenda merupakan salah satu bagian penting yang harus diperhatikan juga. Material yang digunakan sebagai bahan dasar frame tenda tergantung dari kondisi bagaimana yang akan dihadapi di lapangan. Frame dari bahan fibreglass berharga lebih murah tetapi cenderung merusak kain tenda dan mudah goyah bila terkena angin keras, juga mudah pecah. Tenda yang menggunakan frame jenis fibreglass ini sering kita temukan di tenda-tenda jenis dome dan tunnel yang diperuntukkan di gunung-gunung tropis. Frame aluminium mungkin merupakan alternatif yang lebih baik, karena berbahan dasar yang lebih awet dan lebih kuat dalam menghadapi cuaca buruk.

Bermalam di Bawah Nylon

Sebagian tenda yang diproduksi saat ini kebanyakan berbahan dasar nylon. Bahan dasar nylon yang ringan juga cepat kering serta lebih tahan lama dibandingkan bahan katun. Tetapi, kelemahannya bahan nylon sangat mudah rusak bila sering terkena sinar ultra violet dari Matahari. Sehingga banyak perusahaan industri ini yang berpikiran untuk melapis bahan tersebut dengan bahan lain untuk meminimalkan efek merusak dari sinar Matahari, tapi kenyataan yang ada di puncak gunung dengan sinar matahari yang langsung mengenai tenda tidak juga membuat bahan nylon yang didobel lebih tahan. Jadi lebih baik gunakan bahan pelapis yang murah tetapi tebal saja untuk melindungi tenda Anda dari sinar Matahari.

Tenda-tenda sekarang juga banyak yang dipadukan dengan katun di bagian dalamnya. Karena bahan katun dapat mengeluarkan uap panas tubuh dari dalam tenda ketimbang seluruh tenda yang berbahan dasar nylon. Jadi, bila bahan tenda Anda secara keseluruhan berbahan dasar nylon pastikan tenda tersebut memiliki sistem ventilasi yang baik, sebelum Anda merasa sangat gerah di dalamnya sepanjang malam.

Salah satu cara mudah untuk menjaga sistem ventilasi di tenda Anda adalah membuka pintu lebar-lebar. Lebih baik bila tenda Anda memiliki pintu di kedua sisinya yang diperuntukkan keluar dan masuknya udara. Membuka pintu tenda bisa jadi merupakan ide yang buruk bila ada binatang masuk ke dalam tenda. Tetapi, ini bisa diantisipasi bila pintu tenda anda memiliki pintu berbahan kelambu yang juga dapat di tutup mengikuti jahitan pintu tenda. Dan bahan kelambu ini harus dijahit pada bagian luar pintu tenda sehingga bila kita ingin membuka pintu tenda dari dalam tidak perlu dua kali bekerja.

Lapisan dasar tenda haruslah dijahit menyambung dengan bagian badan tenda. Ini untuk menghindarkan penghuni tenda mengalami basah pada waktu malam karena embun atau air. Banyak perusahaan kini menambal jahitan pada tenda dengan menggunakan tempelan seperti
isolasi (tape) untuk mencegah air masuk melalui lubang jahitan. Beberapa tenda tidak dilengkapi dengan tempelan tersebut, sehingga anda perlu untuk menempelkannya sendiri. Alas tenda dapat di buat dari bahan dasar nylon tebal seperti bahan neophrene dengan maksud untuk membuat tidur Anda senyaman mungkin. Tetapi, lebih baik belilah tenda dengan alas nylon tebal dan kemudian tambahkan bagian dasar tenda dengan plastik atau bagor untuk menjaga alas tenda dari guratan dan cabikan karena batu pepohonan kecil. Juga jangan lupa gunakan alas tidur seperti matras yang mudah dibawa agar istirahat kita lebih terasa nyaman.

Bagian serambi tenda

Tenda yang baik haruslah juga yang memiliki serambi di bagian depannya. Ada beberapa tenda yang memiliki bagian serambi yang sedemikian besarnya hingga bisa digunakan sebagai tempat untuk tidur tambahan. Tenda yang memiliki dua pintu salah satunya pasti memiliki serambi yang bisa digunakan sebagai tempat barang atau tempat untuk memasak. Jika Anda memilih untuk memasak di dalam serambi tenda karena cuaca yang sangat buruk ingatlah bahwa bahan dasar tenda adalah barang yang sangat mudah terbakar dalam beberapa detik saja. Jadi pastikan kompor yang anda gunakan tidak kontak langsung dengan bagian tenda, juga pastikan pintu terbuka ketika anda memasak di dalam tenda karena gas yang keluar dari kompor dapat langsung musnah karena terkena angin.

Bagian dari tenda haruslah juga terpisah antara lapisan luar dan dalamnya. Lebih baik bagian dalam tenda bukanlah lapisan bahan yang berbahan dasar nylon. Sebab, nylon cenderung menahan panas dan panas yang tertahan di dalam tenda akan melembabkan bagian dalam tenda. Perhatikan juga jarak yang ada di lapisan luar dan dalam tenda. Semakin jauh jarak antara lapisan luar dan dalam semakin baik, karena banyak kejadian lapisan luar yang terlalu menempel pada lapisan dalam tenda dapat membuat air masuk ke dalam tenda bila keadaan hari hujan deras.

Satu bagian lagi dari tenda yang tak bisa dilupakan adalah pasak. Ada berbagai macam pasak, berbeda-beda mulai dari bentuk, ukuran dan berat. Kecuali Anda berkemah dengan menggunakan mobil (car camping), masalah berat karena membawa pasak dari besi tidak akan menjadi masalah. Pasak yang terbuat dari alumunium adalah pilihan yang baik
untuk para penggiat kegiatan alam bebas. Tapi kelemahannya pasak jenis ini mudah bengkok apalagi di keadaan tanah yang keras. Beberapa orang yang terbiasa berkemah menemukan bahwa pasak yang terdiri dari campuran bahan alumunium dan plastik ternyata lebih baik, karena karakter sifatnya yang mengikuti berbagai tekstur tanah.

Dan tentu saja, bila kita menemukan kondisi tanah seperti pasir pasak seperti ini tidak mungkin akan dapat digunakan. Di situasi seperti ini tempatkan seluruh kantung kosong yang kita punya dengan tanah/pasir, kemudian ikat di bagian sudut tempat pasak dan pendam kantung tersebut dalam tanah. Dengan begitu terasa lebih efektif, dan berdaya guna daripada memaksakan pasak masuk ke dalam pasir/tanah lunak.

Dan jangan lupa selalu mencuci tenda tiap selesai digunakan. Jangan gunakan deterjen, tetapi cukup rendam saja tenda di dalam tong besar yang berisi air. Kalau bisa jangan disikat terlalu keras karena akan merusak lapisan anti-air tenda. Jemur di tempat yang sejuk dan tidak terkena langsung sinar Matahari dan apabila tenda sudah kering lipat kembali seperti semula.

Tempat berlindung yang baik saat berada di alam bebas adalah perangkat yang sangat penting. Karena saat berlindung itulah saat kita beristirahat dan mengembalikan kondisi tubuh kembali ke keadaan segar. Jangan sampai karena tenda yang kita bawa tidak nyaman dan malah membuat celaka diri kita sendiri.
Sulung Prasetyo (Mapala UI)

4 komentar:

merin mengatakan...

Kalo tenda biru punya "Desy" cih bisa dipake juga wat camping gak??
hehehehe...

Unknown mengatakan...

terakhir kemah wktu sd hehehe

franky mengatakan...

info yang menarik bagi yang suka berkemah.Jadi ingat sewaktu jadi anggota pramuka...keep posting

ini-bisnis-koe mengatakan...

betul tu..ku dulu pernah diselamatkan tenda waktu badai di gunung....sipp posting terus ya..n comment balik ya