<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439</id><updated>2011-11-24T21:31:37.100+07:00</updated><title type='text'>Jalan - Jalan di Ketinggian</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>57</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-8927526037655415127</id><published>2010-04-24T22:31:00.002+07:00</published><updated>2010-04-24T22:37:05.609+07:00</updated><title type='text'>Petir Misteri dari Kawah Gunung Islandia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S9MPF0KAbdI/AAAAAAAAAkQ/s92ivIDgMYA/s1600/88566_petir_dari_kawah_gunung_eyjafjallajokull__islandia_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S9MPF0KAbdI/AAAAAAAAAkQ/s92ivIDgMYA/s320/88566_petir_dari_kawah_gunung_eyjafjallajokull__islandia_300_225.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463727365504921042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kawah itu juga mengeluarkan abu ke atmosfir selama beberapa hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar yang dilihat ini mungkin seperti spesial efek dari film tentang bencana alam. Tetapi, muntahan abu dengan kilatan cahaya yang memiliki efek seperti bulu-bulu itu adalah nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ditulis liveScience.com, Rabu 21 April 2010, fenomena kilatan cahaya dari bibir kawah gunung berapi Islandia yang muntahan abunya mengganggu penerbangan di Eropa itu, masih misteri.&lt;br /&gt;Adalah fenomena gunung Eyjafjallajokull (ay-yah-fyah-lah-yer-kuhl) yang mengganggu penerbangan Eropa dengan kilatan misteri.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa fotografer sempat mengabadikan fenomena cahaya yang digambarkan seperti 'kemarahan' Eyjafjallajokull, pada Minggu 18 April pagi.&lt;br /&gt;Kawah itu juga mengeluarkan abu ke atmosfir selama beberapa hari. Sepanjang kilatan seperti badai berlangsung, gunung itu juga menciptakan fenomena pencahayaan matahari terbenam dengan abunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi disebutkan bahwa, para peneliti sudah lama mengenal fenomena ini. Kilatan-kilatan cahaya 'berbulu' itu memang bisa dihasilkan dari mulut kawah gunung berapi.&lt;br /&gt;Petir atau kilatan itu biasanya dihasilkan dari badai guntur atau cuaca buruk lainnya. Tetapi, puing-puing awan yang berputar-putar dari gunung berapi juga bisa menciptakan petir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petir atau kilat dari gunung berapi itu berkaitan dengan peristiwa perputaran di dalam tubuh gunung, seperti fenomena tornado.&lt;br /&gt;Saat perputaran itu terjadi, timbul tekanan ke atas menuju kawah seperti air yang menyembur keluar dengan materi dari dalam gunung, termasuk abu dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;Peristiwa itu bersamaan dengan keluarnya petir atau kilat dari dalam menuju bibir kawah. (umi)&lt;br /&gt;• VIVAnews &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-8927526037655415127?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/8927526037655415127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=8927526037655415127' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8927526037655415127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8927526037655415127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2010/04/petir-misteri-dari-kawah-gunung.html' title='Petir Misteri dari Kawah Gunung Islandia'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S9MPF0KAbdI/AAAAAAAAAkQ/s92ivIDgMYA/s72-c/88566_petir_dari_kawah_gunung_eyjafjallajokull__islandia_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-8453459490792026143</id><published>2010-04-24T22:14:00.003+07:00</published><updated>2010-04-24T22:28:14.706+07:00</updated><title type='text'>Letusan Eyjafjallajokull Vs Tambora, 1:10.000</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S9MLCFcuqeI/AAAAAAAAAkI/-mc40UGmbCI/s1600/88415_abu_islandia_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S9MLCFcuqeI/AAAAAAAAAkI/-mc40UGmbCI/s320/88415_abu_islandia_300_225.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463722903380863458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Abu letusan Tambora, selain mematikan, mengubah cuaca dunia, bahkan mengubah sejarah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan Gunung Eyjafjallajokull di Islandia menyemburkan abu vulkanik yang memusingkan, karena mengacaukan lalu lintas udara Eropa.&lt;br /&gt;Ribuan penumpang tertahan di bandara, perekonomian terganggu, barang-barang komoditas pertanian membusuk karena tak bisa dikirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, menurut laman Wall Street Journal, Sabtu 24 April 2010 dampak letusan Gunung Eyjafjallajökull tak sebanding dengan letusan Gunung Tambora di Sumbawa Indonesia&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada 5 April 1815 sore, gunung berapi Tambora mulai bergemuruh dan 'batuk -batuk'. Kondisi ini terjadi dalam beberapa hari.&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, pada 11 dan 12 April letusan Gunung Tambora mencapai klimaksnya. Gunung besar itu meletus, getarannya mengguncangkan bumi hingga jarak ratusan mil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama lebih dari 10 hari kemudian, Tambora mengeluarkan 24 kubik mil (1 mil = 1,6 kilometer) lava dan bebatuan gunung. Saking dahsyatnya, di puncak Tambora tercipta kawah selebar tiga mil dan dalamnya hampir 1 mil.&lt;br /&gt;Lelehan lava panas, batu yang berterbangan, dan gas mematikan yang keluar dari perut Tambora saat itu menewaskan puluhan ribuan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jutaan ton abu dan debu memenuhi udara, mengubah siang hari menjadi gelap gulita. Debu tebal menyelimuti wilayah kaki gunung dan bahkan Bali.&lt;br /&gt;Debu menutup semua vegetasi di Pulau Bali dan menyelimuti lautan. Sekitar 117.000 orang di wilayah yang dulu dikenal sebagai Hindia Belanda tewas. Banyak dari mereka terkena imbas letusan,  jadi korban kelaparan dan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Itu baru permulaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan gunung di Islandia sama sekali bukan bandingan untuk Tambora. Badan Geologi Amerika Serikat atau US Geological Survey bahkan menobatkan letusan Tambora sebagai "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang terkuat sepanjang sejarah&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;Letusan Tambora bahkan lebih dahsyat dari Krakatau. Menurut data Volcanic Explosivity Index (VEI), indeks letusan gunung yang mirip skala Richter untuk mengukur kekuatan gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan VEI ada pada skala 1 hingga 8, setiap satu angka adalah 10 lebih besar dari sebelumnya. Tambora ada di level tujuh, Krakatau enam. Ini berarti Tambora lebih kuat 10 kali lebih besar dari letusan Krakatau.&lt;br /&gt;Bagaimana letusan gunung Islandia? Leel VEI-nya hanya dua atau tiga. Ataiu 10.000 kali lebih lemah dari Tambora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan Eyjafjallajökull 'saja' bisa mempengaruhi atmoser dan membuat dunia penerbangan kalang kabut.&lt;br /&gt;Tak terbayang jika Tambora meletus di era ini. Seperti meriam raksasa, tambora menyemburkan abu, debu, dan setidaknya 400 juta ton gas sulfur ke udara, hingga 27 mil tegak lurus ke strastofer, jauh di atas awan cuaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mengakibatkan ledakan di lapisan troposfer -- lapisan terdekat dari permukaan Bumi, di mana awan, angin, dan hujan, serta 75 persen dari berat atmosfer berada.&lt;br /&gt;Semburan Tambora juga menyobek lapisan tipis ozon yang melindungi Bumi dari radiasi sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena daya tarik grafitasi yang ringan di angkasa, abu dan debu Tambora melayang dan menyebar mengelilingi dunia. Debu Tambora menetap di lapisan troposfer selama beberapa tahun dan turun melalui angin dan hujan kembali ke Bumi.&lt;br /&gt;Letusan Tambora berakibat luar biasa. Gagal panen di China, Eropa, dan Irlandia. Hujan tanpa henti dselama delapan minggu memicu epidemi tifus yang menewaskan 65.000 orang di Inggris dan Eropa. Kelaparan melumpuhkan di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegelapan menyelimuti Bumi, menginspirasi novel-novel misteri legendaris misalnya, 'Darkness' atau 'Kegelapan' karya Lord Byron, 'The Vampir' atau 'Vampir' karya Dr John Palidori dan novel 'Frankenstein' karya Mary Shelley.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambora juga jadi salah satu pemicu kerusuhan di Perancis yang warganya kekuarangan makanan. Juga mengubah sejarah saat Napoleon kalah akibat musim dingin berkepanjangan dan kelaparan pada 1815 di Waterloo. (jno)&lt;br /&gt;VIVAnews&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-8453459490792026143?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/8453459490792026143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=8453459490792026143' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8453459490792026143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8453459490792026143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2010/04/letusan-eyjafjallajokull-vs-tambora.html' title='Letusan Eyjafjallajokull Vs Tambora, 1:10.000'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S9MLCFcuqeI/AAAAAAAAAkI/-mc40UGmbCI/s72-c/88415_abu_islandia_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-4037308814102668386</id><published>2010-01-15T20:11:00.002+07:00</published><updated>2010-01-15T20:15:06.184+07:00</updated><title type='text'>Jessica Biel Menangis Taklukkan Kilimanjaro</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S1BqAOWD-DI/AAAAAAAAAkA/5TzJ_pzuRiE/s1600-h/54685400-jessica-biel-menangis-taklukkan-gunung-kilimanjaro.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S1BqAOWD-DI/AAAAAAAAAkA/5TzJ_pzuRiE/s200/54685400-jessica-biel-menangis-taklukkan-gunung-kilimanjaro.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426954103064623154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Aktris Jessica Biel berurai air mata ketika akhirnya bisa mencapai puncak Gunung Kilimanjaro. Biel benar-benar tak percaya ia sanggup menaklukkan gunung tertinggi di Afrika itu.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Biel dengan rekan-rekannya seperti aktor Emile Hirsch dan rapper Lupe Fiasco, sampai di puncak Kilimanjaro setelah menempuh enam hari perjalanan. Mereka semua mendaki Kilimanjaro untuk membangkitkan kesadaran masyarakat tentang krisis air yang sedang terjadi di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami saling berpelukan dan menangis. Masing-masing dari kami, benar-benar menangis," ujar Elizabeth Gore, rekan pendakian Biel, seperti dilansir Female First, Jumat (15/1/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dituturkan Gore, perjalanan mereka mendaki gunung dengan ketinggian 19.340 kaki itu tidak mudah. Udara yang sangat dingin, sekitar nol derajat, salah satu kendala yang harus mereka tempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai puncak, perjuangan Biel dan kawan-kawan belum selesai. Menurut Gore, perjalanan kembali bawah, bisa sama beratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menuju ke bawah sangat curam dan ada banyak es. Jadi kami harus benar-benar harus hati-hati agar tidak terpleset," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendakian yang dilakukan kekasih Justin Timberlake itu diorganisir oleh rapper Kenna. Sebelumnya, ayah Kenna terkena penyakit akibat pencemaran air yang berkembang di Ethiopia.&lt;br /&gt;detik.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-4037308814102668386?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/4037308814102668386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=4037308814102668386' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4037308814102668386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4037308814102668386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2010/01/jessica-biel-menangis-taklukkan.html' title='Jessica Biel Menangis Taklukkan Kilimanjaro'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/S1BqAOWD-DI/AAAAAAAAAkA/5TzJ_pzuRiE/s72-c/54685400-jessica-biel-menangis-taklukkan-gunung-kilimanjaro.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-2560982619651617846</id><published>2009-11-10T16:56:00.006+07:00</published><updated>2009-11-10T17:27:11.151+07:00</updated><title type='text'>Merapi Yang Indah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Svk5-IPt1OI/AAAAAAAAAjo/0swPGv4rv60/s1600-h/Recovered_JPEG+Digital+Camera_584.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Svk5-IPt1OI/AAAAAAAAAjo/0swPGv4rv60/s200/Recovered_JPEG+Digital+Camera_584.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402412967535695074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Merapi adalah nama sebuah gunung berapi di provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta, yang masih sangat aktif hingga saat ini. Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali. Letaknya cukup dekat dengan Kota Yogyakarta dan masih terdapat desa-desa di lerengnya sampai ketinggian 1700 m.&lt;div class="fullpost"&gt; Bagi masyarakat di tempat tersebut, Merapi membawa berkah material pasir, sedangkan bagi pemerintah daerah, Gunung Merapi menjadi obyek wisata bagi para wisatawan. Kini Merapi termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung yang mempunyai ketinggian 2968 mdpl merupakan obyek pendakian yang popular. Jalur pendakian yang paling umum dan dekat adalah melalui sisi utara dari Sèlo, satu kecamatan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang terletak di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Pendakian melalui Selo memakan waktu rata-rata 5 jam hingga ke puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak Gun&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Svk6phYa85I/AAAAAAAAAjw/RJ6Qq3N246Q/s1600-h/Recovered_JPEG+Digital+Camera_576.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Svk6phYa85I/AAAAAAAAAjw/RJ6Qq3N246Q/s200/Recovered_JPEG+Digital+Camera_576.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402413713017467794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ung Merapi dapat dijangkau melalui dua jalur pendakian yaitu jalur utara dari desa Plalangan Selo dengan sekitar 1800 m, menuju Selokopo Ngisor, Selokopo Nduwur, Gajah Mungkur, Pasar bubrah dan Puncak.&lt;br /&gt;Serta jalur pendakian selatan dari desa Kinahrejo. Pendakian dari arah utara merupakan jalur yang disarankan karena mempunyai lereng yang lebih landai. Aktivitas Gunung Merapi akhir-akhir ini mengarah ke selatan sampai barat juga mendukung jalur utara sebagai jalur yang lebih aman.&lt;br /&gt;Di daerah Kinahrejo sekitar 1 km di sebelah barat Bebeng Kaliadem merupakan pintu gerbang pendakian ke puncak Merapi dari jalur selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lereng Utara Merapi terdapat beberapa obyek wisata yang menarik seperti air terjun "Kayang" setinggi 50 m di Desa Wonolelo, Air ini berasal dari Tuk Sanga (mata air sembilan) di dusun Windu Kidul lereng Gunung Merbabu.&lt;br /&gt;Bagi pecinta alam yang ingin berkemah terdapat arena kemah yang berlokasi di atas air terjun tersebut. Disamping Pos Pengamatan Jrakah yang terletak di lereng Gunung Merbabu merupakan Pos yang sangat baik untuk beristirahat dan melakukan persiapan sebelum menda&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Svk7EXw2F5I/AAAAAAAAAj4/Owou2KSSHOw/s1600-h/Recovered_JPEG+Digital+Camera_581.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Svk7EXw2F5I/AAAAAAAAAj4/Owou2KSSHOw/s200/Recovered_JPEG+Digital+Camera_581.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402414174292023186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ki puncak Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pos Selo juga terletak di lereng Gunung Merbabu dapat dijangkau dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari Kota Kecamatan. Pos ini menawarkan Panorama Gunung Merapi dan Merbabu yang indah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-2560982619651617846?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/2560982619651617846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=2560982619651617846' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2560982619651617846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2560982619651617846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/11/merapi-yang-indah.html' title='Merapi Yang Indah'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Svk5-IPt1OI/AAAAAAAAAjo/0swPGv4rv60/s72-c/Recovered_JPEG+Digital+Camera_584.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-6944991128252548375</id><published>2009-08-15T00:10:00.003+07:00</published><updated>2009-08-15T00:16:26.038+07:00</updated><title type='text'>Saat Pagi Merona di Dieng</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWbtdUP7tI/AAAAAAAAAjg/UmYtf1VAvyQ/s1600-h/1102058p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWbtdUP7tI/AAAAAAAAAjg/UmYtf1VAvyQ/s200/1102058p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369869335975161554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika kabut tipis terurai seiring dengan terbitnya matahari, bukit serta gunung mulai membentuk bayangan siluet. Rona kemerahan matahari terbit perlahan mengganti warna malam. Hiruk pikuk warga mendaki menyusuri pematang bukit untuk mengolah lahan pertanian membuka pagi di Dataran Tinggi Dieng.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Indah! Begitulah pemandangan yang tergambar saat menyaksikan matahari terbit dari gardu pandang yang berlokasi di Desa Dieng, Kecamatan Kejajar, Wonosobo. Gardu pandang yang berada di ketinggian sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut menjadi pos pertama. Berada di lokasi seluas 300 meter persegi dengan dilengkapi bangunan dua lantai ini, pengunjung dapat melihat hamparan Gunung Sindoro dan Sumbing secara utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang perlu sedikit perjuangan untuk sekadar melihat pendar cahaya pagi matahari dengan bangun lebih awal pukul 04.30. Apalagi memulai perjalanan dari kota Wonosobo yang berjarak sekitar 20 kilometer. Perlu waktu sekitar 30 menit melintasi jalan sepi serta menanjak berkelok-kelok untuk sampai di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dingin pagi membekukan tubuh menjadi sensasi tersendiri saat menunggu semburat biru langit berkombinasi merah jingga dari rekahan cahaya pagi. Matahari berwarna merah keemasan yang muncul perlahan itu sering disebut sebagai golden sunrise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sering membawa turis asing untuk melihat matahari terbit dari gardu pandang," ungkap Agus Tjugianto (68), pemilik Hotel dan Restoran Dieng Kledung Pass. Agus yang telah puluhan tahun malang melintang menjadi pemandu wisata itu menyarankan untuk melihat matahari terbit dari area kompleks Candi Arjuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal tips dari "pakar" Dieng itu, perjalanan berlanjut ke  kompleks Candi Arjuna yang berjarak lima kilometer dari gardu pandang. Percandian Hindu yang ada sejak tahun 800-an pagi itu masih samar berselimut kabut. Tampak tekstur bangunan candi dengan latar belakang bukit yang mulai tertimpa cahaya matahari menambah segar suasana pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik-detik itu sangat sayang terlewatkan ketika kita tidak membawa paralatan dokumentasi seperti kamera foto atau video. Bagi pehobi berat fotografi pemandangan seperti ini akan memenuhi memori kamera mereka. Pudarnya cahaya mentari kemerahan yang berubah menjadi putih menandai silver sunrise atau "matahari perak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggalkan sejen&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWbgDQtLKI/AAAAAAAAAjY/h96YxMKo3-U/s1600-h/1103098p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWbgDQtLKI/AAAAAAAAAjY/h96YxMKo3-U/s200/1103098p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369869105642679458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ak matahari yang mulai meninggi. Biarkan kehangatan dan sinar mentari membangunkan dan menyapa semesta. Mari berkeliling memuaskan mata memandangi kompleks percandian kuno yang kesohor itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas menjelajah, tidak ada salahnya menikmati sajian setempat, seperti minuman purwaceng.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-6944991128252548375?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/6944991128252548375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=6944991128252548375' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/6944991128252548375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/6944991128252548375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/08/saat-pagi-merona-di-dieng.html' title='Saat Pagi Merona di Dieng'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWbtdUP7tI/AAAAAAAAAjg/UmYtf1VAvyQ/s72-c/1102058p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-8064448297031899556</id><published>2009-08-15T00:03:00.004+07:00</published><updated>2009-08-15T00:10:37.822+07:00</updated><title type='text'>Gunung Kemukus, Tempat Ziarah Bermitos Seksual</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWZ17VFaQI/AAAAAAAAAjA/wBqF8ntwaOE/s1600-h/120315p.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWZ17VFaQI/AAAAAAAAAjA/wBqF8ntwaOE/s200/120315p.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369867282447427842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus, Sragen, Jawa Tengah, dianggap bertuah. Tiap hari makam ini didatangi banyak orang. Selain ziarah, Anda bisa mengukur kekuatan jantung dengan menapaki anak tangga menuju makam.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gunung Kemukus (GK) terletak di Kabupaten Sragen. Bisa dicapai dengan menggunakan bis, naik dari terminal Tirtonadi Solo, jurusan Solo-Purwodadi, lalu turun di Barong. Dari situ, tinggal naik ojek menuju puncak bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang ini Waduk Kedungombo lagi kering. Jadi bisa langsung ke lokasi makam Pangeran Samudro. Tidak perlu menyeberang pakai perahu," kata Surti, penjaja bakso di areal parkir mobil kawasan objek wisata GK. Namun, bila datang ke sana pada musim penghujan dan air waduk sedang penuh-penuhnya, Anda harus menyeberang dengan perahu motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GK sendiri merupakan kompleks makam Pangeran Samudro dan ibunya, Ontrowulan. Kompleks ini tepat berada di puncak bukit setinggi 300 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini terdiri dari bangunan utama berbentuk rumah joglo dengan campuran dinding beton dan papan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga makam di dalamnya. Sebuah makam besar yang ditutupi kain kelambu putih merupakan makam Pangeran Samudro dan ibunya. Dua makam di sampingnya adalah dua abdi setia sang pangeran. Sementara itu, di sebelah bangunan utama terdapat bangsal besar yang diperuntukkan bagi peziarah sekadar untuk istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;175 Anak Tangga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 300 meter dari kompleks makam, di kaki bukit sebelah Timur, terdapat Sendang Ontrowulan. Sendang ini merupakan mata air yang digunakan Ontrowulan untuk menyucikan diri agar bisa bertemu putranya. Mata air itu tak pernah kering meski pada musim kemarau panjang sekalipun. Bagi yang percaya, air di sendang itu bisa membuat awet muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan itu pun dilindungi oleh rimbunnya pohon nagasari yang menjulang tinggi. Menurut Mbok Rumirah, penduduk asli GK, usia pohon nagasari terbilang tua. Konon, pohon-pohon itu tumbuh dari kembang-kembang hiasan rambut yang terlepas dari kepala Ontrowulan usai dia melakukan penyucian diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau datangnya melewati pintu gerbang depan, Anda harus menaiki 175 anak tangga sebelum sampai ke makam. Namun, bila memutar lewat pintu belakang, yaitu melewati Sendang Ontrowulan, Anda harus melewati jalan berbatu yang mendaki sejauh sekitar satu km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas jalan kaki itu membuat jantung Anda berdenyut kencang sebelum sampai ke makam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Malam Jumat Pon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di teras makam, Anda akan diterima seorang kuncen (juru kunci) yang duduk di dekat perapian. Bau kemenyan merebak di sana. Setelah menyampaikan niat, sang kuncen akan mendoakan Anda dengan mantra yang tak jelas terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Anda diminta untuk masuk ke dalam bangunan utama. "Anda bisa menyampaikan semua niat dan keinginan. Asal dengan sungguh-sungguh, niscaya segala keinginan akan terkabul," kata Hasto (51 tahun), kuncen generasi kedelapan yang telah bekerja sejak tahun 1987 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pada setiap malam Jumat Pon jumlah pengunjung membludak, mencapai ribuan orang. Puncak ziarah, katanya, terjadi pada malam Jumat Pon atau Jumat Kliwon di bulan Suro atau Muharam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam itu biasanya peziarah mencapai belasan ribu orang. Masih kata Hasto, justru banyak pengunjung asal Jawa Barat yang datang ke tempat ini. Memang objek ini terkenal karena terdapat seribu mimpi indah yang bisa diraih di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makam Pangeran Samudro diyakini memiliki tuah yang bisa mendatangkan berkah bagi mereka yang memohon dengan sungguh-sungguh. Sebut saja ingin sukses berdagang, mudah jodoh, atau karier cepat menanjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, objek ini tercemar oleh mitos-mitos sesat. Misalnya, niat seseorang akan terpenuhi asal dia harus berhubungan seks dengan laki-laki atau perempuan yang bukan suami atau istrinya. Padahal, tidak ada dasar cukup kuat untuk membenarkan mitos ini. Hasto, sang kuncen, juga tidak pernah tahu dari mana mitos itu berasal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kini pada hitungan 150 anak tangga menuju makam, Dinas Pariwisata Kabupaten Sragen memasang pengumuman melarang perbuatan asusila. Namun, begitulah seks, selalu mempunyai daya magnetis yang kuat. Apalagi banyak orang yang percaya akan kebenaran mitos di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu, bila kita ingin menikmati pemandangan Bukit Kemukus dan sedikit berolahraga dengan menaiki anak tangga kemudian berziarah, niscaya Anda akan mendapatkan kepuasan jasmani dan rohani. Bila Anda kemalaman, tak usah khawatir, di sekitar bukit, ratusan rumah penduduk menyediakan jasa penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Legenda Gunung Kemukus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran Samudro adalah salah seorang putra raja Majapahit terakhir dari ibu selir Ontrowulan. Ada juga yang mengatakan bahwa Ontrowulan adalah ibu tiri pangeran. Kemudian keduanya jatuh cinta, bak legenda Sangkuriang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Majapahit runtuh, Pangeran Samudro tidak ikut melarikan diri seperti saudara-saudaranya. Ia lalu diboyong ke Demak dan belajar agama Islam pada Sunan Kalijaga. Setelah dirasa cukup ilmunya, Pangeran Samudro diutus untuk berguru kepada Kiai Ageng Gugur di daerah Gunung Lawu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini ia juga meny&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWaDz6UkwI/AAAAAAAAAjI/aBbBpVOSZQY/s1600-h/120523p.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWaDz6UkwI/AAAAAAAAAjI/aBbBpVOSZQY/s200/120523p.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369867520974295810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;elesaikan pendidikannya dengan baik. Tiba saatnya ia pulang kembali ke Demak. Dalam perjalanan pulang, ia didampingi dua orang abdinya dan selalu menyebarkan agama Islam di setiap tempat yang disinggahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan pulang itulah Pangeran Samudro jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia. Jasadnya di makamkan di sebuah bukit. Di atas bukit itulah selalu tampak kabut hitam bagai asap (kukus) pada setiap musim kemarau maupun penghujan. Karena itulah bukit itu disebut Gunung Kemukus. Nama itu bertahan hinga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kabar kematian putranya, Ontrowulan memutuskan untuk mengunjunginya. Di sana Ontrowulan merebahkan diri di pusara makam. Dalam dialog secara gaib, pangeran berpesan pada ibunya. Kalau ingin bertemu dengannya, Ontrowulan terlebih dahulu harus menyucikan diri di sebuah sendang. Sendang itu kini terkenal dengan nama Sendang Ontrowulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai menyucikan diri, tubuh Ontrowulan menghilang. Sementara dari geraian rambutnya, jatuhlah bunga-bunga penghias rambut. Dari bunga itulah tumbuh pohon nagasari hingga kini.&lt;br /&gt;(Hendra Priantono/SENIOR)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-8064448297031899556?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/8064448297031899556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=8064448297031899556' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8064448297031899556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8064448297031899556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/08/gunung-kemukus-tempat-ziarah-bermitos.html' title='Gunung Kemukus, Tempat Ziarah Bermitos Seksual'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SoWZ17VFaQI/AAAAAAAAAjA/wBqF8ntwaOE/s72-c/120315p.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-7517040896335095857</id><published>2009-07-02T17:19:00.004+07:00</published><updated>2009-07-02T17:30:01.864+07:00</updated><title type='text'>Pria 19 Kali Taklukkan Puncak Everest</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkyKMsu93QI/AAAAAAAAAiw/zCyWYqkRQpU/s1600-h/EzQ0ujJvAk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 164px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkyKMsu93QI/AAAAAAAAAiw/zCyWYqkRQpU/s200/EzQ0ujJvAk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353806007807892738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;KATHMANDU - Sekali saja bisa menaklukkan puncak Everest sudah luar biasa. Namun seorang warga Nepal ini bisa sampai 19 kali mendaki puncak tertinggi di dunia itu.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Super Sherpa" yang layak menjadi julukan bagi Apa Sherpa karena telah berhasil menaklukkan Puncak Everest untuk ke-19 kalinya kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memecahkan rekor dunia yang telah dicetaknya tahun lalu. Dia mencapai puncak setinggi 8.850 meter itu melalui rute Southeast Ridge yang ditemukan Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Sherpa Tenzing Norgay pada 1953. "Dia mencapai puncak Everest pagi ini dan berada di sana sekira setengah jam," kata Jitendra Giri dari bidang pendakian Gunung Nepal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kemudian membentangkan spanduk bertuliskan, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Stop Climate Change, Let the Himalayas Live!&lt;/span&gt;" (Hentikan Perubahan Iklim, Biarkan Himalaya Hidup!) setelah mencapai puncak. Giri menambahkan, Apa dalam kondisi baik-baik saja dan sedang dalam perjalanan kembali ke base camp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sangat senang dan bergembira atas pencapaian yang telah diraih Apa. Itu akan menjadi sorotan pada isu pemanasan global yang melanda Everest dan Himalaya," ujarnya. Para aktivis lingkungan mengatakan, gletser-gletser Himalaya menyusut cepat akibat perubahan iklim sehingga mengancam jutaan orang yang menggantungkan kebutuhan air mereka pada gletser-gletser Himalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 3.000 orang telah mendaki Everest sejak 1953 melalui Nepal maupun Tibet. Dawa mengungkapkan, dengan dampak perubahan iklim, kini para pendaki mengalami kesulitan mendaki puncak Everest dari tahun ke tahun. "Salju-salju yang biasa menutupi dinding gunung semakin melelah," kata dia. Tim ekspedisi Apa juga mengumpulkan sampah-sampah yang ada di Everest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita membawa turun 5 ton sampah gunung, termasuk bekas pecahan helikopter, tenda yang rusak, kaleng, dan perlengkapan mendaki gunung," tandas Dawa. Apa pertama kali mencapai puncak Everest tahun 1990. Dia lahir di distrik Solukhumbhu, lokasi Gunung Everest, tetapi kini tinggal di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat. Dia berharap bisa menarik perhatian internasional terhadap efek perubahan iklim di pegunungan Himalaya.&lt;br /&gt;Okezone&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-7517040896335095857?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/7517040896335095857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=7517040896335095857' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7517040896335095857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7517040896335095857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/07/pria-19-kali-taklukkan-puncak-everest.html' title='Pria 19 Kali Taklukkan Puncak Everest'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkyKMsu93QI/AAAAAAAAAiw/zCyWYqkRQpU/s72-c/EzQ0ujJvAk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-7360011551512133309</id><published>2009-07-01T03:09:00.010+07:00</published><updated>2009-07-01T04:49:19.707+07:00</updated><title type='text'>Gunung Argopuro</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqGbIJYOhI/AAAAAAAAAiY/aLFkF_U_71A/s1600-h/IMG_1609.JPG"&gt;&lt;img dragover="true" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqGbIJYOhI/AAAAAAAAAiY/aLFkF_U_71A/s200/IMG_1609.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353238907684665874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Diantara ± 14 puncak di jajaran pegunungan YANG, puncak gunung Argopuro adalah puncak yang tertinggi ( 3088 MDPL ). Keindahan dan kecantikan pegunungan ini serta keanekaragaman Flora dan Fauna membuat para pendaki menyebutnya sebagai “ Surganya Pulau Jawa “&lt;div dragover="true" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih 45 menit menikmati pemandangan senja selama perjalanan dari kota besuki akhirnya kendaraan yang kami tumpangi tiba di Pos Resort Konservasi Dataran Tinggi YANG Timur. Pos ini terletak di Desa Baderan, Kecamatan Sumber Malang, Kabupaten Situbondo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya kami memulai pendakian dengan berjalan di atas aspal kasar yang biasa disebut penduduk setempat dengan sebutan jalur makadam. Panorama disisi kanan jalan terlihat begitu indah, lahan penduduk yang di tanami berbagai jenis tanaman terlihat begitu kontras di latar belakangi hijaunya perbukitan di seberang lembah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegunungan YANG memiliki berbagai jenis fauna endemik yang kas. Yaitu : lutung merah, lutung jawa, merak hijau, Kijang, ayam hutan, babi hutan dan lain - lain. Dari berbagai jenis fauna endemik yang Kami sebutkan tadi, kami berjumpa dengan lutung jawa dan lutung merah yang melompat - lompat di pepohonan diatar jalur setapak yang kami lintasi.&lt;br /&gt;Perjalanan pun di lanjutkan kembali dengan menaiki perbukitan yang membuat kami kelelahan. Setelah berjalan melewati perbukitan yang melelahkan akhirnya kami tiba di pos mata air 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menginap semalam karena kemalaman, esoknya kami mengisi persediaan air dan melanjutkan perjalanan dengan melewati bukit - bukit. Menjelang Pos 2 Kami dihadapkan dengan tanjakan yang kemiringannya berkisar 50 derajat, trek ini biasa disebut tanjakan cemara panjang. Akhirnya kami tiba di Pos mata air 2. Jarak mata air dari pos ini kurang lebih 50 meter agak curam ke bawah dan berada di sebelah kanan jalur. Setelah pos ini jalur yang kami lintasi mulai datar sampai puncak cemara panjang. Setelah puncak cemara panjang jalur mulai menurun sampai alun - alun kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqFK95AlsI/AAAAAAAAAiQ/Nw9whBjpMQk/s1600-h/IMG_1480.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqFK95AlsI/AAAAAAAAAiQ/Nw9whBjpMQk/s200/IMG_1480.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353237530542118594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dataran Tinggi YANG pada ketinggian di atas 2.000 MDPL banyak tersebar hamparan padang rumput atau biasa di sebut SAVANA. Pada ketinggian ini juga banyak terdapat hamparan padang edelwis yang ketinggiannya kurang lebih Meter. Fenomena ini sangat jarang di jumpai di Gunung lain di pulau jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari alun - alun kecil saya dan teman - teman kembali melanjutkan perjalanan mengitari puncak gunung jambangan yang akhirnya sampai di padang savana. Kami pun melanjutkan perjalanan kembali menuju pos cikasur yang jaraknya kurang lebih 3 kilo, Kami mulai mempercepat langkah, supaya sampai di pos cikasur tidak terlalu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cuaca yang hanya di sinari cahaya senter dan kondisi badan kami yang mulai dingin membuat langkah kami lebih di percepat. Akhirnya kami tiba di pos cikasur disana sudah tersedia pondok / shelter untuk para pendaki beristirahat. Tetapi kami lebih memilih membuka tenda, karena angin yang bertiup mengenai tubuh terasa dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya disaat embun pagi masih menempel di rerumputan, pemandangan di Cikasur sangat indah. Selain itu, disini terdapat bangunan tua peninggalan belanda, bekas lapangan terbang, juga terdapat sungai yang airnya begitu jernih. Selain airnya yang jernih, diatas permukaan airnya juga banyak selada air yang tumbuh liar. Selada air merupakan tumbuhan yang bisa dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqHI9swHYI/AAAAAAAAAig/qwo8rsGbEjo/s1600-h/IMG_1520.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqHI9swHYI/AAAAAAAAAig/qwo8rsGbEjo/s200/IMG_1520.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353239695154224514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Keindahan yang ada di cikasur tak ubahnya seperti lukisan, karena keterbatasan waktu kami pun melanjutkan perjalanan kembali menuju pos cisentor. Selama perjalanan kami melewati padang edelwis yang sudah terbakar ± 2 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendaki di harapkan berhati - hati setelah melewati padang edelwis, karena terdapat tumbuhan penyengat. Jika tersentuh akan terasa panas dan pedih, efeknya terasa ± 12 jam. Para pendaki biasa menyebutnya dancuan, puki wowor, jengkit atau pohon ngumpat, ketingiannya bisa mencapai ± 2 meter. Setelah melewati itu semua akhirnya kami berlima tiba di pos cisentor. Sesuai kesepakatan akhirnya kami bermalam dan beristirahat di pos Ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi - pagi kami melanjutkan perjalanan menuju puncak rengganis. Di jalur yang kami lintasi disisi kiri dan kanan banyak sekali bekas jejak - jejak babi hutan yang mencari makan, kami pun akhirnya tiba di pos rawa embik. di pos ini kami sempat beristirahat sejenak sambil mengisi persediaan air, setelah semuanya terisi kami melanjutkan perjalanan kembali dengan medan yang bervariasi. Setelah melewati pos rawa embik di sepanjang jalur pendakian banyak terdapat buah arbey hutan. Kami sesekali memetik buahnya untuk dimakan selama perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjalan kurang lebih 2 jam dari rawa embik, akhirnya kami berlima nyampai di puncak rengganis.&lt;br /&gt;Di puncak rengganis terdapat 2 makam, yang menurut warga sekitar merupakan makam Dewi Rengganis dan Selirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat - lihat pemandangan sekitar puncak, kami pun sempat mengambil beberapa batang rokok sajen (sesaji) karena kami kehabisan rokok.&lt;br /&gt;Setelah berfoto - foto kami pun turun menuju pos cisentor untuk bermalam dan beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya kami turun melewati jalur bremi, jalur ini lebih susah di banding jalur baderan karena harus melewati rerumputan setinggi kurang lebih 2 meter.&lt;br /&gt;Setelah melewati rerumputan akhirnya kami memasuki hutan perbatasan suaka margasatwa, dan akhirnya nyampai di Danau Taman Hidup yang airnya dapat di pergunakan untuk minum dan memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqHto83k6I/AAAAAAAAAio/UdPJTfDcJDs/s1600-h/PIC_0749.JPG"&gt;&lt;img dragover="true" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqHto83k6I/AAAAAAAAAio/UdPJTfDcJDs/s200/PIC_0749.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353240325239837602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kita dapat mendirikan tenda dan bermalam di sekitar danau maupun dekat sungai yang letaknya agak atas. Danau Taman Hidup teramat unik dengan kehijauan hutan tropis yang rimbun, dipadu dengan beraneka ragaman ikan yang melimpah. Sangat mudah dipancing bahkan ditangkap dengan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beristirahat sejenak dan menikmati Danau Taman Hidup kami pun melanjutkan perjalanan turun, melewati hutan tropis dan perkebunan damar akhirnya kami sampai di desa bremi dan bermalam di Polsek setempat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-7360011551512133309?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/7360011551512133309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=7360011551512133309' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7360011551512133309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7360011551512133309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/07/gunung-argopuro.html' title='Gunung Argopuro'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SkqGbIJYOhI/AAAAAAAAAiY/aLFkF_U_71A/s72-c/IMG_1609.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-3843199679721768346</id><published>2009-06-12T03:46:00.001+07:00</published><updated>2009-06-12T03:48:56.670+07:00</updated><title type='text'>Kelud Waspada Hingga Tahun 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SjFtiQdYQaI/AAAAAAAAAfw/57ij76fuWwc/s1600-h/300px-Kelut.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SjFtiQdYQaI/AAAAAAAAAfw/57ij76fuWwc/s200/300px-Kelut.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346174667966661026" /&gt;&lt;/a&gt;Pupus sudah harapan Bupati Kediri Sutrisno untuk segera mengeksploitasi keindahan Gunung Kelud. Tim pemantau gunung api menyatakan akan tetap mempertahankan status waspada hingga dua tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kepala Pos Pemantau Gunung Api Kelud di bawah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, Khoirul Huda menjelaskan saat ini pihaknya masih terus melakukan pemantauan pascaterjadinya krisis beberapa waktu lalu. Hal ini untuk mengetahui perubahan karakter gunung yang telah mengalami perubahan letusan secara fenomenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setidaknya butuh dua tahun lagi untuk mempelajari karakter Kelud. Saat ini gunung tersebut tengah menuju fase kestabilan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pantauan seismograf yang terpasang di pos pantau, aktivitas gunung Kelud telah jauh berkurang menuju stabil. Aktivitas kegempaan rata-rata kurang dari 10 kali dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu, petugas tetap memantau perkembangan kubah lava atau yang disebut anak Kelud. Sebab hingga kini kubah tersebut tetap mengeluarkan material panas dalam skala kecil. Rekahan kubah lava setinggi 200 meter dan diameter 400 meter tersebut dikhawatirkan akan mengenai pengunjung yang mencoba mendekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meski tidak ada aktivitas berbahaya, kami masih merekomendasikan jarak aman bagi pengunjung sejauh 1,5 kilometer. Sebab tidak ada yang bisa memastikan kondisi alam, apalagi gunung Kelud," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran tersebut tampaknya tidak terlalu berlebihan. Hal itu dilatarbelakangi karakter Gunung Kelud sendiri yang telah mengalami revolusi besar-besaran hingga membuat pusing tim PVMBG Bandung dan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah memasuki tanda-tanda meletus, gunung itu ternyata hanya melahirkan "anak gunung" berupa kubah lava. Perubahan inilah yang menurut para peniliti tidak pernah terjadi dalam sejarah gunung api. Apalagi diperkirakan keberadaan anak gunung itu akan merubah bentuk gunung Kelud yang memiliki ketinggian 1.731 mdpl.&lt;br /&gt;Okezone&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-3843199679721768346?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/3843199679721768346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=3843199679721768346' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3843199679721768346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3843199679721768346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/06/kelud-waspada-hingga-tahun-2010.html' title='Kelud Waspada Hingga Tahun 2010'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SjFtiQdYQaI/AAAAAAAAAfw/57ij76fuWwc/s72-c/300px-Kelut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-1822850690665021026</id><published>2009-06-12T03:11:00.002+07:00</published><updated>2009-06-12T03:18:40.500+07:00</updated><title type='text'>Anak Krakatau Keluarkan Semburan Pijar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SjFmSGQ0Q1I/AAAAAAAAAfo/MWT5JLe2Gro/s1600-h/krakatau_d21463.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SjFmSGQ0Q1I/AAAAAAAAAfo/MWT5JLe2Gro/s200/krakatau_d21463.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346166693770314578" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Provinsi Lampung, mengeluarkan semburan pijar berupa lontaran bebatuan berwarna kemerahan dengan suhu mencapai 2.500 derajat celcius.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Petugas Pengamat Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Dani Hamdani, Rabu, membenarkan bahwa pada pada dinihari letusan dan kegempaan Gunung Anak Krakatau mengeluarkan semburan pijar berupa bebatuan disertai suara dentuman sebanyak 22 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semburan pijar itu terlihat jelas di pos pemantauan di Desa Pasauran Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang yang jaraknya mencapai 42 kilometer.&lt;br /&gt;Menurut dia, semburan pijar itu akibat meningkatnya frekuensi aktivitas letusan dan kegempaan dalam perut Gunung Anak Krakatau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pihaknya melarang pengunjung dan nelayan mendekati kawasan tersebut karena sangat berbahaya. "Bayangkan, jika terkena lontaran bebatuan itu, kulit akan melepuh," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyebutkan, pihaknya hingga saat ini terus melakukan pemantauan dan pengawasan menyusul peningkatan status "siaga" atau level III dari sebelumnya waspada atau level II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Hilman (45) pengelola obyek wisata di Pantai Anyer mengaku, saat ini banyak pengunjung ingin melihat secara langsung keindahan pijar berupa bebatuan krikil berwarna kemerah-merahan yang dilontarkan dari letusan Gunung Anak Krakatau pada malam hingga dinihari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya kira letusan Gunung Anak Krakatau memiliki daya tarik sendiri karena berada di tengah lautan juga bisa mendatang wisatawan domistik maupun mancanegara," ujarnya.&lt;br /&gt;Antara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-1822850690665021026?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/1822850690665021026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=1822850690665021026' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1822850690665021026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1822850690665021026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/06/anak-krakatau-keluarkan-semburan-pijar.html' title='Anak Krakatau Keluarkan Semburan Pijar'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SjFmSGQ0Q1I/AAAAAAAAAfo/MWT5JLe2Gro/s72-c/krakatau_d21463.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-3180640837382091940</id><published>2009-06-08T04:34:00.003+07:00</published><updated>2009-06-08T04:36:50.666+07:00</updated><title type='text'>Gunung Slamet Bergetar Keluarkan Suara Gemuruh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiwycJtNXxI/AAAAAAAAAfg/gQDs4-WqXuQ/s1600-h/69936_gunung_slamet_siaga.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiwycJtNXxI/AAAAAAAAAfg/gQDs4-WqXuQ/s200/69936_gunung_slamet_siaga.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344702317005201170" /&gt;&lt;/a&gt;Warga di Desa Ketenger, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai merasakan naiknya aktivitas Gunung Slamet dalam beberapa hari terakhir.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Kami mulai merasakan adanya getaran dan mendengar suara gemuruh dari Gunung Slamet. Bahkan, suara gemuruh tersebut tidak hanya terdengar pada malam hari tetapi juga di siang hari," kata Untung Wahyono (31), warga Desa Ketenger, Jumat. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata dia, warga meningkatkan aktivitas ronda malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Getaran yang diakibatkan oleh peningkatan aktivitas Gunung Slamet juga dirasakan warga di Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Seorang warga Desa Binangun, Amin Haryanto (39), mengatakan, getaran tersebut mulai dirasakan sejak lima hari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baru-baru ini saja kami merasakan adanya getaran dan mendengar suara gemuruh. Padahal sejak status Gunung Slamet ditingkatkan menjadi siaga pada 23 April lalu, kami belum pernah merasakan getaran maupun mendengar suara gemuruh," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, warga mulai khawatir dengan adanya kondisi tersebut karena sejumlah binatang buas seperti babi hutan mulai memasuki perkampungan. Pada bulan yang sama tahun lalu, kata dia, tidak pernah dijumpai adanya binatang buas yang keluar dari hutan Gunung Slamet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini hewan-hewan itu mulai turun, antara tiga sampai empat ekor," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Komunitas Peduli Slamet (Komplet) Purwokerto Sungging Septivianto mengakui, banyak masyarakat yang memberikan informasi seputar kondisi alam di sekitar Gunung Slamet saat ini. Meski demikian, kata dia, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam beberapa hari terakhir ini, sejumlah fenomena alam memang muncul. Namun, kami hanya bisa meminta masyarakat untuk tenang tetapi waspada terhadap kemungkinan yang terjadi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pengamat Gunung Slamet di pos pemantauan Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Pemalang, Luruh Nurkholis mengatakan, hingga saat ini status Gunung Slamet masih siaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau frekuensi letusannya menurun, hanya tinggal 13 kali dengan ketinggian 25-50 meter. Namun kegempaan masih tinggi mencapai 139 kali dengan kekuatan 30-335 MMI" katanya.&lt;br /&gt;Antara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-3180640837382091940?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/3180640837382091940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=3180640837382091940' title='22 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3180640837382091940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3180640837382091940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/06/gunung-slamet-bergetar-keluarkan-suara.html' title='Gunung Slamet Bergetar Keluarkan Suara Gemuruh'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiwycJtNXxI/AAAAAAAAAfg/gQDs4-WqXuQ/s72-c/69936_gunung_slamet_siaga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>22</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-4356709646799482566</id><published>2009-06-08T04:20:00.001+07:00</published><updated>2009-06-08T04:27:26.902+07:00</updated><title type='text'>Gunung Raksasa Bawah Laut Pecahkan Rekor</title><content type='html'>Gunung raksasa yang ditemukan di perairan barat Sumatera mungkin memecahkan rekor sebagai gunung berapi terbesar di Indonesia. Demikian menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gunung Kerinci yang tingginya sekitar 3.800 meter dan Gunung Semeru sekitar 3.600 meter kalah dengan gunung yang baru ditemukan di perairan Bengkulu tersebut. Kalau gunung ini memang benar gunung api, maka gunung ini merupakan gunung api terbesar di Indonesia," kata Kepala PVMBG Badan Geologi, Bandung, Surono di Jakarta, Jumat (29/5).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lokasi gunung tersebut berada di Palung Sunda di barat daya Sumatera, terletak kira-kira 330 km dari Bengkulu. Tingginya diperkirakan 4.600 meter dengan puncaknya ada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut. Diameternya diperkirakan sekitar 50 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memprediksi, gunung api yang ditemukan itu sebelumnya pernah beberapa kali meletus sehingga material-material letusannya membuat gunung itu semakin besar seperti sekarang ini. Menurut Surono, para peneliti harus meneliti lebih lanjut untuk mengetahui kepastian gunung merapi itu, seperti tingkat keaktifan magmanya, memiliki lubang pada bagian atasnya sebagai tempat untuk keluar letusan dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila gunung itu merupakan gunung berapi, lanjut Surono, akan sangat berbahaya bila meletus. Gunung api yang berada di tengah laut itu bisa menimbulkan gelombang besar di permukaan laut, bahkan tsunami. Oleh sebab itu, perlu ada perhatian serius dari pemerintah untuk mengantisipasi hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Para peneliti juga harus melakukan pengawasan dan pemantauan mengenai kondisi gunung tersebut serta membuat peta rawan bencana di sekitar gunung itu sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surono memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral CGG Veritas dan Institut de Physique Globe Paris yang menemukan gunung api raksasa tersebut.&lt;br /&gt;Kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-4356709646799482566?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/4356709646799482566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=4356709646799482566' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4356709646799482566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4356709646799482566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/06/gunung-raksasa-bawah-laut-pecahkan.html' title='Gunung Raksasa Bawah Laut Pecahkan Rekor'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-4765327641240187430</id><published>2009-06-06T02:47:00.003+07:00</published><updated>2009-06-06T02:57:19.157+07:00</updated><title type='text'>Tenda (Tempat Berlindung Terbaik di Alam Bebas)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sil3qFLdBWI/AAAAAAAAAfY/4GHf2L-oTL4/s1600-h/PIC_0025.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sil3qFLdBWI/AAAAAAAAAfY/4GHf2L-oTL4/s200/PIC_0025.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343933997680231778" /&gt;&lt;/a&gt;Salah atu perangkat penting yang harus kita bawa bila berkegiatan di alam bebas adalah tempat berteduh yang cukup nyaman untuk melindungi badan dan barang kita dari air. Sekarang ada banyakjenis tenda dijual di pasaran yang bisa di bawa untuk menyamankan perjalanan kita.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Semenjak tenda pertama dikenalkan pada dekade tahun 1970-an, hampir semua tenda menggunakan desain tenda kubah (A-frame) dengan satu frame kaku di tengah tenda. Tetapi, sekarang kita akan sangat sulit menemukan tenda dengan jenis seperti tersebut di toko-toko peralatan alam bebas. Karena semenjak ditemukannya frame lentur yang bisa di bengkokkan maka desain tenda juga berubah sesuai tuntutan zaman. Frame bersifat fleksibel membuat ruang yang tercipta di dalam tenda menjadi lebih luas, ada ruang beranda dan pintu masuk ke ruang utama yang cukup lebar dengan total berat yang lebih ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, dalam memilih tenda kita harus dihadapkan pada dua pertanyaan dasar: pada kondisi sesering apa tenda yang kita bawa akan kita gunakan dan berapa orang yang akan tidur di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengejutkan bila ternyata tenda yang paling populer digunakan adalah tenda berkapasitas dua orang. Dengan desain yang lebih mungil dan dimensi yang lebih ringkas, tenda jenis ini juga sangat efisien dalam luas yang di perlukan juga ringan dibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, kadangkala kita menemukan tenda kapasitas dua orang ini bisa dimasuki lebih dari tiga orang maksimal empat orang. Jadi, jika kita merencanakan hidup di alam bebas lebih dari satu minggu kita harus mempertimbangkan kapasitas tenda lebih dari standar yang ada pada tenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujurlah pada diri Anda sendiri. Apabila Anda hanya ingin pergi berkemah ke gunung dengan keadaan suhu yang tidak terlalu ekstrem maka tidak perlulah membawa tenda yang di desain khusus untuk pergi ekspedisi ke K-2, karena selain mahal harganya juga desainnya terlalu berlebihan. Dan hal lain yang perlu dipikirkan juga, akan terasa lebih nyaman bila tenda yang kita bawa memiliki ruangan serambi di depan ruang utama yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bentuk tenda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bermacam-macam bentuk tenda yang sekarang di jual bebas. Bentuk tenda yang berbagai macam tersebut ternyata juga memiliki penempatan yang berbeda pula. Bentuk tenda dome yang seperti bola terpotong setengah dan tenda berjenis tunnel (terowongan) bisa dibawa untuk kondisi berkemah sepanjang tahun di pegunungan-pegunungan tropis seperti di Indonesia. Sedangkan tenda dengan bentuk geodesic lebih diperuntukan untuk gunung-gunung salju dan ekspedisi-ekspedisi besar di Himalaya. Tenda jenis kubah (A-Frame) lebih baik dipergunakan untuk kondisi anggota tim berjumlah banyak. Jadi kembali ke pertanyaan pertama di atas kondisi seperti apa yang akan Anda hadapi di lapangan sangat berpengaruh pada jenis tenda yang akan Anda bawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frame tenda merupakan salah satu bagian penting yang harus diperhatikan juga. Material yang digunakan sebagai bahan dasar frame tenda tergantung dari kondisi bagaimana yang akan dihadapi di lapangan. Frame dari bahan fibreglass berharga lebih murah tetapi cenderung merusak kain tenda dan mudah goyah bila terkena angin keras, juga mudah pecah. Tenda yang menggunakan frame jenis fibreglass ini sering kita temukan di tenda-tenda jenis dome dan tunnel yang diperuntukkan di gunung-gunung tropis. Frame aluminium mungkin merupakan alternatif yang lebih baik, karena berbahan dasar yang lebih awet dan lebih kuat dalam menghadapi cuaca buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bermalam di Bawah Nylon &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian tenda yang diproduksi saat ini kebanyakan berbahan dasar nylon. Bahan dasar nylon yang ringan juga cepat kering serta lebih tahan lama dibandingkan bahan katun. Tetapi, kelemahannya bahan nylon sangat mudah rusak bila sering terkena sinar ultra violet dari Matahari. Sehingga banyak perusahaan industri ini yang berpikiran untuk melapis bahan tersebut dengan bahan lain untuk meminimalkan efek merusak dari sinar Matahari, tapi kenyataan yang ada di puncak gunung dengan sinar matahari yang langsung mengenai tenda tidak juga membuat bahan nylon yang didobel lebih tahan. Jadi lebih baik gunakan bahan pelapis yang murah tetapi tebal saja untuk melindungi tenda Anda dari sinar Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenda-tenda sekarang juga banyak yang dipadukan dengan katun di bagian dalamnya. Karena bahan katun dapat mengeluarkan uap panas tubuh dari dalam tenda ketimbang seluruh tenda yang berbahan dasar nylon. Jadi, bila bahan tenda Anda secara keseluruhan berbahan dasar nylon pastikan tenda tersebut memiliki sistem ventilasi yang baik, sebelum Anda merasa sangat gerah di dalamnya sepanjang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara mudah untuk menjaga sistem ventilasi di tenda Anda adalah membuka pintu lebar-lebar. Lebih baik bila tenda Anda memiliki pintu di kedua sisinya yang diperuntukkan keluar dan masuknya udara. Membuka pintu tenda bisa jadi merupakan ide yang buruk bila ada binatang masuk ke dalam tenda. Tetapi, ini bisa diantisipasi bila pintu tenda anda memiliki pintu berbahan kelambu yang juga dapat di tutup mengikuti jahitan pintu tenda. Dan bahan kelambu ini harus dijahit pada bagian luar pintu tenda sehingga bila kita ingin membuka pintu tenda dari dalam tidak perlu dua kali bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan dasar tenda haruslah dijahit menyambung dengan bagian badan tenda. Ini untuk menghindarkan penghuni tenda mengalami basah pada waktu malam karena embun atau air. Banyak perusahaan kini menambal jahitan pada tenda dengan menggunakan tempelan seperti&lt;br /&gt;isolasi (tape) untuk mencegah air masuk melalui lubang jahitan. Beberapa tenda tidak dilengkapi dengan tempelan tersebut, sehingga anda perlu untuk menempelkannya sendiri. Alas tenda dapat di buat dari bahan dasar nylon tebal seperti bahan neophrene dengan maksud untuk membuat tidur Anda senyaman mungkin. Tetapi, lebih baik belilah tenda dengan alas nylon tebal dan kemudian tambahkan bagian dasar tenda dengan plastik atau bagor untuk menjaga alas tenda dari guratan dan cabikan karena batu pepohonan kecil. Juga jangan lupa gunakan alas tidur seperti matras yang mudah dibawa agar istirahat kita lebih terasa nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bagian serambi tenda &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenda yang baik haruslah juga yang memiliki serambi di bagian depannya. Ada beberapa tenda yang memiliki bagian serambi yang sedemikian besarnya hingga bisa digunakan sebagai tempat untuk tidur tambahan. Tenda yang memiliki dua pintu salah satunya pasti memiliki serambi yang bisa digunakan sebagai tempat barang atau tempat untuk memasak. Jika Anda memilih untuk memasak di dalam serambi tenda karena cuaca yang sangat buruk ingatlah bahwa bahan dasar tenda adalah barang yang sangat mudah terbakar dalam beberapa detik saja. Jadi pastikan kompor yang anda gunakan tidak kontak langsung dengan bagian tenda, juga pastikan pintu terbuka ketika anda memasak di dalam tenda karena gas yang keluar dari kompor dapat langsung musnah karena terkena angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian dari tenda haruslah juga terpisah antara lapisan luar dan dalamnya. Lebih baik bagian dalam tenda bukanlah lapisan bahan yang berbahan dasar nylon. Sebab, nylon cenderung menahan panas dan panas yang tertahan di dalam tenda akan melembabkan bagian dalam tenda. Perhatikan juga jarak yang ada di lapisan luar dan dalam tenda. Semakin jauh jarak antara lapisan luar dan dalam semakin baik, karena banyak kejadian lapisan luar yang terlalu menempel pada lapisan dalam tenda dapat membuat air masuk ke dalam tenda bila keadaan hari hujan deras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu bagian lagi dari tenda yang tak bisa dilupakan adalah pasak. Ada berbagai macam pasak, berbeda-beda mulai dari bentuk, ukuran dan berat. Kecuali Anda berkemah dengan menggunakan mobil (car camping), masalah berat karena membawa pasak dari besi tidak akan menjadi masalah. Pasak yang terbuat dari alumunium adalah pilihan yang baik&lt;br /&gt;untuk para penggiat kegiatan alam bebas. Tapi kelemahannya pasak jenis ini mudah bengkok apalagi di keadaan tanah yang keras. Beberapa orang yang terbiasa berkemah menemukan bahwa pasak yang terdiri dari campuran bahan alumunium dan plastik ternyata lebih baik, karena karakter sifatnya yang mengikuti berbagai tekstur tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentu saja, bila kita menemukan kondisi tanah seperti pasir pasak seperti ini tidak mungkin akan dapat digunakan. Di situasi seperti ini tempatkan seluruh kantung kosong yang kita punya dengan tanah/pasir, kemudian ikat di bagian sudut tempat pasak dan pendam kantung tersebut dalam tanah. Dengan begitu terasa lebih efektif, dan berdaya guna daripada memaksakan pasak masuk ke dalam pasir/tanah lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan lupa selalu mencuci tenda tiap selesai digunakan. Jangan gunakan deterjen, tetapi cukup rendam saja tenda di dalam tong besar yang berisi air. Kalau bisa jangan disikat terlalu keras karena akan merusak lapisan anti-air tenda. Jemur di tempat yang sejuk dan tidak terkena langsung sinar Matahari dan apabila tenda sudah kering lipat kembali seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat berlindung yang baik saat berada di alam bebas adalah perangkat yang sangat penting. Karena saat berlindung itulah saat kita beristirahat dan mengembalikan kondisi tubuh kembali ke keadaan segar. Jangan sampai karena tenda yang kita bawa tidak nyaman dan malah membuat celaka diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sulung Prasetyo (Mapala UI)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-4765327641240187430?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/4765327641240187430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=4765327641240187430' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4765327641240187430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4765327641240187430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/06/tenda-tempat-berlindung-terbaik-di-alam.html' title='Tenda (Tempat Berlindung Terbaik di Alam Bebas)'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sil3qFLdBWI/AAAAAAAAAfY/4GHf2L-oTL4/s72-c/PIC_0025.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-2938278578588037298</id><published>2009-06-06T02:36:00.003+07:00</published><updated>2009-06-06T02:46:20.952+07:00</updated><title type='text'>Kemampuan Yang Harus di Miliki Penggiat Alam Bebas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sil1yiFFRKI/AAAAAAAAAfQ/ZdYBBcfuWTI/s1600-h/19102008106.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sil1yiFFRKI/AAAAAAAAAfQ/ZdYBBcfuWTI/s200/19102008106.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343931943853835426" /&gt;&lt;/a&gt;Masa liburan biasanya digunakan oleh banyak anggota pencinta alam untuk mendaki gunung. Namun beberapa kali kita melihat atau mendengar musibah yang dialami para pendaki gunung. Banyak musibah menimpa para pendaki di gunung tertentu akibat hilang atau tersesat hingga menimbulkan kematian. Mengapa hal itu bisa terjadi?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mendaki gunung sebagai kegiatan di alam bebas perlu disadari betul sebagai kegiatan yang berisiko tinggi. Sebab terjadi perubahan penyesuaian diri terhadap lingkungan yang kita datangi. Dari kehidupan di perkotaan yang nyaman dan aman dengan segala fasilitasnya, menuju lingkungan dengan kondisi yang ekstrem. Biasanya kita bermukim di rumah yang nyaman dan sejuk, terhindar dari panasnya matahari, dinginnya malam dan hujan serta tidur di ranjang yang empuk dengan selimut yang menghangatkan. Belum lagi dengan makanan dan minuman yang cepat tersedia dari para pembantu di rumah maupun di tempat jajanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu akan berubah drastis jika kita mendaki gunung. Perbekalan selama mendaki kita bawa dalam ransel yang berat termasuk peralatan dan perlengkapan lainnnya. Tenda untuk berteduh harus didirikan untuk menghindari dinginnya suhu di ketinggian serta angin dan hujan yang sewaktu-waktu datang dengan tiba-tiba. Makanan dan minuman juga harus diolah terlebih dahulu sebelum kita menikmatinya. Belum lagi dengan kondisi lingkungan dalam perjalanan. Hutan yang lebat serta jalan yang menanjak dan tak jarang kita harus melewati pinggiran tebing dengan jurang yang dalam. Dengan situasi seperti itu jelas diperlukan persiapan dan perencanaan yang matang sebelum kita mendaki gunung dengan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pakar pendidikan alam terbuka, Collin Mortlock, mengatakan bahwa para penggiat alam bebas harus memiliki beberapa kemampuan dalam berkegiatan. Kemampuan itu adalah kemampuan teknis yang yang berhubungan dengan ritme dan keseimbangan gerakan serta efisiensi penggunaan perlengkapan. Sebagai contoh, pendaki harus memahami ritme berjalan saat melakukan pendakian, menjaga keseimbangan pada medan yang curan dan terjal sambil membawa beban yang berat serta memahami kelebihan dan kekurangan dari perlengkapan dan peralatan yang dibawa serta paham cara penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kemampuan kebugaran yang mencakup kebugaran spesifik yang dibutuhkan untuk kegiatan tertentu, kebugaran jantung dan sirkulasinya, serta kemampuan pengkondisian tubuh terhadap tekanan lingkungan alam. Berikutnya, kemampuan kemanusiawian. Ini menyangkut pengembangan sikap positif ke segala aspek untuk meningkatkan kemampuan. Hal ini mencakup determinasi/kemauan, percaya diri, kesabaran, konsentrasi, analisis diri, kemandirian, serta kemampuan untuk memimpin dan dipimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pendaki seharusnya dapat memahami keadaan dirinya secara fisik dan mental sehingga ia dapat melakukan kontrol diri selama melakukan pendakian, apalagi jika dilakukan dalam suatu kelompok, ia harus dapat menempatkan diri sebagai anggota kelompok dan bekerja sama dalam satu tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kalah penting adalah kemampuan pemahaman lingkungan. Pengembangan kewaspadaan terhadap bahaya dari lingkungan spesifik. Wawasan terhadap iklim dan medan kegiatan harus dimiliki seorang pendaki. Ia harus memahami pengaruh kondisi lingkungan terhadap dirinya dan pengaruh dirinya terhadap kondisi lingkungan yang ia datangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat aspek kemampuan tersebut harus dimiliki seorang pendaki sebelum ia melakukan pendakian. Sebab yang akan dihadapi adalah tidak hanya sebuah pengalaman yang menantang dengan keindahan alam yang dilihatnya dari dekat, tetapi juga sebuah risiko yang amat tinggi, sebuah bahaya yang dapat mengancam keselamatannya.&lt;br /&gt;Suara Pembaruan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-2938278578588037298?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/2938278578588037298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=2938278578588037298' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2938278578588037298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2938278578588037298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/06/kemampuan-yang-harus-di-miliki-penggiat.html' title='Kemampuan Yang Harus di Miliki Penggiat Alam Bebas'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sil1yiFFRKI/AAAAAAAAAfQ/ZdYBBcfuWTI/s72-c/19102008106.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-4650476070370464880</id><published>2009-06-03T00:25:00.002+07:00</published><updated>2009-06-03T00:31:25.175+07:00</updated><title type='text'>Melihat Gunung Api di Bawah Laut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiVhwqs64MI/AAAAAAAAAfI/DViDPbVFUP4/s1600-h/1057414p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiVhwqs64MI/AAAAAAAAAfI/DViDPbVFUP4/s200/1057414p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342784021669273794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Baru-baru ini, sejumlah situs serta blog lokal dan asing ramai membahas gunung api bawah laut raksasa temuan tim gabungan pakar geologi Indonesia, Amerika Serikat, dan Perancis di perairan barat daya Sumatera.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Segenap rasa takjub sekaligus cemas mewarnai pembahasan di dunia maya itu. Maklum, kita lebih terbiasa melihat gambaran gunung di daratan, seperti lukisan pemandangan zaman Mooi Indie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai negara kepulauan yang berada dalam pertemuan tiga lempeng kerak bumi utama, yaitu Lempeng Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia, sepanjang kepulauan Indonesia berisi rangkaian gunung berapi di daratan ataupun di bawah permukaan lautnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa penelitian dan survei kelautan, sebagian besar gunung api yang telah terdeteksi berada di kedalaman puluhan hingga ribuan kilometer sehingga hanya dapat diselami dengan bantuan alat berteknologi khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara banyak gunung berapi terdapat dua gunung yang berada di perairan cukup dangkal. Salah satunya di Pulau Mahengetang, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Pertengahan Mei lalu dalam kunjungan singkat, saya sempat menyaksikan bentukan alam yang unik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banua Wuhu, demikian masyarakat setempat menyebut gunung itu, berada hanya 300 meter dari sisi barat daya Pulau Mahengetang. Titik kepundan gunung ditandai oleh keluarnya gelembung di antara bebatuan di kedalaman 8 meter. Suhu air rata-rata di sana 37-38 derajat celsius. Di sejumlah lubang, keluar air panas yang tampaknya mampu membuat tangan telanjang melepuh bila coba-coba merogoh ke dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya sempat menyelam dua kali di sini. Pertama, karena terlalu sore, pasang telah naik dan arus cukup kuat. Keesokan harinya kami turun tepat saat arus mati, yaitu masa antara pergantian arus pasang dan surut. Saat itu kami dapat menjelajahi topografi Banua Wuhu berupa bukit dan lembah tumpukan bebatuan berukuran besar. Kehidupan biota laut juga tak kalah menarik, koloni terumbu karang yang rapat dan sehat terhampar di kedalaman 10 meter hingga 20 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon terdapat lorong bawah laut yang tembus dua arah. Masyarakat setempat menyelenggarakan upacara tulude setiap akhir Januari. Dua minggu sebelum ritual tersebut, seorang tetua adat akan menyelam dengan membawa piring putih berisi emas ke lorong tersebut sebagai persembahan agar Banua Wuhu tidak murka.&lt;br /&gt;Kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-4650476070370464880?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/4650476070370464880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=4650476070370464880' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4650476070370464880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4650476070370464880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/06/melihat-gunung-api-di-bawah-laut.html' title='Melihat Gunung Api di Bawah Laut'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiVhwqs64MI/AAAAAAAAAfI/DViDPbVFUP4/s72-c/1057414p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-3459876036982739253</id><published>2009-06-02T01:04:00.004+07:00</published><updated>2009-06-10T04:35:42.527+07:00</updated><title type='text'>Award Dari Merin</title><content type='html'>Alhamdulilah dapat award, ga di sangka - sangka neh. Terima kasih banget buat &lt;a href="http://lamerin.blogspot.com/"&gt;blogger Merin&lt;/a&gt; yang sudah membagikan award ini kepada saya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lamerin.blogspot.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiQYnU-0HNI/AAAAAAAAAeg/XmUxBfs8gWM/s1600-h/awards+donnaa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 210px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiQYnU-0HNI/AAAAAAAAAeg/XmUxBfs8gWM/s400/awards+donnaa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342422121894386898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Awards ini akan diberikan kepada 10 orang, yang berminat silahkan beri komentar sebanyak-banyaknya di blog ini. Terimakasih&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-3459876036982739253?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/3459876036982739253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=3459876036982739253' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3459876036982739253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3459876036982739253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/06/award-dari-teman.html' title='Award Dari Merin'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiQYnU-0HNI/AAAAAAAAAeg/XmUxBfs8gWM/s72-c/awards+donnaa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-1530785788299332179</id><published>2009-05-26T22:53:00.002+07:00</published><updated>2009-05-26T23:06:04.831+07:00</updated><title type='text'>Telaga Sarangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/ShwSdU_zVCI/AAAAAAAAAP4/r_aMwseniKk/s1600-h/DSC_0514.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/ShwSdU_zVCI/AAAAAAAAAP4/r_aMwseniKk/s200/DSC_0514.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340163553216386082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Telaga Sarangan yang juga dikenal sebagai telaga pasir ini adalah sebuah telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu (3.265 mdpl), di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan. Telaga ini luasnya sekitar 30 hektar dan berkedalaman 28 meter. Dengan suhu udara antara 18 hingga 25 derajat Celsius, Telaga Sarangan mampu menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telaga Sarangan merupakan obyek wisata andalan Magetan. Di sekeliling telaga terdapat dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata.Di samping puluhan kios cendera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai kapal cepat.Fasilitas obyek wisata lainnya pun tersedia, misalnya rumah makan, tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, sarana telepon umum, tempat ibadah, dan taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan 19 rumah makan di sekitar telaga menjadikan para pengunjung memiliki banyak alternatif pilihan menu. Demikian pula keberadaan pedagang kaki lima yang menawarkan berbagai suvenir telah memberikan kemudahan kepada pengunjung untuk membeli oleh-oleh. Hidangan khas yang dijajakan di sekitar telaga adalah sate kelinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Magetan juga tertolong dengan adanya potensi industri kecil setempat yang mampu memproduksi kerajinan untuk suvenir, misalnya anyaman bambu, kerajinan kulit, dan produk makanan khas seperti emping melinjo dan lempeng (kerupuk dari nasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telaga Sarangan juga memiliki layanan jasa sewa perahu dan becak air. Ada 51 perahu motor dan 13 becak air yang dapat digunakan untuk menjelajahi telaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telaga Sarangan memiliki beberapa kalender event penting tahunan, yaitu labuh sesaji pada Jumat Pon bulan Ruwah, liburan sekolah di pertengahan tahun, Ledug Sura 1 Muharram, dan pesta kembang api di malam pergantian tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemkab setempat tengah membuat proyek jalan tembus yang menghubungkan Telaga Sarangan dengan obyek wisata Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar. Proyek pelebaran dan pelandaian jalan curam yang menghubungkan dua daerah tersebut diharapkan selesai tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek wisata ini dapat ditempuh dari Kota Magetan; dan lokasinya tak jauh dengan Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu (Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemkab Magetan juga ingin mengembangkan Waduk Poncol (sekitar 10 kilometer arah selatan Telaga Sarangan) sebagai obyek wisata alternatif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-1530785788299332179?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/1530785788299332179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=1530785788299332179' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1530785788299332179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1530785788299332179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/telaga-sarangan.html' title='Telaga Sarangan'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/ShwSdU_zVCI/AAAAAAAAAP4/r_aMwseniKk/s72-c/DSC_0514.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-426544385815087905</id><published>2009-05-16T14:33:00.016+07:00</published><updated>2009-05-16T15:19:15.843+07:00</updated><title type='text'>Saat Jalan - Jalan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5zRxgSW7I/AAAAAAAAAPw/By55c0rxUL0/s1600-h/Papandayan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5zRxgSW7I/AAAAAAAAAPw/By55c0rxUL0/s400/Papandayan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336329357664345010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Papandayan&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5y0GfDkTI/AAAAAAAAAPo/6-pmliwpd8U/s1600-h/IMG_0616.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5y0GfDkTI/AAAAAAAAAPo/6-pmliwpd8U/s400/IMG_0616.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336328847900250418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Puncak Slamet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5yqo1-EQI/AAAAAAAAAPg/aBmp0D3bw3o/s1600-h/IMG_0394.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5yqo1-EQI/AAAAAAAAAPg/aBmp0D3bw3o/s400/IMG_0394.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336328685324472578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ciwidey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5yiiaUYwI/AAAAAAAAAPY/cgLm1N600Cg/s1600-h/Mt.Papandayan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5yiiaUYwI/AAAAAAAAAPY/cgLm1N600Cg/s400/Mt.Papandayan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336328546158928642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Papandayan 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5yLnQ0gfI/AAAAAAAAAPQ/xoKyll_5UIw/s1600-h/IMG_0520.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5yLnQ0gfI/AAAAAAAAAPQ/xoKyll_5UIw/s400/IMG_0520.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336328152324276722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Slamet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5x_f56waI/AAAAAAAAAPI/6dlbbgFv-9M/s1600-h/IMG_0388.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5x_f56waI/AAAAAAAAAPI/6dlbbgFv-9M/s400/IMG_0388.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336327944190738850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ciwidey 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5xGjQodpI/AAAAAAAAAO4/2jZwGRm-1Z0/s1600-h/DSC_2323.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5xGjQodpI/AAAAAAAAAO4/2jZwGRm-1Z0/s400/DSC_2323.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336326965838771858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Puncak Merbabu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5w4vFODkI/AAAAAAAAAOw/dRExMdITz7U/s1600-h/DSC_2246.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 266px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5w4vFODkI/AAAAAAAAAOw/dRExMdITz7U/s400/DSC_2246.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336326728493960770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kenteng Songo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5wriFMVNI/AAAAAAAAAOo/g97xM-7EBp0/s1600-h/DSC_2133.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5wriFMVNI/AAAAAAAAAOo/g97xM-7EBp0/s400/DSC_2133.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336326501665887442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pos II Merbabu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5vvSNDAZI/AAAAAAAAAOQ/OpBUFPjviNg/s1600-h/Cikuray.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5vvSNDAZI/AAAAAAAAAOQ/OpBUFPjviNg/s400/Cikuray.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336325466611712402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Puncak Cikuray&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5vXIPkGpI/AAAAAAAAAOI/qI9Pb_5LJ3Y/s1600-h/95+Drajat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5vXIPkGpI/AAAAAAAAAOI/qI9Pb_5LJ3Y/s400/95+Drajat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336325051621055122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Papandayan 2&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-426544385815087905?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/426544385815087905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=426544385815087905' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/426544385815087905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/426544385815087905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/papandayan-puncak-slamet-ciwidey.html' title='Saat Jalan - Jalan'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sg5zRxgSW7I/AAAAAAAAAPw/By55c0rxUL0/s72-c/Papandayan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-2892913954883941917</id><published>2009-05-12T22:56:00.004+07:00</published><updated>2009-05-12T23:07:40.158+07:00</updated><title type='text'>Kawah Putih Ciwidey</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgmdgsqnEEI/AAAAAAAAAN4/4YNGxtZSx88/s1600-h/IMG_0379.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgmdgsqnEEI/AAAAAAAAAN4/4YNGxtZSx88/s200/IMG_0379.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334968418668318786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Entah daya tarik apa yg membuat banyak orang kembali ke Kawah Putih Gunung Patuha, Ciwidey. Yang jelas dataran tinggi Bandung Selatan ini cantik. Begitu banyak inspirasi sudut2 gambar lahir dari bidikan kamera di kawah putih yang angker dan berwibawa ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saat seorang pengembara Belanda bernama Junghun datang di abad 19, penduduk sekitar menyebutnya sebagai tempat dimana arwah para leluhur bersemayam, yg tidak seorangpun berada disana tanpa meregang nyawa, yang burung pun enggan terbang diatasnya. Pendapat tsb tidak sepenuhnya salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar bahwa Kawah Putih Gunung Patuha itu berwibawa, karena ketinggiannya dan kesunyiannya. Benar, bahwa Kawah putih itu angker, yang melulu karena fumarol belerang pekat yang harus diperhitungkan pada saat angin berhenti berputar.&lt;br /&gt;Selebihnya Kawah Putih itu adalah tempat dimana titisan surga pernah diturunkan ke bumi, begitu anggun, tenang, menghanyutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Juli Agustus temperature bisa turun serendah 10 derajat celcius pada siang hari dan 5 derajat celcius pada malam hari. Semilir angin membawa pergi kabut pekat uap belerang menjauh. Teriaklah kuat-kuat; konon akan diteruskan echo-nya oleh dinding-dinding padas ke surga. Berkeliling kawah pada saat musim kemarau cukup mudah dilakukan; mencari-cari sudut-sudut pandang terlupakan yang barangkali tercecer dari surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung tak akan betah berlama-lama diterpa dinginnya angin gunung yang menyelinap ke tulang sumsum. Seruput bandrek di sebuah warung di tempat parkir mampu memberikan rasa hangat di tenggorokan yang kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana keheningan di tempat itu akan membawa suasana rileks. Resonansi batin anda dengan alam sekitar mampu mengisi batere kehidupan terisi kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawah putih Patuha bukanlah satu-satunya tempat yang patut diburu di Ciwidey. Banyak tempat lain disekitarnya yang menyimpan sejuta pesona buat yang mau bersusah payah mengejar surga yang tercecer.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-2892913954883941917?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/2892913954883941917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=2892913954883941917' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2892913954883941917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2892913954883941917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/kawah-putih-ciwidey.html' title='Kawah Putih Ciwidey'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgmdgsqnEEI/AAAAAAAAAN4/4YNGxtZSx88/s72-c/IMG_0379.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-8361334942658931853</id><published>2009-05-12T22:36:00.002+07:00</published><updated>2009-05-12T22:43:41.241+07:00</updated><title type='text'>Situ Patenggang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgmY7QnyJYI/AAAAAAAAANw/bpEHzUC2n9w/s1600-h/Petenggang.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgmY7QnyJYI/AAAAAAAAANw/bpEHzUC2n9w/s200/Petenggang.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334963377438598530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Berada pada ketinggian sekitar 1600 m dari permukaan laut, Situ Patenggang memiliki panorama yang memikat. Hamparan hijau kebun teh laksana karpet alam, ditambah lagi dengan udara yang dingin dan bersih serta matahari yang hangat, memberi kesan damai dan ketenangan sendiri bagi pengunjungnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari pinggir jalan menuju lokasi yang tenang, nampak sebuah danau berada dibalik perkebunan teh diantara sela-sela pepohonan yang menjulang tinggi. Danau Patenggang atau lebih dikenal dengan nama Situ Patenggang oleh masyarakat setempat, menempati areal seluas 150 Ha. Dulunya kawasan ini merupakan kawasan cagar alam atau taman nasional, namun pada tahun 1981 telah resmi berubah menjadi sebuah taman wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menikmati objek wisata ini terdapat fasilitas perahu yang bisa disewa untuk mengelilingi sebuah pulau kecil yang berada dibagian tengah danau yang bernama Pulau Sasuka. Pulau ini tampak rindang dengan banyaknya pohon-pohon tinggi yang tumbuh didalamnya. Sementara diseberang danau terdapat lokasi yang cukup menarik yang diberi nama Batu Cinta yang konon dipercayai akan memberi kelanggengan cinta bagi pasangan yang datang berkunjung kelokasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perahu yang tersedia ini cukup banyak jumlahnya, dan dalam kondisi yang bagus atau terawat saat saya berkunjung kesana. Warna perahu yang cerah cukup kontras atau menyolok sekali dengan lingkungan sekitarnya yang didominasi warna hijau. Fasilitas sarana transportasi air yang disewakan di tempat ini berupa penyewaan perahu dayung, perahu boat dan sepeda air dengan harga yang masih bisa dinegosiasikan dengan pemiliknya. Terdapat pula fasilitas gazebo maupun tempat-tempat duduk tanpa atap yang terbuat dari semen untuk keperluan menikmati panorama sekitar dari tepi danau. Urusan makananpun bukanlah suatu hal yang sulit dikarenakan banyaknya warung penjual makanan yang berderet dekat dengan areal parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju kawasan ini tidaklah sulit. Karena sudah ada jalan aspal sampai menuju kawasan tersebut. Bahkan jika tidak membawa kendaraan, bisa juga menggunakan fasilitas angkutan umum dari terminal Ciwidey dengan tariff Rp.6.000,- perorang termasuk tiket masuk (tiket masuk perkepala Rp. 1.000,-). Hal ini akan berbeda jika pengunjung menggunakan kendaraan pribadi (baik roda 2 maupun roda 4) atau dengan menggunakan bis rombongan. Kondisi jalan yang sudah rata (diaspal), mempermudah pengunjung untuk datang ke kawasan tersebut. Disepanjang jalan menuju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situ Patenggang terpampang hamparan hutan dan kebun tehnya. Perkebunan strawbery juga banyak ditemui selama perjalanan. Umumnya perkebunan strawbery tersebut menyediakan fasilitas bagi pengunjung untuk memetik sendiri buah strawberry dari pohonnya yang ditanam pada kantong-kantong plastik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-8361334942658931853?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/8361334942658931853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=8361334942658931853' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8361334942658931853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8361334942658931853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/situ-patenggang.html' title='Situ Patenggang'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgmY7QnyJYI/AAAAAAAAANw/bpEHzUC2n9w/s72-c/Petenggang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-8765219878087157826</id><published>2009-05-10T14:38:00.004+07:00</published><updated>2009-05-12T22:04:16.529+07:00</updated><title type='text'>Gunung Ceremai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgaFqP-OLcI/AAAAAAAAANo/lW722JMyUY8/s1600-h/3020a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgaFqP-OLcI/AAAAAAAAANo/lW722JMyUY8/s200/3020a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334097769555439042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Ceremai (seringkali secara salah kaprah dinamakan "Ciremai") secara administratif termasuk dalam wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Posisi geografis puncaknya terletak pada 6° 53' 30" LS dan 108° 24' 00" BT, dengan ketinggian 3.078 m di atas permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung ini memiliki kawah ganda. Kawah barat yang beradius 400 m terpotong oleh kawah timur yang beradius 600 m. Pada ketinggian sekitar 2.900 m dpl di lereng selatan terdapat bekas titik letusan yang dinamakan Gowa Walet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini G. Ceremai termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ceremai (TNGC), yang memiliki luas total sekitar 15.000 hektare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama gunung ini berasal dari kata cereme (Phyllanthus acidus, sejenis tumbuhan perdu berbuah kecil dengan rada masam), namun seringkali disebut Ciremai, suatu gejala hiperkorek akibat banyaknya nama tempat di wilayah Pasundan yang menggunakan awalan 'ci-' untuk penamaan tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Vulkanologi dan Geologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Ceremai termasuk gunungapi Kuarter aktif, tipe A (yakni, gunungapi magmatik yang masih aktif semenjak tahun 1600), dan berbentuk strato. Gunung ini merupakan gunungapi soliter, yang dipisahkan oleh Zona Sesar Cilacap – Kuningan dari kelompok gunungapi Jawa Barat bagian timur (yakni deretan Gunung Galunggung, Gunung Guntur, Gunung Papandayan, Gunung Patuha hingga Gunung Tangkuban Perahu) yang terletak pada Zona Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceremai merupakan gunungapi generasi ketiga. Generasi pertama ialah suatu gunungapi Plistosen yang terletak di sebelah G. Ceremai, sebagai lanjutan vulkanisma Plio-Plistosen di atas batuan Tersier. Vulkanisma generasi kedua adalah Gunung Gegerhalang, yang sebelum runtuh membentuk Kaldera Gegerhalang. Dan vulkanisma generasi ketiga pada kala Holosen berupa G. Ceremai yang tumbuh di sisi utara Kaldera Gegerhalang, yang diperkirakan terjadi pada sekitar 7.000 tahun yang lalu (Situmorang 1991).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan G. Ceremai tercatat sejak 1698 dan terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga letusan 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti. Letusan uap belerang serta tembusan fumarola baru di dinding kawah pusat terjadi tahun 1917 dan 1924. Pada 24 Juni 1937 – 7 Januari 1938 terjadi letusan freatik di kawah pusat dan celah radial. Sebaran abu mencapai daerah seluas 52,500 km bujursangkar (Kusumadinata, 1971). Pada tahun 1947, 1955 dan 1973 terjadi gempa tektonik yang melanda daerah baratdaya G. Ciremai, yang diduga berkaitan dengan struktur sesar berarah tenggara – barat laut. Kejadian gempa yang merusak sejumlah bangunan di daerah Maja dan Talaga sebelah barat G. Ceremai terjadi tahun 1990 dan tahun 2001. Getarannya terasa hingga Desa Cilimus di timur G. Ceremai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalur Pendakian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak gunung Ceremai dapat dicapai melalui banyak jalur pendakian. Akan tetapi yang populer dan mudah diakses adalah melalui Desa Palutungan dan Desa Linggarjati di Kab. Kuningan, dan Desa Apuy di Kab. Majalengka. Satu lagi jalur pendakian yang jarang digunakan ialah melalui Desa Padabeunghar di perbatasan Kuningan dengan Majalengka di utara. Di kota Kuningan terdapat kelompok pecinta alam "Akar (Aktivitas Anak Rimba)" yang dapat membantu menyediakan berbagai informasi dan pemanduan mengenai pendakian Gunung Ceremai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keanekaragaman Hayati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Vegetasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan-hutan yang masih alami di Gunung Ceremai tinggal lagi di bagian atas. Di sebelah bawah, terutama di wilayah yang pada masa lalu dikelola sebagai kawasan hutan produksi Perum Perhutani, hutan-hutan ini telah diubah menjadi hutan pinus (Pinus merkusii), atau semak belukar, yang terbentuk akibat kebakaran berulang-ulang dan penggembalaan. Kini, sebagian besar hutan-hutan di bawah ketinggian 2000 m dpl. dikelola dalam bentuk wanatani (agroforest) oleh masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana lazimnya di pegunungan di Jawa, semakin seseorang mendaki ke atas di Gunung Ciremai ini dijumpai berturut-turut tipe-tipe hutan pegunungan bawah (submontane forest), hutan pegunungan atas (montane forest) dan hutan subalpin (subalpine forest), dan kemudian wilayah-wilayah terbuka tak berpohon di sekitar puncak dan kawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh, berdasarkan keadaan iklim mikronya, LIPI (2001) membedakan lingkungan Ciremai atas dataran tinggi basah dan dataran tinggi kering. Sebagai contoh, hutan di wilayah Resort Cigugur (jalur Palutungan, bagian selatan gunung) termasuk beriklim mikro basah, dan di Resort Setianegara (sebelah utara jalur Linggarjati) beriklim mikro kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, jalur-jalur pendakian Palutungan (di bagian selatan Gunung Ciremai), Apuy (barat), dan Linggarjati (timur) berturut-turut dari bawah ke atas akan melalui lahan-lahan pemukiman, ladang dan kebun milik penduduk, hutan tanaman pinus bercampur dengan ladang garapan dalam wilayah hutan (tumpangsari), dan terakhir hutan hujan pegunungan. Sedangkan di jalur Padabeunghar (utara) vegetasi itu ditambah dengan semak belukar yang berasosiasi dengan padang ilalang. Pada keempat jalur pendakian, hutan hujan pegunungannya dapat dibedakan lagi atas tiga tipe yaitu hutan pegunungan bawah, hutan pegunungan atas dan vegetasi subalpin di sekitar kawah. Kecuali vegetasi subalpin yang diduga telah terganggu oleh kebakaran, hutan-hutan hujan pegunungan ini kondisinya masih relatif utuh, hijau dan menampakkan stratifikasi tajuk yang cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Margasatwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanekaragaman satwa di Ceremai cukup tinggi. Penelitian kelompok pecinta alam Lawalata IPB di bulan April 2005 mendapatkan 12 spesies amfibia (kodok dan katak), berbagai jenis reptil seperti bunglon, cecak, kadal dan ular, lebih dari 95 spesies burung, dan lebih dari 20 spesies mamalia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Beberapa jenis satwa itu, di antaranya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Bangkong bertanduk (Megophrys montana)&lt;br /&gt;      o Percil Jawa (Microhyla achatina)&lt;br /&gt;      o Kongkang Jangkrik (Rana nicobariensis)&lt;br /&gt;      o Kongkang kolam (Rana chalconota)&lt;br /&gt;      o Katak-pohon Emas (Philautus aurifasciatus)&lt;br /&gt;o Bunglon Hutan (Gonocephalus chamaeleontinus)&lt;br /&gt;      o Cecak Batu (Cyrtodactylus sp.)&lt;br /&gt;o Elang Hitam (Ictinaetus malayensis)&lt;br /&gt;      o Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus)&lt;br /&gt;      o Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)&lt;br /&gt;      o Puyuh-gonggong Jawa (Arborophila javanica)&lt;br /&gt;      o Walet Gunung (Collocalia vulcanorum)&lt;br /&gt;      o Takur Bultok (Megalaima lineata)&lt;br /&gt;      o Takur Tulung-tumpuk (Megalaima javensis)&lt;br /&gt;      o Berencet Kerdil (Pnoepyga pusilla)&lt;br /&gt;      o Anis Gunung (Turdus poliochepalus)&lt;br /&gt;      o Tesia Jawa (Tesia superciliaris)&lt;br /&gt;      o Ceret Gunung (Cettia vulcania)&lt;br /&gt;      o Kipasan Ekor-merah (Rhipidura phoenicura)&lt;br /&gt;      o Burung-madu Gunung (Aethopyga eximia)&lt;br /&gt;      o Burung-madu Jawa (Aethopyga mystacalis)&lt;br /&gt;      o Kacamata Gunung (Zosterops montanus)&lt;br /&gt;o Tenggiling (Manis javanica)&lt;br /&gt;      o Tupai kekes (Tupaia javanica)&lt;br /&gt;      o Kukang (Nycticebus coucang)&lt;br /&gt;      o Lutung Surili (Presbytis comata)&lt;br /&gt;      o Lutung Budeng (Trachypithecus auratus)&lt;br /&gt;      o Ajag (Cuon alpinus)&lt;br /&gt;      o Teledu Sigung (Mydaus javanensis)&lt;br /&gt;      o Kucing Hutan (Prionailurus bengalensis)&lt;br /&gt;      o Macan Tutul (Panthera pardus)&lt;br /&gt;      o Kancil (Tragulus javanicus)&lt;br /&gt;      o Kijang (Muntiacus muntjak)&lt;br /&gt;      o Jelarang Hitam (Ratufa bicolor)&lt;br /&gt;      o Landak Jawa (Hystrix javanica)&lt;br /&gt;Wikipedia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-8765219878087157826?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/8765219878087157826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=8765219878087157826' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8765219878087157826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8765219878087157826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/gunung-ceremai.html' title='Gunung Ceremai'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgaFqP-OLcI/AAAAAAAAANo/lW722JMyUY8/s72-c/3020a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-7481781926759847730</id><published>2009-05-09T00:39:00.004+07:00</published><updated>2009-05-12T22:03:28.459+07:00</updated><title type='text'>Hatiku Tertambat di Ranu Kumbolo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgRuwD6NG6I/AAAAAAAAANg/gRTQR2Ee0DI/s1600-h/98.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgRuwD6NG6I/AAAAAAAAANg/gRTQR2Ee0DI/s200/98.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333509630675721122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Salah satu pos di G. Semeru yang dapat dicapai dengan sekitar 5 sampai 6 jam perjalanan menuju puncaknya. Danau Ranu Kumbolo yang terletak di ketinggian diatas 2000 mdpl menyimpan sejuta keindahan yang sangat menawan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Enggan rasanya meninggalkan keindahan ini. Sayangnya, kami harus bergegas pergi. Setelah sarapan beberapa mie instan dan sarden, kami kembali bersiap-siap untuk pulang. Bayang-bayang keindahan Ranu Kumbolo mengiringi langkah kami saat pulang. Trek yang sama, hanya saja kali ini, rasa penasaran kami sudah terobati. Kami pulang dengan puas walaupun sebenarnya hati ini masih tertambat di sana, di danau Ranu Kumbolo yang tak mudah dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-7481781926759847730?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/7481781926759847730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=7481781926759847730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7481781926759847730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7481781926759847730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/hatiku-tertambat-di-ranu-kumbolo.html' title='Hatiku Tertambat di Ranu Kumbolo'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgRuwD6NG6I/AAAAAAAAANg/gRTQR2Ee0DI/s72-c/98.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-7711949549565903254</id><published>2009-05-08T22:46:00.007+07:00</published><updated>2009-05-12T22:04:00.880+07:00</updated><title type='text'>Mahameru (Puncak Semeru)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgRWthlN0zI/AAAAAAAAANY/TA0sUyBUk8U/s1600-h/144.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 166px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgRWthlN0zI/AAAAAAAAANY/TA0sUyBUk8U/s200/144.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333483198822077234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Posisi gunung ini terletak diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06' LS dan 120°55' BT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 M hingga akhir November 1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perjalanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperlukan waktu sekitar empat hari untuk mendaki puncak gunung Semeru pulang-pergi. Untuk mendaki gunung semeru dapat ditempuh lewat kota Malang atau Lumajang. Dari terminal kota malang kita naik angkutan umum menuju desa Tumpang. Disambung lagi dengan Jip atau Truk Sayuran yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang dengan biaya per orang Rp.30.000,- hingga Pos Ranu Pani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya kita mampir di Gubugklakah untuk memperoleh surat ijin, dengan perincian, biaya surat ijin Rp.6.000,- untuk maksimal 10 orang, Karcis masuk taman Rp.2.000,- per orang, Asuransi per orang Rp.2.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan Truk sayuran atau Jip perjalanan dimulai dari Tumpang menuju Ranu Pani, desa terakhir di kaki semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan, terdapat juga warung dan pondok penginapan. Bagi pendaki yang membawa tenda dikenakan biaya Rp 20.000,-/tenda dan apabila membawa kamera juga dikenakan biaya Rp 5.000,-/buah. Di pos ini pun kita dapat mencari porter (warga lokal untuk membantu menunjukkan arah pendakian, mengangkat barang dan memasak). Pendaki juga dapat bermalam di Pos penjagaan. Di Pos Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni danau Ranu Pani (1 ha) dan danau Ranu Regulo (0,75 ha). Terletak pada ketinggian 2.200 mdpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di gapura "selamat datang", perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur awal landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100m. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjalan sekitar 5 Km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi Edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Disini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadang kala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 Km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Ranu Kumbolo dapat mendirikan tenda. Juga terdapat pondok pendaki (shelter). Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan indah terutama di pagi hari dapat menyaksikan matahari terbit disela-sela bukit. Banyak terdapat ikan, kadang burung belibis liar. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo kemudian mendaki bukit terjal, dengan pemandangan yang sangat indah di belakang ke arah danau. Di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan oro-oro ombo. Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya memasuki hutan Cemara dimana kadang dijumpai burung dan kijang. Daerah ini dinamakan Cemoro Kandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak 1 jam pulang pergi. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju Arcopodo berbelok ke kiri (Timur) berjalan sekitar 500 meter, kemudian berbelok ke kanan (Selatan) sedikit menuruni padang rumput Kalimati. Arcopodo berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu. Dapat juga kita berkemah di Arcopodo, tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering longsor. Sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, selebihnya akan melewati bukit pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Arcopodo menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Sebagai panduan perjalanan, di jalur ini juga terdapat beberapa bendera segitiga kecil berwarna merah. Semua barang bawaan sebaiknya tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 pagi dari Arcopodo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendakian sebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada musim hujan karena sering terjadi badai dan tanah longsor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gas beracun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di puncak Gunung Semeru (Puncak Mahameru) pendaki disarankan untuk tidak menuju kawah Jonggring Saloko, juga dilarang mendaki dari sisi sebelah selatan, karena adanya gas beracun dan aliran lahar. Suhu dipuncak Mahameru berkisar 4 - 10 derajad Celsius, pada puncak musim kemarau minus 0 derajad Celsius, dan dijumpai kristal-kristal es. Cuaca sering berkabut terutama pada siang, sore dan malam hari. Angin bertiup kencang, pada bulan Desember - Januari sering ada badai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi letusan Wedus Gembel setiap 15-30 menit pada puncak gunung Semeru yang masih aktif. Pada bulan Nopember 1997 Gn.Semeru meletus sebanyak 2990 kali. Siang hari arah angin menuju puncak, untuk itu hindari datang siang hari di puncak, karena gas beracun dan letusan mengarah ke puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan berupa asap putih, kelabu sampai hitam dengan tinggi letusan 300-800 meter. Materi yang keluar pada setiap letusan berupa abu, pasir, kerikil, bahkan batu-batu panas menyala yang sangat berbahaya apabila pendaki terlalu dekat. Pada awal tahun 1994 lahar panas mengaliri lereng selatan Gn.Semeru dan meminta beberapa korban jiwa, pemandangan sungai panas yang berkelok- kelok menuju ke laut ini menjadi tontonan yang sangat menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendaki pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pertama yang mendaki gunung ini adalah Clignet (1838) seorang ahli geologi berkebangsaan Belanda dari sebelah barat daya lewat Widodaren, selanjutnya Junhuhn (1845) seorang ahli botani berkebangsaan Belanda dari utara lewat gunung Ayek-ayek, gunung Inder-inder dan gunung Kepolo. Tahun 1911 Van Gogh dan Heim lewat lereng utara dan setelah 1945 umumnya pendakian dilakukan lewat lereng utara melalui Ranupane dan Ranu Kumbolo seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Legenda gunung Semeru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kepercayaan masyarakat Jawa yang ditulis pada kitab kuna Tantu Pagelaran yang berasal dari abad ke-15, Pulau Jawa pada suatu saat mengambang di lautan luas, dipermainkan ombak kesana-kemari. Para Dewa memutuskan untuk memakukan Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru di India ke atas Pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut orang Bali Gunung Mahameru dipercayai sebagai Bapak Gunung Agung di Bali dan dihormati oleh masyarakat Bali. Upacara sesaji kepada para dewa-dewa Gunung Mahameru dilakukan oleh orang Bali. Betapapun upacara tersebut hanya dilakukan setiap 8-12 tahun sekali hanya pada waktu orang menerima suara gaib dari dewa Gunung Mahameru. Selain upacara sesaji itu orang Bali sering datang ke daerah Gua Widodaren untuk mendapat Tirta suci.&lt;br /&gt;Wikipedia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-7711949549565903254?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/7711949549565903254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=7711949549565903254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7711949549565903254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7711949549565903254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/mahameru-puncak-semeru.html' title='Mahameru (Puncak Semeru)'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgRWthlN0zI/AAAAAAAAANY/TA0sUyBUk8U/s72-c/144.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-235766067094861903</id><published>2009-05-07T02:05:00.003+07:00</published><updated>2009-05-09T16:30:31.733+07:00</updated><title type='text'>Cukang Taneuh (Green Canyon)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgHh_e3KLbI/AAAAAAAAANI/uE2PzJnt0f4/s1600-h/green_canyon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 207px; height: 164px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgHh_e3KLbI/AAAAAAAAANI/uE2PzJnt0f4/s320/green_canyon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332791914515803570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Cukang Taneuh atau Green Canyon adalah salah satu objek wisata di Jawa Barat yang terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis ± 31 km dari Pangandaran.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Objek wisata ini merupakan aliran sungai Cijulang yang menembus gua dengan stalaktit dan stalaknit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mulut gua terdapat air terjun Palatar sehingga suasana di objek wisata ini terasa begitu sejuk. Kegiatan yang dapat dilakukan diantaranya panjat Tebing, berenang, bersampan sambil memancing. Untuk mencapai lokasi ini wisatawan dapat menggunakan perahu yang banyak tersedia di Dermaga Ciseureuh, baik perahu tempel maupun perahu kayuh. Objek wisata ini berdekatan degan objek wisata Batukaras serta Bandar Udara Nusawiru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nama Green Canyon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Green Canyon dipopulerkan oleh seorang Perancis pada tahun 1993. Namun, orang Sunda menyebut Green Canyon dengan sebutan Cukang Taneuh atau dalam bahasa Indonesia berarti Jembatan Tanah. Nama Green Canyon ini juga merupakan pelesetan dari nama Grand Canyon yang ada di Colorado, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;Wikipedia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-235766067094861903?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/235766067094861903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=235766067094861903' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/235766067094861903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/235766067094861903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/cukang-taneuh-green-canyon.html' title='Cukang Taneuh (Green Canyon)'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SgHh_e3KLbI/AAAAAAAAANI/uE2PzJnt0f4/s72-c/green_canyon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-8059014334922332156</id><published>2009-05-04T14:05:00.008+07:00</published><updated>2009-05-12T22:06:43.559+07:00</updated><title type='text'>Gunung Gajah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6XA1K4goI/AAAAAAAAAJc/2C43ZuApIrc/s1600-h/DSC00017.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6XA1K4goI/AAAAAAAAAJc/2C43ZuApIrc/s320/DSC00017.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331865049381765762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terletak di Desa Gongseng Kecamatan Randudongkal (+ 35 Km arah Barat Daya Kota Pemalang). Gunung Gajah memiliki ketinggian + 1.100 meter dari permukaan laut.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dinamakan Gunung Gajah karena bentuknya yang mirip sosok seekor gajah.&lt;br /&gt;Bagi penggemar olah raga panjat tebing gunung ini menyajikan medan yang menantang.&lt;br /&gt;Dari puncak gunung yang sebagian besar terdiri dari bebatuan raksasa ini terhampar panorama yang indah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-8059014334922332156?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/8059014334922332156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=8059014334922332156' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8059014334922332156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8059014334922332156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/gunung-gajah.html' title='Gunung Gajah'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6XA1K4goI/AAAAAAAAAJc/2C43ZuApIrc/s72-c/DSC00017.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-3942413506880398436</id><published>2009-05-04T13:11:00.009+07:00</published><updated>2009-05-12T22:06:58.437+07:00</updated><title type='text'>Curug Bengkawah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6Y2MXr9dI/AAAAAAAAAJ8/21LMGGvIYwM/s1600-h/DSC_0773.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 136px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6Y2MXr9dI/AAAAAAAAAJ8/21LMGGvIYwM/s320/DSC_0773.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331867065654179282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terletak di Desa Sikasur Kecamatan Belik (+ 35 Km arah Selatan Kota Pemalang) merupakan sebuah curug elok dengan ketinggian sekitar 20 meter.&lt;br /&gt;Curug ini mengalirkan air yang tak pernah kering dan menciptakan suasana damai sekitarnya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagi pecinta olah raga hiking, tempat ini amat cocok untuk tujuan rekreasi.&lt;br /&gt;Kondisi yang demikian sangat cocok bagi wisatawan yang ingin melakukan camping maupun hiking di lokasi objek wisata ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi ini, wisatawan dapat mendirikan tenda di tepian telaga, sekaligus melakukan aktivitas memancing atau menikmati suasana keindahan alam pegunungan yang sangat indah sehingga dapat menenteramkan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-3942413506880398436?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/3942413506880398436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=3942413506880398436' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3942413506880398436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3942413506880398436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/curug-bengkawah.html' title='Curug Bengkawah'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6Y2MXr9dI/AAAAAAAAAJ8/21LMGGvIYwM/s72-c/DSC_0773.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-4124704846172900935</id><published>2009-05-04T09:53:00.008+07:00</published><updated>2009-05-12T22:09:31.523+07:00</updated><title type='text'>Memperkenalkan "Seven Summit Indonesia"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6YHUaNy9I/AAAAAAAAAJk/_P96b0YaSfw/s1600-h/Puncakjaya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 118px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6YHUaNy9I/AAAAAAAAAJk/_P96b0YaSfw/s320/Puncakjaya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331866260358417362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Orang-orang sudah tidak asing lagi dengan istilah seven summit, yaitu 7 puncak tertinggi di tujuh benua dunia.&lt;br /&gt;Selaras dengan hal tersebut saya juga ingin mengenalkan konsep Tujuh puncak Indonesia yang mana ketujuh puncak tersebut merupakan puncak tertinggi dari pulau/kepulauan besar utama di Indonesia.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu saya membagi pulau dan kepulauan di Indonesia menjadi tujuh kelompok besar yaitu sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumatera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah sebuah pulau utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah sebuah pulau besar utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bali - Lombok - Sumbawa - Flores&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepulauan ini dianggap sebagai satu kelompok besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalimantan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah sebuah pulau besar utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sulawesi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah sebuah pulau besar utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maluku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepulauan ini ini dianggap sebagai satu kelompok besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah sebuah pulau besar utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengelompokan diatas maka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Seven Summit &lt;/span&gt;Indonesia itu adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumatera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Puncak tertingginya adalah puncak Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.800 m dari permukaan laut. Gunung ini berada di perbatasan propinsi Sumatera Barat dan Jambi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Puncak tertingginya adalah puncak Gunung Semeru dengan ketinggian 3.637 m dari permukaan laut. Gunung ini berada di propinsi Jawa Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bali-Lombok-Sumbawa-Flores&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Puncak tertinggi di kelompok kepulauan ini dipegang oleh puncak Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 m dari permukaan laut. Gunung berada di propinsi Nusa Tenggara Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalimantan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya puncak tertinggi di pulau ini adalah puncak gunung Kinabalu, akan tetapi berhubung puncak tersebut berada di negeri jiran Malaysia, maka tidak termasuk kedalam kelompok tujuh puncak tertinggi di tujuh kepulauan/pulau Indonesia. Untuk itu puncak tertinggi di pulau Kalimantan dipenggang oleh puncak Gunung Bukit Raya dengan ketinggian 2.278m dari permukaan laut. Gunung ini berada di perbatasan propinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sulawesi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Puncak tertinggi dipulau ini adalah puncak Pegunungan Latimojong dengan nama puncak tertingginya yaitu puncak Rante Mario dengan ketinggian 3.430 m dari permukaan laut.&lt;br /&gt;Berada di propinsi Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maluku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan puncak tertingginya Gunung Binaiya dengan ketinggian 3.027 m dari permukaan laut berada di pulau seram maluku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Puncak tertinggi di pulau ini dipegang oleh pegunungan Jaya Wijaya dengan puncak tertingginya Carstenzs dengan ketinggian 4.884 m dari permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengenalkan konsep tujuh puncak di tujuh pulau/kepulauan utama Indonesia ini dengan harapan teman-teman sesama mountaineer Indonesia juga bisa berbangga karena negara kita banyak sekali gunung-gunung yang bisa didaki dan memiliki pemandangan yang indah serta juga sisi petualangan yang tak kalah serunya. Mungkin dengan konsep tujuh puncak ini kita juga bisa lebih memajukan minat wisata petualangan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah anda mendaki ketujuh puncak tersebut???&lt;br /&gt;Nature Trekker&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-4124704846172900935?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/4124704846172900935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=4124704846172900935' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4124704846172900935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4124704846172900935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/memperkenalkan-seven-summit-indonesia.html' title='Memperkenalkan &quot;Seven Summit Indonesia&quot;'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6YHUaNy9I/AAAAAAAAAJk/_P96b0YaSfw/s72-c/Puncakjaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-1287210875226634719</id><published>2009-05-04T01:47:00.009+07:00</published><updated>2009-05-12T22:10:40.285+07:00</updated><title type='text'>Gunung Rinjani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6YV0OOEdI/AAAAAAAAAJs/LzA1K7aPYJg/s1600-h/trekking020.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 121px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6YV0OOEdI/AAAAAAAAAJs/LzA1K7aPYJg/s320/trekking020.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331866509416206802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Berapi Rinjani yang terletak di Pulau Lombok di Indonesia merupakan gunung berapi yang kedua tertinggi di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera. Ketinggian Gunung Kerinci 3,805 meter, sedangkan ketinggian Gunung Rinjani 3,726 meter di atas permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gunung Berapi Rinjani terletak pada lintang 8Âº25" S dan 116Âº28" T, merupakan gunung favorit bagi pendaki-pendaki di Indonesia kerana keindahan pemandangannya. Gunung ini terletak di Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41,330 hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejarah Letusan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. 10 - 12 September 1847&lt;br /&gt;2. 8 - 10 Agustus 1884 (+/- 1 hari)&lt;br /&gt;3. 30 November - 2 Desember 1900&lt;br /&gt;4. 1 - 2 Jun 1901&lt;br /&gt;5. 29 April 1906 - ?&lt;br /&gt;6. 30 November - 2 Desember 1909&lt;br /&gt;7. 4 November 1915 - ?&lt;br /&gt;8. 30 Mei 1941&lt;br /&gt;9. 25 Desember 1943 - 1 Januari 1944&lt;br /&gt;10. 1949 - 1950&lt;br /&gt;11. 15 Oktober 1953 +/- 45 hari&lt;br /&gt;12. September 1965 - ?&lt;br /&gt;13. 28 Maret 1966 - 8 Agustus 1966&lt;br /&gt;14. 3 Jun - 21 November 1994&lt;br /&gt;15. September 1995&lt;br /&gt;16. 1 - 5 Oktober 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Rinjani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah hutan di Gunung Rinjani termasuk hutan jenis heterogen dan homogen pada daerah daerah-daerah tertentu. Sekitar ketinggian 1000 sampai 2000 (atas laut) dapat ditemui jenis tumbuh-tumbuhan seperti Beringin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Ficus superb)&lt;/span&gt;, Garu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Dysoxylum sp)&lt;/span&gt;, Bayur, dan areal perkebunan penduduk yang ditanami sayur-sayuran seperti kentang, cabe, kol, juga bawang. trus sekitar ketinggian 2000 sampe 3000 mulai banyak pohon-pohon cemara Gunung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Casuarina junghuniana)&lt;/span&gt;. Sampai ketinggian 3000 ke atas cuma terdapat jenis rumput-rumputan dan edelweiss/bunga abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling eksotis di Rinjani adalah danau Segara Anak (Segara artinya Laut dan Anak artinya anak) yang terbentuk secara vulkanik akibat letusan Gunung Rinjani. Masyarakat menyebutnya segara/laut karena warna air danau ini adalah biru seperti laut. Danau ini terletak di ketinggian 2800 M, terdapat banyak ikan maupun flora fauna lainnya. Ikan-ikan yang banyak terdapat di danau ini adalah ikan mas, mujair dan ikan harper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya pendakian bulan Februari 2005 tim pendaki dari Astacala berhasil menombak ikan mas seberat 3,5 kg. Danau Segara Anak oleh masyarakat sekitar dipercaya mempunyai keajaiban yang dapat menyembuhkan penyakit, juga untuk pemujaan mendapatkan benda-benda yang sakti. Di dekat Danau Segara Anak terdapat gunung kecil yang disebut Gunung Baru jari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(gunung baru jadi/new mount)&lt;/span&gt;. Jarang orang yang bisa ke puncak Gunung Baru tersebut walaupun menurut informasi sudah ada jalur menuju kesana, mungkin hal ini disebabkan karena Gunung Baru tersebut masih aktif dan mengeluarkan gas.&lt;br /&gt;Dunia Lombok&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-1287210875226634719?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/1287210875226634719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=1287210875226634719' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1287210875226634719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1287210875226634719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/gunung-rinjani.html' title='Gunung Rinjani'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6YV0OOEdI/AAAAAAAAAJs/LzA1K7aPYJg/s72-c/trekking020.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-3887086674361778848</id><published>2009-05-04T01:31:00.008+07:00</published><updated>2009-05-12T22:11:44.183+07:00</updated><title type='text'>Taman Nasional Gunung Halimun-Salak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6Ylq3nKaI/AAAAAAAAAJ0/g8p--e2Il7k/s1600-h/gunung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 211px; height: 153px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6Ylq3nKaI/AAAAAAAAAJ0/g8p--e2Il7k/s320/gunung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331866781783370146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di TNGHS terdapat beberapa potensi obyek wisata alam, sejarah dan aktivitas budaya masyarakat lokal yang dapat dikembangkan menjadi paket-paket kegiatan pariwisata khususnya kegiatan ekowisata, seperti :&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Air Terjun (Curug)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan air terjun merupakan salah satu daya tarik yang banyak diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Pada umumnya air terjun terbentuk karena terjadinya patahan kulit bumi sehingga aliran air terpotong membentuk loncatan air sesuai prinsip aliran air dari ketinggian ke tempat yang lebih rendah.&lt;br /&gt;TNGHS mempunyai banyak air terjun, seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curug Cimantaja dan Curug Cipamulan, terletak di desa Cikiray, kecamatan Cikidang dan kabupaten Sukabumi&lt;br /&gt;Curug Piit (Curug Cihanjawar), Curug Walet dan&lt;br /&gt;Curug Cikudapaeh, terdapat di sekitar Perkebunan Teh Nirmala&lt;br /&gt;Curug Citangkolo, terletak di desa Mekarjaya, kecamatan Kabandungan, kabupaten Sukabumi&lt;br /&gt;Curug Ciberang dan Curug Cileungsing, terletak di sekitar kampung Leuwijamang&lt;br /&gt;Curug Ciarnisah, terletak di sekitar kampung Cibedug Taman Nasional Gunung Halimun-Salak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Di Gunung Salak terdapat beberapa curug diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Curug Cangkuang (Cidahu)&lt;br /&gt;Curug Pilung (Girijaya)&lt;br /&gt;Curug Cibadak (Cijeruk)&lt;br /&gt;Curug Citiis (Ciapus)&lt;br /&gt;Curug Nangka (Taman Sari)&lt;br /&gt;Curug Ciputri (Tenjolaya)&lt;br /&gt;Curug Cihurang, Cirug Cigamea&lt;br /&gt;Curug Ngumpet dan Curug Seribu (Pamijahan)&lt;br /&gt;Curug Cibereum (Jayanegara).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Puncak Gunung &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;TNGHS memiliki beberapa puncak gunung dengan ketinggian antara 1.700 – 2.211 m dpl. Secara resmi beberapa jalur pendakian ke puncak gunung di TNGHS belum dibuka dan ditata secara khusus. Tetapi beberapa puncak gunung dan hutan yang relatif masih lebat telah menarik didaki dan dikunjungi oleh berbagai kelompok pecinta alam, dengan memenuhi syarat pendakian : seperti membuat ijin pendakian, mempelajari peta jalur pendakian, pendakian didampingi petugas / orang yang sudah mengetahui jalur pendakian, mempersiapkan diri secara fisik dan perbekalan makanan yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Beberapa puncak gunung yang menarik didaki :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Gunung Halimun Utara (1.929 m dpl.)&lt;br /&gt;Gunung Botol (1.720 m dpl.)&lt;br /&gt;Gunung Sanggabuana (1.919 m dpl.)&lt;br /&gt;Gunung Kendeng Selatan (1.680 m dpl.)&lt;br /&gt;Gunung Halimun Selatan (1758 m dpl.)&lt;br /&gt;Gunung Puncak Salak 1 (2211 m dpl.)&lt;br /&gt;Gunung Puncak Salak 2 (2190 m dpl.)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di antara puncak-puncak yang umum dan menarik didaki di TNGHS adalah Puncak Gunung Salak 1 karena paling tinggi.&lt;br /&gt;Adapun jalur pendakian ke puncak Gunung Salak sudah diketahui dan dirintis oleh para pendaki gunung melalui beberapa jalur masuk. Saat ini untuk mendaki Puncak Gunung Salak 1, harus dapat memenuhi persyaratan pendakian gunung dan mengurus ijin pendakian di Kantor BTNGHS di Kabandungan, Sukabumi.&lt;br /&gt;Adapun jalur pendakian yang relatif aman dan umum digunakan adalah melalui jalur Javana Spa/Cangkuang, Cidahu –Simpang Kawah Ratu–Puncak Salak 1. Atau Pasir Reungit, Gunung Bunder–Kawah Ratu–Simpang Kawah/ Puncak Salak 1 – Puncak Salak 1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Kawah Ratu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan dimasukannya Gunung Salak ke dalam pengelolaan TNGHS, saat ini terdapat fenomena alam yang menarik di TNGHS adalah Kawah Ratu, berada di lereng puncak Gunung Salak 1 dan di tengah hutan yang relatif masih baik. Untuk menuju tempat ini, dapat melalui jalur Cangkuang atau melalui Pasir Reungit, Gunung Bunder. Di lokasi ini pengunjung harus berhati-hati, tidak boleh lama dan terlalu dekat sumber-sumber uap panas, karena setiap saat dapat terjadi gas-gas beracun yang sangat berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Bumi Perkemahan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Salah satu kegiatan yang dapat dikembangkan di TNGHS adalah berkemah di bumi perkemahan yang sudah tersedia sumber air dan kamar mandi. Lokasinya terdapat di Citalahab, Cikelat, Wates, Cangkuang, Sukamantri dan Gunung Bunder.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Candi Cibedug &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Candi Cibedug terletak sekitar 10 km sebelah Barat desa Citorek yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 3 jam. Situs Candi yang berukuran kecil ini merupakan salah satu peninggalan kerajaan di Jawa Barat beberapa ratus tahun yang lalu. Situs ini banyak dikunjungi orang dari luar daerah untuk berziarah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Gunung Batu dan Cadas Belang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di dalam kawasan TNGHS juga terdapat lokasi-lokasi yang dipercayai mempunyai kekuatan spiritual, sehingga beberapa pengunjung datang untuk maksud berziarah. Seperti di Gunung Batu terdiri dari dinding batu yang terletak pada puncak bukit, sering digunakan untuk tempat penziarahan. Lokasi ini terletak di desa Mekarjaya dapat dicapai dengan jalan kaki sekitar 2 jam dari kampung Cigadog.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Stasiun Penelitian dan Wisma Peneliti Cikaniki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lokasinya terdapat di dalam hutan Cikaniki dekat kampung Citalahab. Saat ini Stasiun Penelitian selain dapat digunakan untuk kegiatan penelitian juga dapat digunakan untuk kunjungan ekowisata.&lt;br /&gt;Peneliti dan pengunjung ekowisata dapat menginap di Wisma Peneliti yang letaknya berdampingan dengan Stasiun Penelitian. Wisma ini berkapasitas 20 orang yang terdiri dari 1 kamar VIP dan 4 kamar standard yang dapat diisi masing-masing 4 orang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jalur Interpretasi (Loop Trail) dan Wisma Tamu Citalahab &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jalan setapak Cikaniki - Citalahab sepanjang 3,8 km dibuat pada tahun 1997, jalur ini telah dilengkapi dengan pal hekto meter (HM), papan petunjuk dan shelter. Setelah HM 15, pada jalur ini terdapat dua alternalif jalan yaitu yang langsung ke kampung Citalahab Sentral dimana terdapat wisma tamu dan home stay yang dikelola masyarakat lokal atau yang berputar ke perkebunan teh Nirmala blok Citalahab Bedeng sekitar 3,8 km. Sepanjang jalur ini dapat menikmati berbagai flora fauna menarik yang akan memberi pengalaman baru bagi pengunjung berjalan di dalam hutan tropis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jembatan Tajuk (Canopy Trail) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jembatan gantung yang menghubungkan antara pepohonan sepanjang 100 m, lebar 0,6 m dengan ketinggian 20–25 m dari atas tanah dilengkapi dengan tangga naik. Jembatan ini terletak sekitar 200 m dari Stasiun Penelitian Cikaniki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Sumber Air Panas &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di TNGHS terdapat beberapa sumber air panas yang masih alami seperti di Cisukarame dan di Gunung Menir, maupun yang sudah dibuka sebagai tempat rekreasi, seperti di Gunung Salak Endah, Cisolok dan Cipanas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Perkebunan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkebunan di sekitar TNGHS termasuk pemandangan alam yang menarik dan banyak dijumpai dalam perjalanan menuju kawasan TNGHS. Umumnya di wilayah kabupaten Sukabumi dan Bogor terdapat beberapa perkebunan teh yaitu perkebunan teh Jayanegara, Cianten, Pasir Madang dan Parakansalak. Bahkan jauh sebelum TNGHS ditetapkan, di tengah taman nasional juga terdapat enclave perkebunan teh Nirmala yang luasnya sekitar 997 ha.&lt;br /&gt;Selain perkebunan teh saat ini disekitar TNGHS juga terdapat perkebunan kelapa sawit, seperti di Kelapa Nunggal, Cikidang, Cisolok dan juga sepanjang jalan dari Cigudeg di kabupaten Bogor menuju kota Rangkasbitung, kabupaten Lebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Arung Jeram dan Pantai Selatan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dari Sukabumi atau Cibadak menuju Pelabuhanratu dan terus ke Bayah selain menyusuri bagian tenggara atau selatan TNGHS juga akan melintasi jalur wisata arung jeram (sungai Citarik dan sungai Citatih) serta pantai selatan yang indah seperti pantai Karang Hawu, Karang Taraje dan Sawarna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Seren Taun &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat adat kasepuhan Banten Kidul yang tinggal di sekitar TNGHS sampai saat ini masih mempunyai karakteristik budaya yang khas. Dimana setiap tahun setelah panen padi mereka mengadakan kegiatan adat yang disebut seren taun sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan dalam pertanian khususnya padi yang merupakan makanan pokok masyarakat.&lt;br /&gt;Kegiatan seren taun selain untuk warga kasepuhan juga dapat disaksikan oleh masyarakat umum lainnya termasuk untuk kunjungan wisata budaya karena banyak kegiatan menarik yang dapat dilihat. Jadwal pelaksanaannya antara bulan Juni - Desember setiap tahun, tergantung perhitungan waktu masing-masing kelompok kasepuhan. Beberapa seren taun yang menarik untuk dikunjungi dan dilihat adalah seren taun di kasepuhan Ciptagelar, Sirnaresmi, Ciptamulya, Cicarucub, Cisitu, Cisungsang, Citorek dan Urug.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Kuburan Keramat dan situs-situs masa lampau &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain situs Candi Cibedug dan Gunung Batu di TNGHS juga terdapat beberapa kuburan keramat dan situs-situs lainnya yang belum terungkap, bahkan ada yang berbentuk “batu berundak” seperti peninggalan masa-masa kerajaan dahulu. Walaupun terdapat di lokasi yang cukup sulit, sering orang berkunjung untuk berziarah seperti ke kuburan keramat di puncak Gunung Salak 1 dan ke lereng puncak Halimun Selatan.&lt;br /&gt;Beberapa lokasi situs lainnya seperti situs Genterbumi di kampung Pangguyangan, situs Ciawitali di Gunung Bodas dan situs Ciarca di kecamatan Cikakak, situs Girijaya di kecamatan Cidahu, Sukabumi, situs Cibalay di kecamatan Tenjolaya, situs Batu Kipas, Lewijamang di kecamatan Sukajaya, Bogor dan situs Gunung Bedil di kecamatan Cibeber, Lebak.&lt;br /&gt;TNGH-SALAK&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-3887086674361778848?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/3887086674361778848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=3887086674361778848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3887086674361778848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3887086674361778848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/taman-nasional-gunung-halimun-salak.html' title='Taman Nasional Gunung Halimun-Salak'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6Ylq3nKaI/AAAAAAAAAJ0/g8p--e2Il7k/s72-c/gunung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-1802395312255627953</id><published>2009-05-04T01:08:00.010+07:00</published><updated>2009-05-12T22:13:58.568+07:00</updated><title type='text'>Jalur Resmi Pendakian Gunung Rinjani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6ZgZLp2GI/AAAAAAAAAKE/wI4RCpzYsGQ/s1600-h/RINMAP.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 112px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6ZgZLp2GI/AAAAAAAAAKE/wI4RCpzYsGQ/s320/RINMAP.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331867790647875682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada beberapa jalur utama dan resmi yang sering dugunakan oleh pendaki ke Gunung Rinjani. Berikut jalur-jalur tersebut:&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jalur Sembalun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mataram - Sembalun (± 4-5 jam kendaraan umum)&lt;br /&gt;- Sembalun Lawang - Puncak Gunung Rinjani ( ± 7 Jam Jalan Kaki)&lt;br /&gt;- Sembalun Lawang - Danau Segara Anak (± 2-3 Jam Jalan Kaki )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jalur Senaru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mataram - Senaru (Â± 3-4 Jam Kendaraan Umum)&lt;br /&gt;- Senaru - Danau Segara Anak (Â± 7-10 Jam Jalan Kaki)&lt;br /&gt;- Danau Segara Anak - Pelawangan Sembalun (Â± 4 Jam Jalan Kaki)&lt;br /&gt;- Pelawangan Sembalun - Puncak Rinjani (Â± 2-3 Jam Jalan Kaki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jalur Torean&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mataram - Torean (Â± 4-5 Jam Kendaraan Umum)&lt;br /&gt;- Torean - Danau Segara Anak (Â± 8-9 Jam Jalan Kaki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jalur Senaru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur pendakian Senaru merupakan jalur pendakian paling ramai, hal ini disebabkan selain sebagai jalur wisata treking juga kerap dipergunakan sebagai jalur pendakian oleh masyarakat adat yang akan melakukan ritual adat/keagamaan di puncak Rinjani atau Danau Segara Anak. Pusat Pendakian Terpadu (Rinjani Trek Centre) Senaru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute pendakian yaitu Senaru - Pelawangan Senaru - Danau Segara Anak dengan berjalan kaki memakan waktu Â± 10 - 12 jam melalui trail wisata yang berada dalam hutan primer dan sepanjang jalan trail telah disediakan sarana peristirahatan pada setiap pos. Dari pintu gerbang Senaru sampai Danau Segara Anak terdapat tiga pos. Sepanjang jalan trail pengunjung dapat menikmati keindahan hutan belantara dan bebatuan yang menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh informasi mengenai pendakian Gunung Rinjani telah disediakan Pusat Pendakian Terpadu (Rinjani Trek Centre) atas kerjasama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dengan NZAID (New Zealand Asistance International Development), Dari Danau Segara Anak bila anda ingin melanjutkan perjalan ke Puncak Gunung Rnjani anda harus menuju ke pelawangan sembalun yang membutuhkan waktu Â± 4 Jam, dari pelawangan sembalun ke Pucak Rinjani membutuhkan waktu 4 - 5 Jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendakian ke puncak umumnya dilakukan pada pukul 02 dinihari, ini dimaksudkan agar pada pagi harinya dapat menikmati matahari terbit (Sunrise) dari Pucak Gunung Rinjani serta dapat menikmati pemandangan seluruh pulau Lombok bahkan pulau Bali apabila cuaca cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jalur Sembalun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur Sembalun merupakan jalur yang ramai dilalui oleh pengunjung terutama oleh para penggemar treking. Rute yang dilalui adalah gerbang sembalun lawang - pelawangan sembalun-puncak rinjani memakan waktu 9 - 10 jam. Jalur ini sangat dramatis dan mengesankan trail wisata yang anda lalui merupakan padang savana dan punggung gunung yang berliku-liku dengan jurang disebelah kiri dan kanan jalur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan jalur senaru, jalur pendakian ini tidak terlalu curam, namun karena didominasi oleh padang savana menjadikan perjalanan anda bermandikan peluh oleh teriknya matahari yang menyengat, namun semua itu akan sirna saat anda dibuat terpana oleh indahnya pemandangan padang dan hutan yang luas sepanjang lembah-lembah nan hijau disebelah timur Gunung Rinjani, bahkan mata anda akan dimanjakan oleh indahnya selat Alas dan Pulau Sumbawa di kejauhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba di puncak Rinjani anda bisa beristirahat sejenak sembari menikmati panorama alam dan berbangga diri telah menginjakkan kaki disalah satu kaki langit di Indonesia serta menimbulkan rasa kekaguman akan ciptaan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jalur Torean&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang jalur ini, dari Desa Torean menuju kali Tiu (batas TNGR) yang merupakan Pos I pendakian dapat dijumpai ladang, padang pengembalaan, perkebunan dan merupakan kawasan Hutan Produksi. Kemiringan 20 -45% jarak desa Torean dengan batas TNGR (Pos I) Â± Km 5,00 Km dengan kemiringan Â±10-30%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flora yang dapat dijumpai yakni: Bajur, Klokos Udang, Rotan Hutan, Bangsal, Lengsir, Jambu, Bunut, Blimbing Hutan, Juwet, Paku-pakuan, Ketimunan, Rajumas, Tapan Dawa. Sedangkan Fauna yang dapat dijumpai yakni: beberapa jenis burung (perkici, Daweuh, Kecial, Srigunting).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak dari Pos III Torean menuju ke Plawangan ToreanÂ± 3,50 Km dengan kemiringan Â± 30 -40%, sepanjang perjalanan kita akan berada dalam apitan 2 buah gunung dan kita juga dapat menikmati aliran sungai (Kokok) Putih.&lt;br /&gt;Dunia Lombok&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-1802395312255627953?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/1802395312255627953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=1802395312255627953' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1802395312255627953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1802395312255627953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/jalur-resmi-pendakian-gunung-rinjani.html' title='Jalur Resmi Pendakian Gunung Rinjani'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6ZgZLp2GI/AAAAAAAAAKE/wI4RCpzYsGQ/s72-c/RINMAP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-6308431928283137795</id><published>2009-05-02T12:32:00.007+07:00</published><updated>2009-05-12T22:15:58.491+07:00</updated><title type='text'>Nama Gunung di Jawa</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukittunggul Memiliki Tinggi 2.203 meter&lt;br /&gt;Burangrang Memiliki Tinggi 2.064 meter&lt;br /&gt;Cikurai Memiliki Tinggi 2.821 meter&lt;br /&gt;Cireme Memiliki Tinggi 3.078 meter&lt;div class="fullpost"&gt;Galunggung Memiliki Tinggi 2.168 meter&lt;br /&gt;Gede Memiliki Tinggi 2.958 meter&lt;br /&gt;Guntur Memiliki Tinggi 2.249 meter&lt;br /&gt;Kancana Memiliki Tinggi 2.182 meter&lt;br /&gt;Malabar Memiliki Tinggi 2.321 meter&lt;br /&gt;Masigit Memiliki Tinggi 2.078 meter&lt;br /&gt;Pangrango Memiliki Tinggi 3.019 meter&lt;br /&gt;Papandayan Memiliki Tinggi 2.665 meter&lt;br /&gt;Patuha Memiliki Tinggi 2.434 meter&lt;br /&gt;Salak Memiliki Tinggi 2.211 meter&lt;br /&gt;Tangkuban Perahu Memiliki Tinggi 2.084 meter&lt;br /&gt;Telaga Bodas Memiliki Tinggi 2.201 meter&lt;br /&gt;Tilu Memiliki Tinggi 2.040 meter&lt;br /&gt;Wayang Memiliki Tinggi 2.181 meter&lt;br /&gt;Windu Memiliki Tinggi 2.054 meter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismo Memiliki Tinggi 2.365 meter&lt;br /&gt;Merapi Memiliki Tinggi 2.914 meter&lt;br /&gt;Merbabu Memiliki Tinggi 3.142 meter&lt;br /&gt;Muria Memiliki Tinggi 1.602 meter&lt;br /&gt;Perahu Memiliki Tinggi 2.565 meter&lt;br /&gt;Rogo Jembangan Memiliki Tinggi 2.177 meter&lt;br /&gt;Slamet Memiliki Tinggi 3.418 meter&lt;br /&gt;Sumbing Memiliki Tinggi 3.371 meter&lt;br /&gt;Sindoro Memiliki Tinggi 2.151 meter&lt;br /&gt;Ungaran Memiliki Tinggi 2.050 meter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjasmoro Memiliki Tinggi 2.282 meter&lt;br /&gt;Argomayang Memiliki Tinggi 2.198 meter&lt;br /&gt;Argopuro Memiliki Tinggi 3.088 meter&lt;br /&gt;Arjuna Memiliki Tinggi 3.339 meter&lt;br /&gt;Bromo Memiliki Tinggi 2.392 meter&lt;br /&gt;Butak Memiliki Tinggi 2.868 meter&lt;br /&gt;Cemarakuning Memiliki Tinggi 2.248 meter&lt;br /&gt;Jambangan Memiliki Tinggi 2.482 meter&lt;br /&gt;Kawi Memiliki Tinggi 2.651 meter&lt;br /&gt;Kelud Memiliki Tinggi 1.731 meter&lt;br /&gt;Lawu Memiliki Tinggi 3.265 meter&lt;br /&gt;Liman Memiliki Tinggi 2.512 meter&lt;br /&gt;Mahameru Memiliki Tinggi 3.676 meter&lt;br /&gt;Merapi Memiliki Tinggi 2.800 meter&lt;br /&gt;Raung Memiliki Tinggi 3.332 meter&lt;br /&gt;Suket Memiliki Tinggi 2.950 meter&lt;br /&gt;Welirang Memiliki Tinggi 3.166 meter&lt;br /&gt;Wilis Memiliki Tinggi 2.169 meter&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-6308431928283137795?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/6308431928283137795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=6308431928283137795' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/6308431928283137795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/6308431928283137795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/05/nama-gunung-di-jawa.html' title='Nama Gunung di Jawa'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-1033753765473219793</id><published>2009-04-20T05:26:00.010+07:00</published><updated>2009-05-12T22:12:29.290+07:00</updated><title type='text'>Kenikmatan Mendaki Gunung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6bDIShOVI/AAAAAAAAAKc/cRKt4nguGh8/s1600-h/Papandayan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 121px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6bDIShOVI/AAAAAAAAAKc/cRKt4nguGh8/s320/Papandayan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331869486920317266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak orang masih bertanya - tanya sampai sekarang, ”Apa sih enaknya naik gunung?”.&lt;br /&gt;Badan capai, dingin, lapar, dan bisa mati juga, seperti orang kurang kerjaan saja. Tapi sebenarnya kalau kita tahu trik-trik dalam pendakian gunung kegiatan ini ternyata bisa juga dinikmati dan aman-aman saja selama kita tahu batas kemampuan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali yang harus di ketahui dalam perjalanan pendakian gunung adalah bagaimana teknik berjalan, tentu agak aneh juga kedengarannya. Setiap orang yang punya kaki dan tidak lumpuh pasti bisa berjalan, terus apalagi yang harus dipelajari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keseimbangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah jawaban mengapa kita wajib belajar lagi tentang teknik berjalan di gunung. Di sana, cara berjalan kita tak sama seperti saat kita berjalan di jalan-jalan perkotaan. Di gunung kita harus membawa banyak beban di punggung kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ditambah faktor medan perjalanan yang kadang harus mendaki punggungan-punggungan gunung yang curam, atau melintasi lembah panjang tak bertepi, bahkan kadang-kadang menuruni ceruk-ceruk dalam yang teramat kelam pada akhirnya. Dengan situasi medan seperti itu ditambah dengan beban berat di punggung, maka faktor keseimbangan tubuh adalah mutlak untuk dipelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka itu diperlukan harmoni untuk mencapainya. Aturan napas dan gerak langkah haruslah seirama satu sama lainnya. Seperti juga dalam sebuah orkes simfoni, keterpaduan antara pengaturan permainan napas yang disingkronkan dengan gerak langkah yang tidak kaku menjadi sebuah harmonisasi nada tersendiri. Dan jadikan gerak melangkah dalam perjalanan itu sebuah seni tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar ada beberapa prinsip dalam berjalan yang harus dituruti. Seperti melangkahlah dengan langkah-langkah kecil saja. Sebab langkah yang terlalu lebar membuat beban yang dibawa menjadi hanya bertumpu pada satu kaki saja, sehingga membuat keseimbangan kaki menjadi gampang goyah. Selain itu keuntungan lain yang&lt;br /&gt;didapat dengan melangkah kecil-kecil adalah membuat napas lebih mudah diatur. Hal ini berdampak langsung pada sistem penghematan tenaga yang terbuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang efek samping yang paling kentara dari berjalan dengan langkah kecil ini adalah melambatnya irama jalan. Tapi itu lebih baik adanya daripada berjalan cepat-cepat tapi banyak istirahat yang dibutuhkan. Sedangkan parameter yang dapat dijadikan pegangan untuk mengetahui sampai batas seberapa kita melebihi irama jalan adalah saat kita mulai merasa sulit berbicara dengan rekan seperjalanan. Ini biasanya disebabkan karena irama napas yang mulai tidak teratur dan hal tersebut menjadi tanda bahwa berarti kita berjalan terlalu cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teknik Istirahat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat seorang pehobi mendaki gunung berpengalaman, berjalan terus-menerus selama dua sampai tiga jam tanpa istirahat bukanlah berat. Tingginya jam jalan dan latihan yang terus-menerus membuat stamina dan kekuatan seperti itu bisa diperoleh. Buat ukuran kita, para awam dapat berjalan satu jam terus-menerus dengan diselingi istirahat selama sepuluh menit adalah wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat istirahat juga banyak faktor yang harus diperhatikan. Seperti, duduklah dengan kaki menyelonjor lurus ke depan. Karena hal ini dapat melancarkan kembali aliran darah yang sebelumnya hanya terpusat ke kaki. Usahakan cari tempat yang tidak terlalu berangin, karena angin dapat mengerutkan otot yang sedang beristirahat tersebut. Minum air yang berenergi dan bukalah sedikit makanan ringan yang kita bawa, untuk mempercepat proses recovery pada tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat yang mengira bahwa meneguk minuman keras di gunung itu baik adalah salah adanya. Memang kehangatan bisa kita dapat dari minuman tersebut tapi pembuluh darah dalam kulit menjadi mengembang dan memberi kesempatan udara dingin masuk ke dalam tubuh. Kehangatan sesaat yang kita terima tidak seimbang dengan akibat setelahnya, yaitu kedinginan dalam jangka waktu lama. Lagipula tak baik bila meminum minuman keras bila sedang dalam berjalan di gunung, selain bisa mengakibatkan mabuk yang bisa berdampak bahaya untuk si pendaki sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atur waktu istirahat, jangan terlalu lama juga. Selain sayang pada otot-otot kaki yang sudah memanas dan kencang menjadi mengendur karena kelamaan istirahat. Tapi, bila dirasakan Anda memerlukan istirahat lebih lama dari biasanya itu pertanda Anda berjalan terlalu cepat. Dan bila tiba-tiba tiap setengah jam atau kurang Anda merasa membutuhkan istirahat itu berarti pertanda tubuh kita sudah terlalu lemah dan lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah kelelahan ini haruslah dipertimbangkan masak-masak. Bila hal ini terjadi tak jauh dari puncak tempat tujuan mungkin kita bisa memaksakan untuk mencapainya. Tapi, bila terjadi di tengah perjalanan dan puncak tempat tujuan kita masih terasa jauh dari depan mata lebih disarankan mengambil istirahat panjang, kalau perlu dirikan tenda untuk beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih lokasi istirahat juga harus memperhatikan banyak hal. Pilihlah lokasi istirahat yang memiliki pemandangan indah, karena paling tidak secara psikologis menikmati pemandangan dapat mengurangi perasaan lelah yang timbul selama dalam perjalanan. Makan dan minum secukupnya, kalau perlu dimasak dahulu agar hangat dan segar. Baik juga kalau kita memakan sedikit garam untuk menghindari keram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Medan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya yang perlu diperhatikan saat berjalan di gunung adalah memperhatikan betul medan yang akan kita tempuh. Medan yang berumput dan terjal kadang membahayakan, apalagi saat basah karena hujan atau embun pada pagi hari. Bila kita tak berhati-hati melewatinya, tergelincirlah akibatnya. Apalagi bila kita memakai sepatu yang tidak mempunyai sol ber-‘kembang’ yang layak. Sama juga seperti pada medan yang berlumpur dan becek, cenderung licin dan berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daerah yang penuh kerikil dan batu-batu tajam disarankan berhati-hati dan tidak bertindak ceroboh. Tidak berbeda juga di saat kita menemui daerah dengan batu-batu besar seperti saat di sungai. Kalau bisa melompat dari satu batu ke batu lainnya lebih disarankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ini memerlukan kecepatan gerak dan ketepatan dalam melangkah, karena kadang batu tempat kita berpijak sudah bergulir saat kita akan pindah ke batu yang lain. Faktor kelelahan dan pengalaman juga bisa menjadi acuan bila ingin meloncat-loncat seperti ini. Bila kita sudah terlalu lelah cara yang paling aman adalah dengan menaiki satu per satu batu-batu tersebut dan memeriksa dahulu batu-batu yang akan dipijak agar tidak bergulir nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi bila menemui daerah dengan karakter berpasir. Berjalan mendaki di daerah seperti ini lebih sukar daripada berjalan di atas tanah keras. Setiap kali dua kali melangkah ke atas tanah akan melorot ke bawah sebanyak satu langkah. Kadang-kadang perlulah menyepakkan kaki agar tanah memadat dan tidak melorot lagi. Bila kita menjadi orang kedua kita bisa mempergunakan jalur yang pernah dilalui orang pertama, hal ini bisa menghemat tenaga karena tanah berpasir bekas jejak menjadi lebih padat dan keras.&lt;br /&gt;Juga jangan cepat percaya pada pepohonan kecil-kecil yang berada di pinggir-pinggir tebing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali pohon tersebut tak cukup kuat untuk menahan tubuh kita, sehingga gampang tercabut saat kita memakainya untuk menahan bobot badan. Pakailah pohon-pohon tersebut hanya sebagai keseimbangan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terburu-buru mengambil keputusan memotong lintasan yang sudah ada. Memang kadang lintasan tersebut terasa jauh bila kita melewatinya. Tapi percayalah, hal tersebut biasanya dikarenakan faktor mengikuti bentukan alam yang ada di daerah tersebut. Memang itu adanya jalur yang terbaik. Juga biasanya jalur-jalur memotong itu lebih sulit adanya, lebih baik jalan sedikit melingkar tapi dapat menghemat tenaga daripada mengikuti lintasan memotong tapi terkuras tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, patut diulang lagi. Ucapan-ucapan yang mengatakan bahwa naik gunung itu susah adalah bohong belaka. Ternyata kita bisa menikmatinya, dan bahaya-bahaya yang timbul di sana sebenarnya bisa diminimalkan dengan cara meningkatkan pengetahuan tentang kegiatan tersebut. Dan dengan menjadikan sebuah perjalanan menjadi sebuah seni adalah cara tersendiri dalam menikmati ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-1033753765473219793?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/1033753765473219793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=1033753765473219793' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1033753765473219793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1033753765473219793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/kenikmatan-mendaki-gunung.html' title='Kenikmatan Mendaki Gunung'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6bDIShOVI/AAAAAAAAAKc/cRKt4nguGh8/s72-c/Papandayan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-1758123261463455660</id><published>2009-04-19T09:37:00.006+07:00</published><updated>2009-05-09T16:41:35.396+07:00</updated><title type='text'>Naik Gunung, Jangan di Anggap Enteng</title><content type='html'>Mendaki gunung seperti kegiatan petualangan lainnya merupakan sebuah aktivitas olahraga berat. Kegiatan itu memerlukan kondisi kebugaran pendaki yang prima. Bedanya dengan olahraga yang lain, mendaki gunung dilakukan di tengah alam terbuka yang liar, sebuah lingkungan yang sesungguhnya bukan habitat manusia, apalagi anak kota.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pendaki yang baik sadar adanya bahaya yang bakal menghadang dalam aktivitasnya yang diistilahkan dengan bahaya obyektif dan bahaya subyektif. Bahaya obyektif adalah bahaya yang datang dari sifat-sifat alam itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja gunung memiliki suhu udara yang lebih dingin ditambah angin yang membekukan, adanya hujan tanpa tempat berteduh, kecuraman permukaan yang dapat menyebabkan orang tergelincir sekaligus berisiko jatuhnya batu-batuan, dan malam yang gelap pekat. Sifat bahaya tersebut tidak dapat diubah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, sering kali para pendaki pemula menganggap mendaki gunung sebagai rekreasi biasa. Apalagi untuk gunung-gunung populer dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“mudah” &lt;/span&gt;didaki, seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gede, Pangrango&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salak&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Akibatnya, mereka lalai dengan persiapan fisik maupun perlengkapan pendakian.&lt;br /&gt;Tidak jarang di antara tubuh mereka hanya berlapiskan kaus oblong dengan bekal biskuit atau air ala kadarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak dapat diubah, sebenarnya pendaki dapat mengurangi dampak negatifnya. Misalnya dengan membawa baju hangat dan jaket tebal untuk melindungi diri dari dinginnya udara. Membawa tenda untuk melindungi diri dari hujan bila berkemah, membawa lampu senter, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara bahaya subyektif datangnya dari diri orang itu sendiri, yaitu seberapa siap dia dapat mendaki gunung. Apakah dia cukup sehat, cukup kuat, pengetahuannya tentang peta kompas memadai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(karena tidak ada rambu-rambu lalu lintas di gunung),&lt;/span&gt; dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua bahaya itu dapat jauh dikurangi dengan persiapan.&lt;br /&gt;Persiapan umum yang harus dimiliki seorang pendaki sebelum mulai naik gunung antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membawa alat navigasi berupa peta lokasi pendakian, peta, altimeter, atau kompas. Untuk itu, seorang pendaki harus paham bagaimana membaca peta dan melakukan orientasi. Jangan sekali-sekali mendaki bila dalam rombongan tidak ada yang berpengalaman mendaki dan berpengetahuan mendalam tentang navigasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan kondisi tubuh sehat dan kuat. Berolahragalah seperti lari atau berenang secara rutin sebelum mendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawalah peralatan pendakian yang sesuai. Misalnya jaket anti air atau ponco, pisahkan pakaian untuk berkemah yang selalu harus kering dengan baju perjalanan, sepatu karet atau boot &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(jangan bersendal)&lt;/span&gt;, senter dan baterai secukupnya, tenda, kantung tidur, matras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitunglah lama perjalanan untuk menyesuaikan kebutuhan logistik. Berapa banyak harus membawa beras, bahan bakar, lauk pauk, dan piring serta gelas. Bawalah wadah air yang harus selalu terisi sepanjang perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawalah peralatan medis, seperti obat merah, perban, dan obat-obat khusus bagi penderita penyakit tertentu.&lt;br /&gt;Jangan malu untuk belajar dan berdiskusi dengan kelompok pencinta alam yang kini telah tersebar di sekolah menengah atau universitas-universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukurlah kemampuan diri. Bila tidak sanggup meneruskan perjalanan, jangan ragu untuk kembali pulang. Selamat mendaki! Semoga musibah mendaki gunung menjadi pelajaran bagi para pendaki pemula.&lt;br /&gt;kompos&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-1758123261463455660?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/1758123261463455660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=1758123261463455660' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1758123261463455660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1758123261463455660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/naek-gunung-jangan-anggap-enteng.html' title='Naik Gunung, Jangan di Anggap Enteng'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-2134169385736868124</id><published>2009-04-13T23:49:00.009+07:00</published><updated>2009-05-10T14:23:21.363+07:00</updated><title type='text'>Tanpa Persiapan Naik Gunung Tidak Bermakna</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6a2VgBucI/AAAAAAAAAKU/-BdfMo_PvrY/s1600-h/backpacker.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 141px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6a2VgBucI/AAAAAAAAAKU/-BdfMo_PvrY/s320/backpacker.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331869267128334786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak remaja sering mengisi waktu liburan dengan naik gunung. Namun, karena ketidak-tahuan, kegiatan fisik berat itu sering tidak disiapkan dengan baik.Padahal, mendaki gunung ditentukan oleh faktor ekstern dan intern, dan kebugaran fisik mutlak diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Pendaki gunung legendaris asal Inggris, Sir George Leigh Mallory, kerap menjawab pendek pertanyaan mengapa ia begitu tergila-gila naik gunung. *&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Because it is there&lt;/span&gt;, ujarnya. Jawaban itu menggambarkan betapa luas pengalamannya mendaki gunung dan bertualang. Selain jawaban itu, masih banyak alasan mengapa seseorang mendaki gunung atau menggeluti kegiatan petualangan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota-anggota Mapala Universitas Indonesia-kelompok pencinta alam tertua (bersama Wanadri Bandung) di Indonesia-contohnya. Mereka punya alasan lebih panjang dari Mallory. Dalam halaman awal buku pegangan petualangan yang dimiliki seluruh anggotanya tertulis, Nasionalisme tidak dapat tumbuh dari slogan atau indoktrinasi. Cinta tanah air hanya tumbuh dari melihat langsung alam dan masyarakatnya. Untuk itulah kami naik gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, tidak seorang petualang alam-komunitas di Indonesia lebih senang menggunakan istilah pencinta alam-melakukan kegiatan itu dengan alasan untuk gagah-gagahan. Karena bukan untuk gagah-gagahan, maka sebaiknya tidak ada istilah modal nekad dalam mendaki gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, gunung dengan rimba liarnya, tebing terjal, udara dingin,kencangnya angin yang membuat tulang ngilu, malam yang gelap dan kabut yang pekat bukanlah habitat manusia modern. Bahaya yang dikandung alam itu akan menjadi semakin besar bila pendaki gunung tidak membekali diri dengan peralatan, kekuatan fisik, pengetahuan tentang alam, dan navigasi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa persiapan yang baik, naik gunung tidak bermakna apa-apa. Secara umum, ada dua faktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya pendakian gunung. Pertama, faktor ekstern atau faktor yang berasal dari luar diri pendaki. Cuaca, kondisi alam, gas beracun yang dikandung gunung dan sebagainya yang merupakan sifat dan bagian alam. Karena itu, bahaya yang mungkin timbul seperti angin badai, pohon tumbang, letusan gunung atau&lt;br /&gt;meruapnya gas beracun dikategorikan sebagai bahaya objektif &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(objective danger)&lt;/span&gt;. Seringkali faktor itu berubah dengan cepat di luar dugaan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada seorang pendaki pun yang dapat mengatur bahaya objektif itu. Namun dia dapat menyiapkan diri menghadapi segala kemungkinan itu. Diri pendaki, segala persiapan, dan kemampuannya itulah yang menjadi faktor intern, faktor kedua yang berpengaruh pada sukses atau gagalnya mendaki gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pendaki tidak mempersiapkan pendakian, maka dia hanya memperbesar bahaya subyektif. Misalnya, bahaya kedinginan karena pendaki tidak membawa jaket tebal atau tenda untuk melawan dinginnya udara dan kencangnya angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa ditawar, mendaki gunung adalah kegiatan fisik berat. Karena itu, kebugaran fisik adalah hal mutlak. Untuk berjalan dan menarik badan dari rintangan dahan atau batu, otot tungkai dan tangan harus kuat. Untuk menahan beban ransel, otot bahu harus kuat. Daya tahan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(endurance)&lt;/span&gt; amat diperlukan karena dibutuhkan perjalanan berjam-jam hingga hitungan hari untuk bisa tiba di puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tidak biasa berolahraga, calon pendaki sebaiknya melakukan jogging dua atau tiga kali seminggu, dilakukan dua hingga tiga minggu sebelum pendakian.&lt;br /&gt;Mulailah jogging tanpa memaksa diri, misalnya cukup 30 menit dengan lari-lari santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatkan waktu dan kecepatan jogging secara bertahap pada kesempatan berikutnya. Bila kegiatan itu terasa membosankan, dapat diselingi dengan berenang. Dua olahraga itu sangat bermanfaat meningkatkan endurance dan kapasitas maksimum paru-paru menyedot oksigen (Volume O2 maximum/VO2 max).&lt;br /&gt;Latihan push up, sit up, pull up sebaiknya juga dilakukan untuk memperkuat otot-otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking semangatnya, pendaki muda kerap kali ingin segera mencapai puncak,apalagi bila kegiatan itu dilakukan berkelompok. Persaingan untuk berjalan paling cepat, paling depan, dan menjadi orang pertama memijak puncak,sebaiknya ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendaki gunung yang baik justru melangkah perlahan dalam langkah-langkah kecil dan dalam irama tetap. Dengan berjalan seperti itu , pendaki dapat mengatur napas, dan menggunakan tenaga seefisien mungkin. Bagaimanapun mendaki merupakan pekerjaan melelahkan. Selain itu, keindahan alam dan kebersamaan dalam rombongan, sering menggoda pendaki untuk banyak berhenti dan beristirahat di tengah jalan. Bila dituruti terus, bukan tidak mungkin pendakian malah gagal mencapai puncak. Karena itu, cobalah membuat target pendakian. Misalnya, harus berjalan nonstop selama satu jam, lalu istirahat&lt;br /&gt;10 menit, kembali mendaki selama satu jam dan seterusnya. Lakukan hal ini hingga mencapai puncak atau hari telah sore untuk berkemah. Pada medan perjalanan yang landai, target waktu seperti itu dapat diganti dengan target tempat. Caranya, tentukanlah titik-titik target di peta sebagai titik beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah jadwal rencana kegiatan sehingga waktu yang tersedia digunakan seefektif mungkin dalam bergiat di alam. Jadwal itu memungkinkan pendaki menghitung berapa banyak makanan, pakaian, peralatan harus dibawa, dan dana yang harus disiapkan. Jadwal itu antara lain mencakup keberangkatan, jadwal dan rute pendakian, kapan tiba di puncak, jadwal dan rute pulang, dan seterusnya. Jadwal pendakian perhari dapat lebih dirinci dengan berapa jam jatah pendakian, pukul berapa dimulai dan kapan berhenti serta seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari beban bawaan terlalu berat, hindari membawa barang-barang yang tidak perlu. Misalnya, cukup membawa baju dan celana tiga atau empat stel meski pendakian memerlukan waktu cukup lama. Satu stel pakaian dikenakan saat berangkat dari rumah hingga kaki gunung dan saat pulang. Satu stel sebagai baju lapangan saat mendaki. Satu stel yang lain sebagai baju kering yang digunakan saat berkemah. Rain coat dan payung dapat dicoret dari barang bawaan bila telah membawa ponco. Bila telah membawa lilin, cukup membawa batu batere seperlunya untuk menyalakan senter dalam keadaan darurat. Piring dapat ditinggal di rumah karena wadah makanan dapat menggunakan rantang memasak atau cangkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila barang perlengkapan telah terkumpul, masukkan semua ke dalam ransel. Jangan biarkan ada sejumlah barang seperti cangkir atau sandal diikat di luar ransel. Selain tidak sedap dipandang, risiko hilang selama pendakian, amat besar. Meski demikian, ada beberapa barang yang ditolerir bila ditaruh di luar ransel dan diikat dengan tali webbing ransel. Misalnya, matras karet dan tiang tenda. Namun, yakinkan, semua telah diikat dengan kencang.&lt;br /&gt;Menaruh barang di dalam ransel amat berbeda dengan cara memasukkan buku-buku pelajaran dalam daypack (ransel kecil yang biasa digunakan ke sekolah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku pelajaran, baju praktikum, kalkulator dapat kita cemplungkan begitu saja ke dalam daypack. Sebaliknya, barang-barang pendakian harus dimasukkan dalam ransel dengan aturan tertentu sehingga mengurangi rasa sakit saat memanggul dan menghindari ruang kosong dalam ransel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip pengepakan barang dalam ransel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Letakkan barang ringan di bagian bawah dan barang berat di bagian atas.&lt;br /&gt;2. Barang-barang yang diperlukan paling akhir (misalnya peralatan kemping dan tidur), ditaruh di bagian bawah dan barang yang sering dikeluar-masukkan (seperti jaket, jas hujan, botol air) di bagian atas.&lt;br /&gt;3. Jangan biarkan ada ruang kosong dalam ransel. Contoh, manfaatkan bagian dalam panci sebagai tempat menyimpan beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, langkah pertama mengepak perlengkapan pendakian adalah mengelompokkan barang menurut jenis, seperti:&lt;br /&gt;a. pakaian dan kantung tidur,&lt;br /&gt;b. alat memasak,&lt;br /&gt;c. tenda,&lt;br /&gt;d. makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bungkus kelompok-kelompok barang itu dalam kantong-kantong plastik agar mudah dicari.&lt;br /&gt;Sebagian besar pendaki menganggap, mengepak barang merupakan seni tersendiri dan kerap mengasyikkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-2134169385736868124?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/2134169385736868124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=2134169385736868124' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2134169385736868124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2134169385736868124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/tanpa-persiapan-naik-gunung-tidak.html' title='Tanpa Persiapan Naik Gunung Tidak Bermakna'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6a2VgBucI/AAAAAAAAAKU/-BdfMo_PvrY/s72-c/backpacker.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-3535913195205229929</id><published>2009-04-13T23:43:00.005+07:00</published><updated>2009-05-07T01:19:24.097+07:00</updated><title type='text'>THE TREKKERS - Surganya Perlengkapan Outdoor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6amOj4vSI/AAAAAAAAAKM/EQOjdBK5TnA/s1600-h/The-Trekkers-1%2Bt.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 314px; height: 111px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6amOj4vSI/AAAAAAAAAKM/EQOjdBK5TnA/s320/The-Trekkers-1%2Bt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331868990387567906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sepatu gunung adalah salah satu perlengkapan outdoor paling populer. Sepatu gunung yang semula menjadi trade mark pecinta alam dalam perkembangannya menjadi alas kaki pilihan banyak orang yang sangat membantu dalam berbagai aktivitas outdoor.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sepatu gunung yang kuat dan berkualitas menjadi produk yang diburu banyak orang. Tidak hanya merek-merek terkenal luar negeri saja yang bagus, tetapi produk-produk lokal ternyata juga mempunyai kualitas yang tidak kalah bagus. Salah satu toko di Jogja yang menyediakan sepatu dan berbagai produk perlengkapan outdoor yang cukup lengkap adalah The Trekkers yang terletak di Jl. Palagan Tentara Pelajar. Di toko ini dapat dijumpai berbagai jenis sepatu untuk berbagai keperluan outdoor seperti sepatu untuk trekking/hiking, hingga sepatu yang khusus digunakan untuk arung jeram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menjual sepatu gunung yang berkualitas, toko outdoor ini juga menjual berbagai macam kebutuhan outdoor lainnya seperti peralatan camping, tenda dome, peralatan memasak, dan lain-lain. Juga tersedia peralatan untuk kegiatan pendakian gunung seperti ransel, jaket, raincoat, hingga hammock (tempat tidur gantung). Para penggemar panjat tebing juga dapat membeli berbagai peralatan pemanjatan seperti carabiner, harnest, tali atau point panjat tebing. Sedangkan untuk penggiat arung jeram, peralatan seperti pelampung, dayung, dry bag, dan bahkan perahu LCR juga tersedia di toko ini. The Trekkers juga menyediakan peralatan mountain bike, berbagai jenis tenda, hingga peralatan olah raga paralayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan atau perlengkapan menarik lain yang dijual di toko ini adalah body board atau river board yang dapat digunakan untuk menerjang arus di sungai yang deras. Menurut Ferry Iskandar dari The Trekkers alat ini pernah dicoba di Selokan Mataram untuk sebuah acara di salah satu acara televisi swasta. Pria berperawakan gemuk ini menambahkan bahwa selain river board, The Trekkers juga menyediakan kayak dan kano dengan kualitas yang bagus. Juga berbagai macam jenis dan bentuk tenda untuk berbagai keperluan outdoor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menjual langsung di tokonya, Ferry Iskandar juga menjual produk-produknya melalui sistem online, sehingga pengunjung hanya perlu melihat katalog produk di website, memilih apa yang dibutuhkan, kemudian memesan, dan barang pesanan akan diantar sampai ke rumah. Pria berkacamata ini berkeinginan menjadikan The Trekkers sebagai toko peralatan outdoor online yang terlengkap sehingga akan memudahkan para penggiat outdoor memenuhi berbagai kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THE TREKKERS&lt;br /&gt;Jl. Palagan Tentara Palajar km 9&lt;br /&gt;Kamdanen, Sarihardjo, Sleman, Yogyakarta.&lt;br /&gt;Phone: +62 274 866000, +62 815 794 3358&lt;br /&gt;Fax: +62 274 866000&lt;br /&gt;yogyes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-3535913195205229929?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/3535913195205229929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=3535913195205229929' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3535913195205229929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3535913195205229929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/trekkers-surganya-perlengkapan-outdoor.html' title='THE TREKKERS - Surganya Perlengkapan Outdoor'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6amOj4vSI/AAAAAAAAAKM/EQOjdBK5TnA/s72-c/The-Trekkers-1%2Bt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-4986670770891943308</id><published>2009-04-13T23:12:00.004+07:00</published><updated>2009-05-07T01:18:05.037+07:00</updated><title type='text'>20 Puncak Tertinggi Dunia</title><content type='html'>1. Everest, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 29,035 ft / 8,850 m.&lt;br /&gt;2. K2 (Godwin Austen), pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 28,250 ft / 8,611 m.&lt;br /&gt;3. Kangchenjunga, pegunungan Himalaya, India/Nepal, 28,169 ft / 8,586 m.&lt;br /&gt;4. Lhotse I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,940 ft / 8,516 m.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;5. Makalu I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,766 ft / 8,463 m.&lt;br /&gt;6. Cho Oyu, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 26,906 ft / 8,201 m.&lt;br /&gt;7. Dhaulagiri, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,795 ft / 8,167 m.&lt;br /&gt;8. Manaslu I, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,781 ft / 8,163 m.&lt;br /&gt;9. Nanga Parbat, pegunungan Himalaya, Pakistan, 26,660 ft / 8,125 m.&lt;br /&gt;10. Annapurna, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,545 ft / 8,091 m.&lt;br /&gt;11. Gasherbrum I, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,470 ft / 8,068 m.&lt;br /&gt;12. Puncak Broad, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,400 ft / 8,047 m.&lt;br /&gt;13. Gasherbrum II, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,360 ft / 8,035 m.&lt;br /&gt;14. Shishapangma (Gosainthan), pegunungan Himalaya, Tibet, 26,289 ft / 8,013 m.&lt;br /&gt;15. Annapurna II, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,041 ft / 7,937 m.&lt;br /&gt;16. Gyachung Kang, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,910 ft / 7,897 m.&lt;br /&gt;17. Distaghil Sar, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,858 ft / 7,882 m.&lt;br /&gt;18. Himalchuli, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,801 ft / 7,864 m.&lt;br /&gt;19. Nuptse, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,726 ft / 7,841 m.&lt;br /&gt;20. Nanda Devi, pegunungan Himalaya, India, 25,663 ft / 7,824 m.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-4986670770891943308?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/4986670770891943308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=4986670770891943308' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4986670770891943308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/4986670770891943308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/20-gunung-tertinggi-dunia.html' title='20 Puncak Tertinggi Dunia'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-5511145508863297738</id><published>2009-04-12T22:06:00.008+07:00</published><updated>2009-05-07T01:31:45.374+07:00</updated><title type='text'>Yang Harus Dilakukan Sebelum Pendakian</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.Perencanaan Pendakian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span&gt;I. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mencari Informasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan data-data kita dapat memperoleh dari literatur- literatur yang berupa buku-buku atau artikel-artikel yang kita butuhkan atau dari orang-orang yang pernah melakukan pendakian pada objek yang akan kita tuju.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Langkah terakhir ialah meminta informasi dari penduduk setempat atau siapa saja yang mengerti tentang gambaran medan lokasi yang akan kita daki.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;span&gt;II. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Membuat ROP(Rencana Operasi Perjalanan).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buatlah perencanaan secara detail dan rinci, yang berisi tentang daerah mana yang dituju, berapa lama kegiatan berlangsung, perlengkapan apa saja yang dibutuhkan, makanan yang&lt;br /&gt;perlu dibawa, perkiraan biaya perjalanan, bagaimana mencapai daerah tersebut, serta prosedur pengurusan ijin mendaki di daerah tersebut. Lalu buatlah ROP secara teliti dan sedetail mungkin, mulai dari rincian waktu sebelum kegiatan sampai dengan setelah kegiatan.&lt;br /&gt;Aturlah pembagian job dengan anggota pendaki yang lain(satu kelompok), tentukan kapan waktu makan, kapan harus istirahat, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.Persiapan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;. Fisik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Beberapa latihan fisik yang perlu kita lakukan&lt;br /&gt;  i. Stretching (perenggangan)&lt;br /&gt;     Sebelum dan sesudah melakukan aktifitas olahraga, lakukanlah&lt;br /&gt;     perenggangan, agar tubuh kita dapat terlatih kelenturan&lt;br /&gt; ii. Jogging (lari pelan-pelan)&lt;br /&gt;     Lama waktu dan jarak sesuai dengan kemampuan kita, tetapi waktu,&lt;br /&gt;     jarak dan kecepatan selalu kita tambah dari waktu sebelumnya.&lt;br /&gt;iii. Sit-up, push-up dan pull-up&lt;br /&gt;     Lakukan sesuai kemampuan kita dan tambahlah porsinya melebihi&lt;br /&gt;     porsi sebelumnya.&lt;br /&gt; iv. Pengetahuan alam bebas&lt;br /&gt;     Kemampuan minimal yang perlu bagi pendaki adalah pengetahuan  &lt;br /&gt;     tentang navigasi darat, survival serta PPPK praktis.&lt;br /&gt;  v. Mental&lt;br /&gt;     Mental amat berpengaruh, karena jika mentalnya sedang fit,&lt;br /&gt;     maka fisik pun akan fit, tetapi bisa saja terjadi sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;II&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;. Kelengkapan administrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   Mempersiapkan seluruh prosedur yang dibutuhkan untuk perijinan&lt;br /&gt;   memasuki kawasan yang akan dituju.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;span&gt;III&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;. Kelengkapan peralatan pendukung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   Perlengkapan yang kita butuhkan adalah :&lt;br /&gt;        * Tas Ransel&lt;br /&gt;        * Topi Rimba&lt;br /&gt;        * Pakaian yang menyerap keringat&lt;br /&gt;        * Celana Lapangan dari bahan kain dan cepat kering jika basah.&lt;br /&gt;        * Jas Hujan/Raincoat&lt;br /&gt;        * Jaket Tebal&lt;br /&gt;        * Kaos Kaki tebal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fig.1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memakai ransel di punggung Jangan mengangkat ransel dari bawah ke pundak lalu ke punggung anda tanpa kuda2 dikaki. Pertama angkat ransel pada kaitnya kuat2, lalu masukkan satu lengan sampai batas tali pundak di pundak. Setelah itu baru masukkan lengan satunya lagi. Jika anda tdk dapat mengangkat langsung, anda dpt angkat ransel dan menaruhnya dipaha anda terlebih dahulu kemudian baru di kaitkan ke pundak sampai ke posisi yang paling baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fig.2 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menyesuaikan ransel  Sewajarnya untuk pemakaian, ransel harus terisi penuh dan semua tali pengikat di kendurkan dahulu. Dan yang terpenting semua tali pinggang dan pundak akan dikencangkan (2). Selalu awali pengencangan pertama di tali pinggang kemudian baru tali pundak dan posisi tali penyetel lainnya. Kurang lebih setengah dari tali pinggang harus menutupi tulang pinggang. (3) Kencangkan tali pundak, pastikan bahan lapisan pelindung melingkar dipundak. Tapi jangan terlalu kencang ataupun terlalu kendur sehingga tali pengikat menjadi longgar &amp;amp; jauh dari pinggang atau pundak (4).  Posisi tali penyetel di pundak harus berada disekitar rusuk. Pastikan bahwa tali tersebut lancar/tdk macet dengan mengencangkan secara perlahan sampai di posisi yang paling baik. Posisi paling baik adalah bila sudut tali sebesar 20° dan 30° dari garis horizontal. Bila kurang dari 20° anda harus memilih punggung tas yg panjang dan jika lebih dari 30° pilih yang punggungnya lebih pendek. (5) Dan tali pengencang bawah mengurangi beban dari tali penyetel atas / pundak.(Penting saat pendakian, pemanjatan dan ski)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fig.3    Fig.4      Fig.5       Fig.6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Packing  Semakin dekat barang berat yg kita bawa ke arah tubuh, semakin mudah memakai ransel dan menyeimbangkan saat dibawa. Barang yg berat kita tempatkan dengan dikelilingi barang ringan. Hanya barang2 yg sering  di pergunakan kita taruh diluar, tapi banyak macam ransel yang menyediakan kantung praktis disampingnya untuk menaruh barang, contohnya seperti tiang tenda. Kantung tidur diletakkan paling bawah ransel. Juga dgn kantong tambahan membuat semua barang dapat tertata rapi dalam ruang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fig.7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sternum strap  Secara anatomi tubuh, design tali bentuk S dari TATONKA membuat leluasa dalam pergerakan dan juga mengurangi beban pada otot leher. Tali pundak yg dapat disetel dari TATONKA juga memberikan keleluasaan dalam berbagai gerakan seperti ketika ber- ski atau memanjat, dpt menyeimbangkan posisi tali pundak  dan mencegah ransel terlepas dari pundak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fig.8 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menyetel tali pundak.(8) Anda dapat mengatur panjang dari tali pundak dengan menyetelnya pada system pengatur diransel. Saat melakukannya, saat melakukannya penting bahwa tali bentuk S ini akan sangat mengurangi beban pada otot leher . (9) anda dapt melepas tali pundak dengan membuka perekat dan tali dalamnya. Kemudian keduanya harus benar-benar terbebas dari system pengikatnya. Ketika anda menyetelnya pastikan dulu bahwa posisi menghadap ke atas. Tali pundak dapat dipanjangkan dengan menyetel posisi penempatannya ke bagian atas atau ke bagian bawah. (10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fig.9     Fig.10       Fig.11       Fig.12&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rain cover Untuk Ranselnya, TATONKA menggunakan bahan berkualitas dan tahan air seperti Cordura®, ini dimaksudkan agar dapat melindungi isi ransel bila cuaca buruk. Tetapi ini hanya jika hujan sangat lebat dan rain cover diperlukan (Tersedia sebagai accecories dari Produk TATONKA). Cover ini juga tersedia untuk berbagai ukuran juga dapat melindungi ransel dari kotoran dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Membesihkan Ransel. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena bahan dasar biasanya terbuat dari PU &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Polyeurethane)&lt;/span&gt; dan material lain pada konstroksi ransel, maka ransel tidak dapat dicuci dengan mesin pencuci. Untuk mencuci gunakan sikat kering dan gosok dengan lap basah. Jangan gunakan detergent yg dpt merusak warna/bahan ransel. Cadangan Kepala Sabuk adalah bagian yang paling rentan.&lt;br /&gt;Jika anda memutuskan untuk membawa TATONKA's Outdoor Repair Kit, anda harus membawa Kepala sabuk untuk tali pundak dan tali pinggang.&lt;br /&gt;Diterjemahkan dari TATONKA Outdoor&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-5511145508863297738?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/5511145508863297738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=5511145508863297738' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/5511145508863297738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/5511145508863297738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/perencanaan-sebelum-melakukan-pendakian.html' title='Yang Harus Dilakukan Sebelum Pendakian'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-3033921988412370444</id><published>2009-04-12T07:01:00.007+07:00</published><updated>2009-05-07T01:33:12.652+07:00</updated><title type='text'>Tips Merawat Waterproof</title><content type='html'>Sering kali kita dikecewakan oleh peralatan kita seperti tenda, poncho, ransel, dan sleeping bag. Pasalnya peralatan tersebut baru saja kita beli dan setelah dua sampai tiga kali kita pakai, peralatan tersebut sudah kehilangan anti airnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Berangkat dari pengalaman tersebut kami ingin membagi ilmu.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya mengembalikan anti air tersebut???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sediakan 100 gram tawas (aulin), 200 gram loodacetat. Masing-masing dilarutkan dalam 1,5 liter air dan didiamkan selama 12 jam. Setelah itu campurkan bagian jernih dari kedua larutan itu. Kemudian setelah kotoran-kotorannya dibuang, pada campuran itu tambahkan 3 liter air lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, anda dapat mulai memasukkan peralatan yang telah dicuci bersih. Diamkan selama 24 jam. Jangan lupa balikkan peralatan tersebut agar basahnya merata. Keringkan peralatan tersebut tanpa diperas dan anda telah memiliki peralatan yang anti air kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sediakan 25 gram sabun cuci, 25 gram agar-agar, 1,5 liter air panas dan 25 gram tawas. Larutkan sabun dan agar-agar tersebut dalam air panas yang telah disediakan tadi. Setelah hancur tambahkan 2 liter air dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukan ransel yang telah dicuci dan direndam selama 24 jam, keringkan tanpa diperas dan jemurlah hingga kering.&lt;br /&gt;Demikianlah jurus-jurus ampuh untuk mengembalikan anti air pada peralatan gunung kita. Selamat mencoba!&lt;br /&gt;Diambil dari buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Perkemahan”&lt;/span&gt; karya Suardiman Ranu Widjojo&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-3033921988412370444?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/3033921988412370444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=3033921988412370444' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3033921988412370444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3033921988412370444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/tips-waterproof-buat-peralatan-mendaki.html' title='Tips Merawat Waterproof'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-5775978619956002168</id><published>2009-04-12T06:56:00.003+07:00</published><updated>2009-05-06T22:39:52.779+07:00</updated><title type='text'>Ada apa dengan Sepatu Mendaki Gunung?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf3tJnrJ0yI/AAAAAAAAAHU/QlRApj3u5N4/s1600-h/Merrel.+Chameleon+II+Gore+tex+XCR+hiking.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 173px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf3tJnrJ0yI/AAAAAAAAAHU/QlRApj3u5N4/s320/Merrel.+Chameleon+II+Gore+tex+XCR+hiking.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331678283401122594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bahan sepatu yang baik harusnya bisa memenuhi empat syarat, yakni; membuat sepatu terasa lebih nyaman, bisa memperkecil risiko kulit kaki melepuh, bisa menyerap keringat dari kaki, dan mampu cepat kering.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Banyak produksi sepatu sekarang lebih memilih menggunakan bahan sepatu bermembran antiair tapi tetap dapat bernapas, seperti bahan Sympatex atau Gore-Tex. Karena bahan jenis tersebut menjamin tidak akan masuknya berbagai jenis cairan dan menjamin tercukupinya syarat bahan sepatu yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis sepatu yang baik sekarang biasanya menggunakan tiga jenis lapisan sol. Sol terluar (outer sole), paling bagus terbuat dari bahan karet campuran. Karena dapat mengurangi risiko terpeleset bila sedang melakukan aktivitas di alam bebas. Cobalah lihat sol bagian terluar tersebut, yang baik biasanya memiliki pola tapak bergerigi dan pada tumit terdapat pola setengah bulat sehingga dapat menggigit tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua lapisan sol yang lain adalah sol tengah (mid sole) dan sol terdalam (in sole). Sol tengah biasanya terbuat dari plastik atau lapisan nilon yang biasanya berjenis sangat tipis. Sementara kaku tidaknya lapisan tersebut tergantung dari dan untuk apa sepatu ini dibuat. Lapisan sol tengah yang kaku dibuat untuk pendakian gunung salju, sedangkan lapisan sol tengah yang semi kaku digunakan pada sepatu yang diperuntukan untuk trekking sampai dengan scrambling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sol bagian terdalam sepatu biasanya diambil dari bahan busa empuk. Tapi kebanyakan sepatu sekarang tidak didesain untuk mengoptimalkan fungsi ‘in sole’ tersebut. Fungsi sol terdalam yang mendukung kenyamanan dan kualitas peredaman terhadap kejutan sangat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menginginkan lapisan ini bekerja lebih memuaskan disarankan Anda membuat anggaran lebih untuk hal tersebut. Sampai sekarang mulai banyak perusahaan sepatu perusahaan sepatu yang khusus memproduksi lapisan dalam sepatu seperti ini. Perusahaan seperti Spenco dan Sorbhotone mungkin menjadi satu-satunya pilihan yang ada sekarang. Meskipun ternyata masih sulit didapatkan di Indonesia. Tapi minimal Anda bisa membuat sendiri lapisan dalam ini dengan memotong lapisan busa tipis yang dilapisi kain bersifat menyerap cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pola Kaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk sepatu bagaimana yang cocok untuk kaki kita perlu juga kita ketahui. Seperti kita ketahui ada berbagai jenis ukuran dan bentuk kaki manusia. Pola tapak yang berbeda membuat kita harus lebih teliti dalam memilih sepatu. Orang dengan pola tapak kaki lebar harus memilih sepatu dengan pola tapak lebih lebar, daripada sepatu yang mempunyai pola tapak sempit. Sekarang banyak perusahaan membuat sepatu yang disesuaikan dengan kelebaran tapak. Karena, biasanya sepatu untuk wanita didesain lebih pendek daripada untuk pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua gambaran di atas tentang bentuk sepatu tidak dapat hanya dilihat saja untuk mengetahui bagus tidaknya, tapi juga harus dirasakan dengan memakainya. Rasakan semua bagian dalam sepatu, termasuk lapisan busa yang ada di antara bagian atas leher sepatu dan rasakan juga bahan pelapis sepatu. Sepatu yang lebih rendah mutunya memiliki lapisan busa yang mempunyai fungsi penyerapan sedikit dan memerlukan waktu lama untuk kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi beraktivitas di pegunungan atau alam bebas pilih sepatu yang memiliki lapisan pelindung mata kaki dan mempunyai lidah sepatu panjang serta menyatu dengan leher sepatu. Bagian ini kalau bisa ada lapisan nylon atau plastik di bagian dalamnya, ini dapat dirasakan di sekitar bagian leher dan lidah sepatu. Lapisan busa yang dilindungi plastik ini dapat mendukung kenyamanan sepatu dan berguna untuk melindungi kaki. Bagian leher sepatu yang menutup hingga mata kaki, melindungi kaki dan mata kaki dari terantuk batu dan terkilir.&lt;br /&gt;Sinarharapan.co.id&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-5775978619956002168?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/5775978619956002168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=5775978619956002168' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/5775978619956002168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/5775978619956002168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-sepatu-mendaki-gunung.html' title='Ada apa dengan Sepatu Mendaki Gunung?'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf3tJnrJ0yI/AAAAAAAAAHU/QlRApj3u5N4/s72-c/Merrel.+Chameleon+II+Gore+tex+XCR+hiking.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-7754589288287498005</id><published>2009-04-12T04:22:00.003+07:00</published><updated>2009-05-06T22:45:46.638+07:00</updated><title type='text'>Tempat Angker di Gunung Lawu</title><content type='html'>Nama asli gunung Lawu adalah Wukir Mahendra. Menurut legenda, gunung Lawu merupakan kerajaan pertama di pulau Jawa yang dipimpin oleh raja yang dikirim dari Khayangan karena terpana melihat keindahan alam diseputar Gn. Lawu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejak jaman Prabu Brawijaya V, raja Majapahit pada abad ke 15 hingga kerajaan Mataram II banyak upacara spiritual diselenggarakan di Gunung Lawu. Hingga saat ini Gunung Lawu masih mempunyai ikatan yang erat dengan Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta terutama pada bulan Suro, para kerabat Keraton sering berjiarah ke tempat-tempat keramat di puncak Gn.Lawu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat padang rumput pegunungan banjaran Festuca nubigena yang mengelilingi sebuah danau gunung di kawah tua menjelang Pos terakhir menuju puncak pada ketinggian 3.200 m dpl yang biasanya kering di musim kemarau. Konon pendaki yang mandi berendam di tempat ini, segala keinginannya dapat terkabul. Namun sebaiknya jangan coba-coba untuk mandi di puncak gunung karena airnya sangat dingin. Rumput yang tumbuh di dasar telaga ini berwarna kuning sehingga airnya kelihatan kuning. Telaga ini diapit oleh puncak Hargo dumilah dengan puncak lainnya. Luas dasar telaga Kuning ini sekitar 4 Ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat sebuah mata air yang disebut Sendang Drajad, sumber air ini berupa sumur dengan garis tengah 2 meter dan memiliki kedalaman 2 meter. Meskipun berada di puncak gunung sumur ini airnya tidak pernah habis atau kering walaupun diambil terus menerus. Air sendang ini dipercaya dapat memberikan mujijat bagi orang yang meminumnya. Juga terdapat bangunan yang berupa bilik-bilik untuk mandi, karena para pejiarah disarankan untuk menyiram badannya dengan air sendang ini dalam hitungan ganjil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga ada sebuah gua yang disebut Sumur Jolotundo menjelang puncak, gua ini gelap dan sangat curam turun ke bawah kurang lebih sedalam 5 meter. Gua ini dikeramatkan oleh masyarakat dan sering dipakai untuk bertapa. Sumur ini berupa lubang bergaris tengah sekitar 3 meter. Untuk turun ke dalam sumur harus menggunakan tali dan lampu senter karena gelap. Di dalam sumur terdapat pintu goa dengan garis tengah 90 cm. Konon di dalam sumur Jolotundho ini sering digunakan untuk bertapa, dan digunakan guru-guru untuk memberi wejangan/pelajaran kepada muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat sebuah bangunan di sekitar puncak Argodumilah yang disebut Hargo Dalem utuk berjiarah, disinilah tempatnya Eyang Sunan Lawu. Tempat bertahta raja terakhir Majapahit memerintah kerajaan Makhluk halus. Hargo Dalem adalah makam kuno tempak mukswa Sang Prabu Brawijaya. Pejiarah wajib melakukan pisowanan (upacara ritual) sebanyak tujuh kali untuk dapat melihat penampakan Eyang Sunan Lawu. Namun tidak jarang sebelum melakukan tujuh kali pendakian, pejiarah sudah dapat berjumpa dengan Eyang Sunan Lawu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar Hargo Dalem ini banyak terdapat bangunan dari seng yang dapat digunakan untuk bermalam dan berlindung dari hujan dan angin. Terdapat warung makanan dan minuman yang sangat membantu bagi pendaki dan pejiarah yang kelelahan, lapar, dan kedinginan. Inilah keunikan Gunung Lawu dengan ketinggian 3.265 mdpl, terdapat warung di dekat puncaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Diyeng atau Pasar Setan, berupa prasasti batu yang berblok-blok, pasar ini hanya dapat dilihat secara gaib. Pasar Diyeng akan memberikan berkah bagi para pejiarah yang percaya. Bila berada ditempat ini kemudian secara tiba-tiba kita mendengar suara "mau beli apa dik?" maka segeralah membuang uang terserah dalam jumlah berapapun, lalu petiklah daun atau rumput seolah-olah kita berbelanja, maka sekonyong-konyong kita akan memperoleh kembalian uang dalam jumlah yang sangat banyak. Pasar Diyeng/Pasar Setan ini terletak di dekat Hargo Dalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pawom Sewu terletak di dekat pos 5 Jalur Cemoro Sewu. Tempat ini berbentuk tatanan/susunan batu yang menyerupai candi. Dulunya digunakan bertapa para abdi Raja Parabu Brawijaya V.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak Argodumilah pada saat tertutup awan sangat indah, kita menyaksikan beberapa puncak lainnya seperti pulau - pulau kecil yang dibatasi oleh lautan awan, kita merasa berada di atas awan-awan seperti di kahyangan. Bila udara bersih tanpa awan kita bisa melihat Samudera Indonesia. kita dapat melihat pantulan matahari di Samudera Indonesia, deburan dan riak ombak Laut Selatan sepertinya sangat dekat. Sangat jelas terlihat kota Wonogiri juga kota-kota di Jawa Timur. Tampak waduk Gajah mungkur juga telaga Sarangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-7754589288287498005?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/7754589288287498005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=7754589288287498005' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7754589288287498005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7754589288287498005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/tempat-angker-di-gunung-lawu.html' title='Tempat Angker di Gunung Lawu'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-6221289638534036829</id><published>2009-04-12T04:13:00.008+07:00</published><updated>2009-05-06T22:41:03.642+07:00</updated><title type='text'>Dataran Tinggi Dieng</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6eee5qevI/AAAAAAAAAK0/CooY5nHRtQY/s1600-h/dieng2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 104px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6eee5qevI/AAAAAAAAAK0/CooY5nHRtQY/s320/dieng2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331873255381433074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dieng adalah dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dieng adalah wilayah vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa. Kawah-kawah kepundan banyak dijumpai di sana. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000m di atas permukaan laut. Suhu di Dieng sejuk mendekati dingin, berkisar 15—20°C di siang hari dan 10°C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara terkadang dapat mencapai 0°C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas ("embun racun") karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara administrasi, Dieng mencakup Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara dan Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Hingga tahun 1990-an wilayah ini tidak terjangkau listrik dan merupakan salah satu wilayah paling terpencil di Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Etimologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Dieng berasal dari gabungan dua kata bahasa Sunda Kuna: "di" yang berarti "tempat" atau "gunung" dan "Hyang" yang bermakna (Dewa). Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam. Nama Dieng berasal dari bahasa Sunda karena diperkirakan pada masa pra-Medang 600 daerah itu berada dalam pengaruh politik Kerajaan Galuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Geologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dataran tinggi Dieng (DTD) adalah dataran dengan aktivitas vulkanik di bawah permukaannya, seperti Yellowstone ataupun Dataran Tinggi Tengger. Sesungguhnya ia adalah kaldera dengan gunung-gunung di sekitarnya sebagai tepinya. Terdapat banyak kawah sebagai tempat keluarnya gas, uap air dan berbagai material vulkanik lainnya. Keadaan ini sangat berbahaya bagi penduduk yang menghuni wilayah itu, terbukti dengan adanya bencana letusan gas Kawah Sinila 1979. Tidak hanya gas beracun, tetapi juga dapat dimungkinkan terjadi gempa bumi, letusan lumpur, tanah longsor dan banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kawah, terdapat pula danau-danau vulkanik yang berisi air bercampur belerang sehingga memiliki warna khas kuning kehijauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara biologi, aktivitas vulkanik di Dieng menarik karena ditemukan di air-air panas di dekat kawah beberapa spesies bakteri termofilik ("suka panas") yang dapat dipakai untuk menyingkap kehidupan awal di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kawah-kawah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berikut adalah kawah-kawah di DTD :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Candradimuka&lt;br /&gt;  * Sibanteng&lt;br /&gt;  * Siglagah&lt;br /&gt;  * Sikendang, berpotensi gas beracun&lt;br /&gt;  * Sikidang&lt;br /&gt;  * Sileri&lt;br /&gt;  * Sinila, berpotensi gas beracun&lt;br /&gt;  * Timbang, berpotensi gas beracun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kawah Sibanteng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sibanteng terletak di Desa Dieng Kulon. Kawah ini pernah meletus freatik dua pada bulan Januari 2009 (15/1)[1], menyebabkan kawasan wisata Dieng harus ditutup beberapa hari untuk mengantisipasi terjadinya bencana keracunan gas. Letusan lumpurnya terdengar hingga 2km, merusak hutan milik Perhutani di sekitarnya, dan menyebabkan longsor yang membendung Kali Putih, anak Sungai Serayu.&lt;br /&gt;Sebelumnya Kawah Sibanteng meletus pada bulan Juli 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kawah Sikidang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawah Sikidang adalah kawah di DTD yang paling populer dikunjungi wisatawan karena paling mudah dicapai. Kawah ini terkenal karena lubang keluarnya gas selalu berpindah-pindah di dalam suatu kawasan luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kawah Sileri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sileri adalah kawah yang paling aktif dan pernah meletus beberapa kali. Letusan terakhir adalah Juli 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kawah Sinila&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinila terletak di Desa Dieng Wetan. Kawah Sinila pernah meletus pada pagi hari tahun 1979,[2] tepatnya 20 Februari 1979. Gempa yang ditimbulkan membuat warga berlarian ke luar rumah, namun kemudian terperangkap gas yang keluar dari Kawah Timbang akibat terpicu letusan Sinila.[3] Sejumlah warga (149 jiwa) dan ternak tewas keracunan gas karbondioksida yang terlepas dan menyebar ke wilayah pemukiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Puncak-puncak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Gunung Prahu (2.565 m)&lt;br /&gt;  * Gunung Pakuwaja (2.395 m)&lt;br /&gt;  * Gunung Sikunir (2.263 m), tempat wisata, dekat Sembungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Danau vulkanik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Telaga Warna, obyek wisata dengan tempat persemadian di dekatnya&lt;br /&gt;  * Telaga Cebon, dekat desa wisata Sembungan&lt;br /&gt;  * Telaga Merdada&lt;br /&gt;  * Telaga Pengilon&lt;br /&gt;  * Telaga Dringo&lt;br /&gt;  * Telaga Nila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wikipedia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-6221289638534036829?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/6221289638534036829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=6221289638534036829' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/6221289638534036829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/6221289638534036829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/jalan-jalan-ke-dieng_12.html' title='Dataran Tinggi Dieng'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6eee5qevI/AAAAAAAAAK0/CooY5nHRtQY/s72-c/dieng2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-2490597857201035468</id><published>2009-04-12T03:38:00.010+07:00</published><updated>2009-05-10T14:27:42.392+07:00</updated><title type='text'>Wisata Gunung Bromo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6euEJrv2I/AAAAAAAAAK8/uqogb63JjvQ/s1600-h/bromo118.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 114px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6euEJrv2I/AAAAAAAAAK8/uqogb63JjvQ/s320/bromo118.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331873523078774626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Bromo (dari bahasa Sansekerta/Jawa Kuna: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.&lt;br /&gt;Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan melalui pintu barat dari arah pasuruan yaitu masuk dari desa Tosari untuk menuju ke pusat obyek wisata ( lautan pasir )terbilang berat karena medan yang harus ditempuh tak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 biasa ini dikarenakan jalan turunan dari penanjakan kearah lautan pasir sangatlah curam, kecuali kita menyewa jip yang disediakan oleh pengelola wisata, jadi wisatawan banyak yang berjalan kaki untuk menuju ke pusat lokasi. Namun apabila kita melalui pintu utara dari arah sebelum masuk probolinggo yaitu pada daerah Tongas, kita akan menuju desa cemoro lawang sebelum turun menuju lautan pasir maka tidaklah terlalu berat dikarenakan turunan dari lerengnya tidaklah terlalu curam sehingga sepeda motor pun dapat melaluinya. Kebanyakan para wisatawan yang ingin mudah mencapai lautan pasir melewati jalur ini. Namun bila anda ingin menyaksikan sunrise yang sering ditampilkan di foto - foto, yang banyak difoto dari puncak penanjakan maka anda lebih praktis melewati jalur pintu barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bila anda mempunyai jiwa petualang maka anda dapat mencoba jalur perjalanan yang jarang dilalui wisatawan. Yaitu melalui kota Malang anda masuk melalui kota kecil tumpang kemudian masuk kota pronojiwo lalu akan melalui cagar alam yang sangat indah dari sini anda akan menjumpai pertigaan jalan dimana kearah selatan akan memasuki ranu pane ( kearah gunung semeru ) dan kearah utara anda memasuki lautan pasir bromo yang berada di punggung gunung bromo sebelah selatan. Pertigaan tersebut bernama Jemplang. Perjalanan diawali dengan menuruni bukit yang kemudian disambut dengan padang rumput yang lama kelamaan berganti menjadi lautan pasir. Jalan ini akan mengitari gunung bromo melewati lautan pasir selama kurang lebih 3 jam. Jalur ini sebenarnya tidak terlalu curam dan dapat dilalui sepeda motor, namun memerlukan jiwa petualang karena jalurnya yang masih jarang dilewati dan tidak ada satupun persinggahan maupun rumah penduduk. Kita akan benar- benar disuguhkan dengan perjalanan yang sangat menantang. Namun anda akan diganjar dengan rahasia Bromo yang lain, yang sangat jarang dilihat wisatawan, yaitu padang ruput sabana dan bunga yang sangat luas berada dibalik Gunung Bromo. Sungguh pemandangan yang berkebalikan pada sisi Utaranya yang gersang dan berdebu. Namun perlu diingat, sebaiknya jangan melalui jalur ini pada malam hari dan atau dalam cuaca yang berkabut. Jalur tidak akan terlihat dalam kondidi seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lautan pasir adalah andalan wisata dari gunung Bromo, di alam pegunungan yang sejuk, kita dapat melihat padang pasir dan rerumputan yang luas. Sedangkan yang paling ditunggu dari gunung bromo adalah sightview ketika matahari terbit dan terbenam karena memang akan kelihatan jelas sekali dan sangat indah. Walaupun perjalanan ke Bromo sangat berdebu, tapi tidak terasa, karena keindahan yang disuguhkan benar-benar luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlibur menuju bromo dapat dibilang praktis bila anda menyukai tipe traveller dan melalui jalur pintu utara. Anda dapat melakukan kunjungan dalam jangka waktu 12 jam saja. tentunya bila anda memulainya dari kota Surabaya, Malang, Jember dan sekitarnya. Perjalanan dapat dimulai dari jam 12 malam sehingga anda akan sampai sekitar pukul 2 - 3 pagi. Dimana anda dapat beristirahat dahulu sebelum melihat sunrise. Penjual makanan dan minuman di areal lautan pasir biasanya sudah buka menjelang pukul 3 pagi, sehingga anda sudah bisa bersiap - siap untuk melakukan pendakian melewati anak tangga puncak bromo yang terkenal itu. nikmatilah pemandangan sampai jam 9 pagi dan anda pun dapat kembali sampai di kota keberangkatan anda sekitar 12 siang. Sebagai catatan, apabila anda melakukan perjalanan diareal lautan pasir ditengah kegelapan malam, sebagai patokan menuju areal parkir sekitar Pura anda dapat melihat patok dari beton yang sengaja diberikan sebagai penunjuk menuju areal pura. Dan apabila anda tersesat jangan panik dan meneruskan perjalanan ( apalagi ditengah kabut tebal ), tunggulah karena biasanya mulai jam 2 - 3 pagi beberapa penunggang kuda sewaan melintas diarea lautan pasir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-2490597857201035468?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/2490597857201035468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=2490597857201035468' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2490597857201035468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2490597857201035468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/tampak-gunung-bromo-dan-gunung-semeru.html' title='Wisata Gunung Bromo'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6euEJrv2I/AAAAAAAAAK8/uqogb63JjvQ/s72-c/bromo118.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-8823496029978283381</id><published>2009-04-11T03:49:00.005+07:00</published><updated>2009-05-10T14:28:01.859+07:00</updated><title type='text'>Wisata Baturaden</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gikngZKI/AAAAAAAAALE/B25diS7KIqs/s1600-h/baturaden5.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 187px; height: 138px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gikngZKI/AAAAAAAAALE/B25diS7KIqs/s320/baturaden5.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331875524658619554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Baturaden adalah sebuah tujuan wisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia.&lt;br /&gt;Baturaden terletak di sebelah utara kota Purwokerto tepat di lereng sebelah selatan Gunung Slamet.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karena letaknya di lereng gunung menjadikan kawasan ini memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari. Baturaden juga merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, terutama pada hari minggu dan hari libur nasional. Kondisi tersebut menyebabkan banyak hotel dan vila didirikan di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baturaden dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jarak dari kota Purwokerto sekitar 20 km dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dengan lalu lintas yang tidak terlalu padat. Apabila ingin menggunakan kendaraan umum wisatawan dapat naik angkutan kota dari terminal di Purwokerto dan turun di terminal lokawisata Baturaden. Jika ingin lebih praktis wisatawan dapat menggunakan taksi. Jika memutuskan untuk menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya hati-hati karena jalan yang menanjak dengan kemiringan sekitar 30 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu Raden adalah keindahan yang memancar dari lereng Gunung Slamet. Lokasi wisata yang berjarak hanya sekitar 15 km dari kota Purwokerto, Jawa Tengah ini, tak hanya menyimpan panorama alam yang molek, tetapi juga cerita rakyat tentang Raden Kamandaka, atau Lutung Kasarung yang cukup akrab di masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain akses yang mudah, area wisata ini juga menyediakan hotel dan aneka penginapan yang memadai. Di samping, bagi pecinta alam terbuka disediakan camping ground yang nyaman dan aman. Dan tanpa perlu khawatir akan kesulitan memperoleh makanan, karena di area ini cukup banyak pedagang yang menjajakan sate kelinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Slamet dengan lereng-lerengnya yang landai, menawarkan panorama alam yang indah, dan udara yang segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lokasi wisata :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;* Pancuran Pitu Baturaden&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandian air panas yang yang mengandung belerang. Dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Terletak di sebelah atas Pancuran Telu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;* Pancuran Telu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandian air panas yang yang mengandung belerang. Dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Terletak di sebelah bawah Pancuran Pitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;* Bumi Perkemahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan camping ground yang sering dimanfaatkan oleh para pecinta alam dan penikmat kegiatan out bond. Pernah digunkan sebagai tempat penyelenggaraan Jambore Nasional Gerakan Pramuka se-Indonesia pada tahun 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;* Kaloka Widya Mandala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Kaloka Widya Mandala Baturraden atau Wisata Pendidikan Wanasuka Baturraden merupakan kebun binatang sekaligus sebagai tempat wisata edukasi yang diresmikan oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Banyumas H. Djoko Sudantoko pada tanggal 17 mei 1995. Tempat ini pernah mendapatkan prestasi sebagai Visit Indonesia Dekade 1991-2000 dalam Penobatan Anugerah Wisata Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Semarang pada tanggal 23 Agustus 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Taman Kaloka Widya Mandala Baturraden terdapat berbagai macam binatang yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri seperti dari Australia, Asia dan Belanda. Koleksinya meliputi: Sapi kaki lima, Kambing kaki tiga, Gajah, Beruk (Buing), Buaya Irian, Ular Sanca, Kaswari, Monyet, Landak, Iguana, Cendrawasih, Kelelawar, Ayam Kate, Ayam Mutiara, Orang Utan, Elang Bondol, Rusa. Di tempat ini juga terdapat Museum Satwa Langka, seperti: Harimau Sumatera, Beruang Madu, dan Macan Dahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Pemandian Air Panas&lt;br /&gt;   * Curug Ceheng&lt;br /&gt;   * Wahana Wista Lembah Combong&lt;br /&gt;   * Combong Valley Paint Ball and War Games&lt;br /&gt;   * Telaga Sunyi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-8823496029978283381?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/8823496029978283381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=8823496029978283381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8823496029978283381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8823496029978283381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/obyek-wisata-baturaden.html' title='Wisata Baturaden'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gikngZKI/AAAAAAAAALE/B25diS7KIqs/s72-c/baturaden5.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-5756996258960615596</id><published>2009-04-11T03:35:00.007+07:00</published><updated>2009-05-10T14:29:10.723+07:00</updated><title type='text'>Gunung Slamet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gpjJ0cjI/AAAAAAAAALM/eoYFdfi4M30/s1600-h/gunungslamet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 197px; height: 147px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gpjJ0cjI/AAAAAAAAALM/eoYFdfi4M30/s320/gunungslamet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331875644524753458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Slamet merupakan sebuah gunung berapi yang terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Slamet mempunyai ketinggian setinggi 3,432 meter.&lt;div class="fullpost"&gt; Gunung ini berada di perbatasan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.&lt;br /&gt;Di kaki gunung ini terdapat sebuah kawasan wisata bernama Baturraden atau Batur Raden. Kawasan wisata ini biasa dicapai orang dari kota Purwokerto, ibukota Kabupaten Banyumas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Slamet merupakan salah satu gunung yang menjadi tujuan ekspedisi para pendaki, baik dari wilayah setempat maupun wilayah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Slamet terletak di perbatasan Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, dan Brebes. Dengan posisi geografis 7°14,30' LS dan 109°12,30' BT serta ketinggian 3432m dpl, membuatnya merupakan gunung berapi yang tertinggi di daerah Jawa Tengah. Gunung ini mempunyai empat kawah di puncaknya. Gunung yang berada di sebelah utara kota Purwokerto dan di sebelah barat kota Purbalingga ini juga mempunyai beberapa sumber air panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalur pendakian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur pendakian standar adalah dari Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Jalur populer lain adalah dari Baturraden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendakian Gunung Slamet dikenal cukup sulit karena hampir di sepanjang rute pendakian tidak ditemukan air, walaupun ada itu juga merupakan genangan air. Kepada pendaki sangat disarankan untuk membawa persediaan air yang cukup dari bawah. Faktor lain adalah kabut. Kabut di Gunung Slamet sangat mudah berubah-ubah dan pekat. Tetapi Jika anda melewati jalur bambangan, mungkin masalah air tidak terlalu sulit. Memang para pendaki harus banyak membawa air dari bawah, tetapi sesampainya di pos v atau tepatnya di pos samhyang rangkah akan terdapat sungai kecil yang letaknya tepat berada di bawah pos v.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga jalur pendakian selain rute bambangan,yaitu rute pendakian melewati Dukuhliwung.dari pos 1 sampai pos 5 yaitu puncak,butuh waktu sekitar 8jam.dan ada mata air di pos 2 dan 3. bisa juga melakukan pendakian melalui obyek wisata permandian air panas Guci,rute pendakian melalui guci msh sangat terjal,bahkan belum ada pos-pos peristirahatan.namun pemandangan dirute ini lebih istimewa dibandingkan dengan rute mana pun.pemandangan alam di rute guci masih sangat alami dan masih sangat liar,berkesan jauh dari peradaban manusia.kedua rute ini dapat ditempuh melewati kota Tegal lalu keselatan menuju kota slawi,melewati lebaksiu,yomani dan mulai memasuki dataran tinggi towel.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-5756996258960615596?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/5756996258960615596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=5756996258960615596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/5756996258960615596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/5756996258960615596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/gunung-slamet_11.html' title='Gunung Slamet'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gpjJ0cjI/AAAAAAAAALM/eoYFdfi4M30/s72-c/gunungslamet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-5457997854298463572</id><published>2009-04-11T03:23:00.005+07:00</published><updated>2009-05-10T14:30:11.345+07:00</updated><title type='text'>Sejarah Letusan Galunggung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gzGpqOjI/AAAAAAAAALU/Oz9CS_oxcVQ/s1600-h/IMG_0359.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 192px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gzGpqOjI/AAAAAAAAALU/Oz9CS_oxcVQ/s320/IMG_0359.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331875808672365106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Galunggung merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.167 meter di atas permukaan laut, terletak sekitar 17 km dari pusat kota Tasikmalaya. Terdapat beberapa daya tarik wisata yang ditawarkan antara lain&lt;div class="fullpost"&gt; obyek wisata dan daya tarik wanawisata dengan areal seluas kurang lebih 120 hektar di bawah pengelolaan Perum Perhutani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek yang lainnya seluas kurang lebih 3 hektar berupa pemandian air panas (Cipanas) lengkap dengan fasilitas kolam renang, kamar mandi dan bak rendam air panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Letusan Gunung Galunggung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Galunggung tercatat pernah meletus pada tahun 1882 (VEI=5). Tanda-tanda awal letusan diketahui pada bulan Juli 1822, di mana air Cikunir menjadi keruh dan berlumpur. Hasil pemeriksaan kawah menunjukkan bahwa air keruh tersebut panas dan kadang muncul kolom asap dari dalam kawah. Kemudian pada tanggal 8 Oktober s.d. 12 Oktober, letusan menghasilkan hujan pasir kemerahan yang sangat panas, abu halus, awan panas, serta lahar. Aliran lahar bergerak ke arah tenggara mengikuti aliran-aliran sungai. Letusan ini menewaskan 4.011 jiwa dan menghancurkan 114 desa, dengan kerusakan lahan ke arah timur dan selatan sejauh 40 km dari puncak gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan berikutnya terjadi pada tahun 1894. Di antara tanggal 7-9 Oktober, terjadi letusan yang menghasilkan awan panas. Lalu tanggal 27 dan 30 Oktober, terjadi lahar yang mengalir pada alur sungai yang sama dengan lahar yang dihasilkan pada letusan 1822. Letusan kali ini menghancurkan 50 desa, sebagian rumah ambruk karena tertimpa hujan abu.&lt;br /&gt;Pada tahun 1918, di awal bulan Juli, letusan berikutnya terjadi, diawali gempa bumi. Letusan tanggal 6 Juli ini menghasilkan hujan abu setebal 2-5mm yang terbatas di dalam kawah dan lereng selatan. Dan pada tanggal 9 Juli, tercatat pemunculan kubah lava di dalam danau kawah setinggi 85m dengan ukuran 560x440m yang kemudian dinamakan gunung Jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan terakhir terjadi pada tanggal 5 Mei 1982 (VEI=4) disertai suara dentuman, pijaran api, dan kilatan halilintar. Kegiatan letusan berlangsung selama 9 bulan dan berakhir pada 8 Januari 1983. Selama periode letusan ini, sekitar 18 orang meninggal, sebagian besar karena sebab tidak langsung (kecelakaan lalu lintas, usia tua, kedinginan dan kekurangan pangan). Perkiraan kerugian sekitar Rp 1 milyar dan 22 desa ditinggal tanpa penghuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan pada periode ini juga telah menyebabkan berubahnya peta wilayah pada radius sekitar 20 km dari kawah Galunggung, yaitu mencakup Kecamatan Indihiang, Kecamatan Sukaratu dan Kecamatan Leuwisari. Perubahan peta wilayah tersebut lebih banyak disebabkan oleh terputusnya jaringan jalan dan aliran sungai serta areal perkampungan akibat melimpahnya aliran lava dingin berupa material batuan-kerikil-pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada periode pasca letusan (yaitu sekitar tahun 1984-1990) merupakan masa rehabilitasi kawasan bencana, yaitu dengan menata kembali jaringan jalan yang terputus, pengerukan lumpur/pasir pada beberapa aliran sungai dan saluran irigasi (khususnya Cikunten I), kemudian dibangunnya check dam (kantong lahar dingin) di daerah Sinagar sebagai 'benteng' pengaman melimpahnya banjir lahar dingin ke kawasan Kota Tasikmalaya. Pada masa tersebut juga dilakukan eksploitasi pemanfaatan pasir galunggung yang dianggap berkualitas untuk bahan material bangunan maupun konstruksi jalan raya. Pada tahun-tahun kemudian hingga saat ini usaha pengerukan pasir galunggung tersebut semakin berkembang, bahkan pada awal perkembangannya (sekitar 1984-1985) dibangun jaringan jalan Kereta Api dari dekat Station KA Indihiang (Kp. Cibungkul-Parakanhonje) ke check dam sinagar sebagai jalur khusus untuk mengangkut pasir dari galungung ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-5457997854298463572?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/5457997854298463572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=5457997854298463572' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/5457997854298463572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/5457997854298463572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/gunung-galunggung-merupakan-gunung.html' title='Sejarah Letusan Galunggung'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6gzGpqOjI/AAAAAAAAALU/Oz9CS_oxcVQ/s72-c/IMG_0359.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-3829887547226375922</id><published>2009-04-11T03:17:00.004+07:00</published><updated>2009-05-06T22:45:01.029+07:00</updated><title type='text'>Gunung Merbabu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6g7kuP_WI/AAAAAAAAALc/vjI3uwYYJ30/s1600-h/DSC_2153.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 187px; height: 137px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6g7kuP_WI/AAAAAAAAALc/vjI3uwYYJ30/s320/DSC_2153.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331875954183634274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Merbabu adalah gunung api yang bertipe Strato yang terletak secara geografis pada 7,5° LS dan 110,4° BT. Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur, Propinsi Jawa Tengah.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gunung Merbabu dikenal melalui naskah-naskah masa pra-Islam sebagai Gunung Damalung. Di lerengnya pernah terdapat pertapaan terkenal dan pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15. Menurut etimologi, "merbabu" berasal dari gabungan kata "meru" (gunung) dan "abu" (abu). Nama ini baru muncul pada catatan-catatan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung ini pernah meletus pada tahun 1560 dan 1797. Dilaporkan juga pada tahun 1570 pernah meletus, akan tetapi belum dilakukan konfirmasi dan penelitian lebih lanjut. Puncak gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-3829887547226375922?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/3829887547226375922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=3829887547226375922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3829887547226375922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/3829887547226375922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/gunung-merbabu.html' title='Gunung Merbabu'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6g7kuP_WI/AAAAAAAAALc/vjI3uwYYJ30/s72-c/DSC_2153.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-2104214884959403503</id><published>2009-04-11T03:08:00.004+07:00</published><updated>2009-05-06T22:45:26.607+07:00</updated><title type='text'>Sedikit Info Tentang Gunung Cikurai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6hFzj7xsI/AAAAAAAAALk/PK4aQMCG_Us/s1600-h/cikuray.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 221px; height: 166px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6hFzj7xsI/AAAAAAAAALk/PK4aQMCG_Us/s320/cikuray.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331876129965590210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Cikurai adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Cikurai mempunyai ketinggian sebesar 2.818 meter di atas permukaan laut dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Gunung Gede.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gunung ini berada di perbatasan kecamatan Bayongbong, Cikajang, dan Dayeuh Manggung.&lt;br /&gt;Untuk mencapai Cikuray dapat ditempuh dengan naik kendaraan umum dari Bandung atau dari Tasikmalaya menuju terminal Guntur. Dari sana diteruskan dengan angkutan kota menuju jalur pendakian, (Cikajang, Bayongbong atau Dayeuh Manggung). Ketiga jalur tersebut menawarkan medan yang sangat menarik dengan karakteristik masing-masing. Jalur bayongbong adalah jalur yang paling terjal, tetapi dapat cepat sampai di puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda bukan warga Jabar, mendaki Cikurai mesti satu paket dengan Gunung Guntur dan Gunung Papandayan. Keduanya menawarkan medan pendakian yang menarik.&lt;br /&gt;Karena letaknya paling tinggi di kabupaten Garut, kaki gunung Cikuray dipakai untuk stasiun pemancar TV swasta dan TVRI.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-2104214884959403503?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/2104214884959403503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=2104214884959403503' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2104214884959403503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2104214884959403503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/sedikit-info-tentang-gunung-cikurai.html' title='Sedikit Info Tentang Gunung Cikurai'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6hFzj7xsI/AAAAAAAAALk/PK4aQMCG_Us/s72-c/cikuray.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-7518365294963512276</id><published>2009-04-11T02:57:00.004+07:00</published><updated>2009-05-06T22:46:05.986+07:00</updated><title type='text'>Misteri Gunung Lawu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6hN62rRhI/AAAAAAAAALs/PGclqAB0l_A/s1600-h/lawu-full.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 197px; height: 147px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6hN62rRhI/AAAAAAAAALs/PGclqAB0l_A/s320/lawu-full.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331876269362202130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Lawu bersosok angker dan menyimpan misteri dengan tiga puncak utamanya : Harga Dalem, Harga Dumilah dan Harga Dumiling yang dimitoskan sebagai tempat sakral di Tanah Jawa&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Harga Dalem diyakini masyarakat setempat sebagai tempat pamoksan Prabu Bhrawijaya Pamungkas, Harga Dumiling diyakini sebagai tempat pamoksan Ki Sabdopalon, dan Harga Dumilah merupakan tempat yang penuh misteri yang sering dipergunakan sebagai ajang menjadi kemampuan olah batin dan meditasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon kabarnya gunung Lawu merupakan pusat kegiatan spiritual di Tanah Jawa dan ada hubungan dekat dengan tradisi dan budaya keraton, semisal upacara labuhan setiap bulan Sura (muharam) yang dilakukan oleh Keraton Yogyakarta. Dari visi folklore, ada kisah mitologi setempat yang menarik dan menyakinkan siapa sebenarnya penguasa gunung Lawu dan mengapa tempat itu begitu berwibawa dan berkesan angker bagi penduduk setempat atau siapa saja yang bermaksud tetirah dan mesanggarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang hendak pergi ke puncaknya bekal pengetahuan utama adalah tabu-tabu atau weweler atau peraturan-peraturan yang tertulis yakni larangan-larangan untuk tidak melakukan sesuatu, baik bersifat perbuatan maupun perkataan, dan bila pantangan itu dilanggar di pelaku diyakini bakal bernasib naas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita dimulai dari masa akhir kerajaan Majapahit (1400 M). Alkisah, pada era pasang surut kerajaan Majapahit, bertahta sebagai raja adalah Sinuwun Bumi Nata Bhrawijaya Ingkang Jumeneng kaping 5 (Pamungkas). Dua istrinya yang terkenal ialah Dara Petak putri dari daratan Tiongkok dan Dara Jingga. Dari Dara Petak lahir putra Jinbun Fatah, dari Dara Jingga lahir putra Pangeran Katong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jinbun Fatah setelah dewasa menghayati keyakinan yang berbeda dengan ayahandanya yang beragama Budha. Jinbun Fatah seorang muslim. Dan bersamaan dengan pudarnya Majapahit, Jinbun Fatah mendirikan Kerajaan di Glagah Wangi (Demak). Melihat situasi dan kondisi yang demikian itu , masygullah hati Sang Prabu. Akankah jaman Kerta Majapahit dapat dipertahankan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai raja yang bijak, pada suatu malam, dia pun akhirnya bermeditasi memohon petunjuk Sang Maha Kuasa. Dan wisik pun datang, pesannya : sudah saatnya cahaya Majapahit memudar dan wahyu kedaton akan berpindah ke kerajaan yang baru tumbuh serta masuknya agama baru (Islam) memang sudah takdir dan tak bisa terelakkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam itu pulalah Sang Prabu dengan hanya disertai pemomongnya yang setia Sabdopalon diam-diam meninggalkan keraton dan melanglang praja dan pada akhirnya naik ke Puncak Lawu. Sebelum sampai di puncak, dia bertemu dengan dua orang umbul (bayan/ kepala dusun) yakni Dipa Menggala dan Wangsa Menggala. Sebagai abdi dalem yang setia dua orang umbul itu pun tak tega membiarkan tuannya begitu saja. Niat di hati mereka adalah mukti mati bersama Sang Prabu . Syahdan, Sang Prabu bersama tiga orang abdi itupun sampailan di puncak Harga Dalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Sang Prabu bertitah : Wahai para abdiku yang setia sudah saatnya aku harus surut, aku harus muksa dan meninggalkan dunia ramai ini. Kepada kamu Dipa Menggala, karena kesetiaanmu kuangkat kau menjadi penguasa gunung Lawu dan membawahi semua mahluk gaib (peri, jin dan sebangsanya) dengan wilayah ke barat hingga wilayah Merapi/Merbabu, ke Timur hingga gunung Wilis, ke selatan hingga Pantai selatan , dan ke utara sampai dengan pantai utara dengan gelar Sunan Gunung Lawu. Dan kepada Wangsa Menggala, kau kuangkat sebagai patihnya, dengan gelar Kyai Jalak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana pun hening dan melihat drama semacam itu, tak kuasa menahan gejolak di hatinya, Sabdopalon pun memberanikan diri berkata kepada Sang Prabu: Bagaimana mungkin ini terjadi Sang Prabu? Bila demikian adanya hamba pun juga pamit berpisah dengan Sang Prabu, hamba akan naik ke Harga Dumiling dan meninggalkan Sang Prabu di sini. Dan dua orang tuan dan abdi itupun berpisah dalam suasana yang mengharukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita Sang Prabu Barawijaya pun muksa di Harga Dalem, dan Sabdopalon moksa di Harga Dumiling. Tinggalah Sunan Lawu Sang Penguasa gunung dan Kyai Jalak yang karena kesaktian dan kesempurnaan ilmunya kemudian menjadi mahluk gaib yang hingga kini masih setia melaksanakan tugas sesuai amanat Sang Prabu Brawijaya.&lt;br /&gt;Misteri Gunung Lawu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat-tempat lain yang diyakini misterius oleh penduduk setempat selain tiga puncak tersebut yakni: Sendang Inten, Sendang Drajat, Sendang Panguripan, Sumur Jalatunda, Kawah Candradimuka, Repat Kepanasan/Cakrasurya, dan Pringgodani. Bagaimana situasi Majapahit sepeninggak Sang Prabu? Konon sebagai yang menjalankan tugas kerajan adalah Pangeran Katong. Figur ini dimitoskan sebagai orang yang sakti dan konon juga muksa di Ponorogo yang juga masih wilayah gunung Lawu lereng Tenggara.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-7518365294963512276?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/7518365294963512276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=7518365294963512276' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7518365294963512276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7518365294963512276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/misteri-gunung-lawu.html' title='Misteri Gunung Lawu'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6hN62rRhI/AAAAAAAAALs/PGclqAB0l_A/s72-c/lawu-full.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-7152205897807998476</id><published>2009-04-11T02:50:00.004+07:00</published><updated>2009-04-11T03:03:27.917+07:00</updated><title type='text'>Lima Gunung Api Aktif Diawasi Aktivitasnya</title><content type='html'>BANDUNG, - Pengawasan terhadap lima gunung api di Sulawesi ditingkatkan menyusul gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang diikuti rangkaian gempa lainnya di Kepulauan Talaud, Sulawesi.&lt;div class="fullpost"&gt;Kelima gunung api yang mendapat pengawasan intensif itu adalah Gunung Lokon, Karangetang, Ruang, Awu, dan Gunung Soputan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gempa dikuatirkan mengocok kantung magma sehingga meningkatkan aktivitas vulkanik gunung itu. Namun hingga kini belum ada yang mengalami kenaikan status," kata Kepala Bidang Pengawasan Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Hendrasto di Bandung, Jumat (13/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kelima gunung api di kawasan gempa itu. tercatat Gunung Karangetang dengan status aktivitas tertinggi yakni Siaga (Level III). Gunung Lokon dan Soputan waspada (level II) sedangkan Gunung Ruang dan Awu aktif normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hendrasto, serangkaian gempa masih terjadi di kawasan itu. Berdasarkan pantaian seismograf di Posko Pengawasan kelima gunung api itu, melaporkan getaran gempa terekam lebih dari 170 kali gempa, 30 gempa diantaranya goyangannya terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Peningkatan pengawasan gunung api itu dilakukan dalam beberapa hari ke depan, seismograf dan aktivitas gunung secara visual juga terus dipantau," kata Hendrasto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, kata dia dampak gempa bumi yang terus menerus baru dirasakan setelah beberapa hari kemudian seperti gelembung-gelembung udara minuman bersoda yang naik ke permukaan. Meski demikian, ia mengimbau warga di sekitar kawasan gunung api itu tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan terkait aktivitas gunung api itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekali digoyang mungkin tidak bereaksi, kalau dikocok atau digoyang terus menerus kan bereaksi ke atas, kantung magma juga sama seperti itu. Bila terus digoyang kantung Magma bisa menekan energinya ke kawah gunung api," jelas Hendrasto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, ada tujuh belas gunung api yang mendapat pengawasan intensif PVMBG karena aktivitasnya siaga dan waspada. Dua gunung api berstatus Siaga (Level III) yakni Gunung Karangetang dan Gunung Ibu. Sedangkan 15 gunung api lainnya berstatus waspada (level II) yakni Gunung Dempo, Soputan, Dukono, Anak Krakatau, Semeru, Lewotobi, Egon, Gamalama, Papandayan, Lokon, Talang, Kelud, Kerinci, Gamkonora, dan Gunung Bromo.&lt;br /&gt;KOMPAS&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-7152205897807998476?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/7152205897807998476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=7152205897807998476' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7152205897807998476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/7152205897807998476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/lima-gunung-berbahaya.html' title='Lima Gunung Api Aktif Diawasi Aktivitasnya'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-141379131913958504</id><published>2009-04-11T02:36:00.006+07:00</published><updated>2009-05-10T14:31:41.775+07:00</updated><title type='text'>Ancaman Hypothermia Bagi Pendaki Gunung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6iD6cQ-GI/AAAAAAAAAL0/JgNiq7ERa1c/s1600-h/avoid-hypothermia-5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 283px; height: 189px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6iD6cQ-GI/AAAAAAAAAL0/JgNiq7ERa1c/s320/avoid-hypothermia-5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331877196964362338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Aktivitas petualangan di musim hujan, seperti pendakian gunung otomatis akan meningkatkan derajat bahayanya akibat gejala alam ini.&lt;div class="fullpost"&gt; Apalagi bila musim liburan tiba. Seperti tak mau kehilangan kesempatan emas, banyak pendaki gunung tetap nekat menyalurkan hobi petualangannya tanpa mempedulikan kondisi cuaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ancaman Hypothermia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuaca di gunung memang tidak bisa ditebak. Apalagi pada bulan-bulan basah. Meski gunung di Indonesia rata-rata hanya berketinggian sekitar 3.000 mdpl, tetapi pada musim hujan, badai gunung yang menyertai hujan sering menyerang dan mampu menurunkan suhu udara hingga mencapai di bawah titik beku atau di bawah 0 derajat celcius. Bagi para pendaki gunung yang tidak siap dengan fisik, mental serta perlengkapan yang memadai, kondisi ini bisa menjadi sebuah malapetaka besar Karena suhu udara sedingin itu, merupakan kondisi yang sangat asing bagi tubuh manusia, apalagi bagi orang-orang yang tinggal di daerah tropis seperti Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hypothermia merupakan salah satu gejala penyakit di ketinggian yang sering menyerang para pendaki gunung. Bahkan di Indonesia, hypothermia menduduki peringkat teratas sebagai ancaman maut serta “hantu” pencabut nyawa paling kejam bagi para pendaki gunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa dan bagaimana sebenarnya hypothermia itu hingga bisa menjadi ancaman bak momok yang menakutkan bagi para pendaki gunung?&lt;br /&gt;Penyakit hypothermia merupakan satu dari sejumlah penyakit di ketinggian seperti mountain sickness atau hipoksia (kekurangan pasokan oksigen ke tubuh), edema baru dan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Hypothermia sering menyerang para pendaki gunung yang kurang melengkapi diri dengan perlengkapan penahan dingin atau penghangat badan seperti sweater, jaket, kaos kaki, balaclava, sarung tangan, tenda dsb. Tetapi kadang juga kerap terjadi, pendaki gunung yang sudah melengkapi diri dengan perlengkapan penahan dingin tetap saja terkena hypothermia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini biasanya terjadi karena seluruh pakaian yang dikenakan telah basah kuyup diterpa hujan. Pendaki ini biasanya kurang melengkapi diri dengan perlengkapan penahan air atau hujan seperti, ponco (jas hujan), payung atau tenda yang memadai. Pakaian yang basah akan mengurangi insulasi (kemampuan untuk menahan panas badan) sampai 90%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus hypothermia yang disebabkan pakaian basah inilah sebenarnya yang paling sering meminta korban pendaki gunung di Indonesia. Hypothermia. Seperti penyakit-penyakit gunung lainnya, hypothermia merupakan faktor bahaya yang sebenarnya dapat diperhitungkan sebelum melakukan kegiatan pendakian atau lebih dikenal dengan istilah subjective danger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pendaki yang sudah mempersiapkan fisik maupun perlengkapannya akan lebih mudah menghadapi bahaya-bahaya yang mungkin akan muncul. Suatu hal yang harus diingat, janganlah memulai persiapan itu ketika gejala-gejala penyakitnya muncul di gunung. Persiapan itu harus sudah dimulai sejak masih di rumah, yakni dengan memiliki pengetahuan tentang bahaya yang potensial muncul, cara penanggulangan apa saja yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;Kecuali mempersiapkan diri dengan perlengkapan penahan dingin dan anti air berkualitas baik, ada beberapa hal pokok mendasar yang perlu diketahui mengenai hypothermia. Selalu menjaga suhu tubuh pada suhu normal pada kisaran 37 derajat celcius, merupakan hal utama untuk menghindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya secara alamiah tubuh manusia akan selalu menjaga panasnya dengan beberapa cara, salah satunya melalui pencernaan makanan. Makanan yang masuk ke dalam tubuh menghasilkan panas melalui oksidasi, dan ini terutama penting bagi tubuh ketika sedang beristirahat. Panas yang berasal dari pencernaan makanan ini akan dihasilkan lebih banyak lagi oleh tubuh ketika sedang bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penanganan Hypothermia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang terkena hypothermia akan menunjukkan gejala-gejala sesuai dengan tingkat penurunan suhu tubuh. Kehilangan kesadaran, misalnya akan menyebabkan apa yang disebut dengan. Pada kondisi ini, penderita hypothermia justru akan merasakan hal yang sebaliknya, yaitu rasa panas lalu tanpa sadar seluruh pakaian ditanggalkan sendiri. Sehingga amat sering dijumpai penderita atau korban hypothermia meninggal ditemukan dalam kondisi telanjang bulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menangani penderita hypothermia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah mencari dan memindahkan korban ke tempat yang kering dan terlindung dari angin dan air. Kemudian sebelum diberikan minuman yang hangat dan manis, usahakan baju basah korban diganti dengan yang kering. Lalu, masukkan korban ke dalam sleeping bag kering yang sebelumnya telah dihangatkan dengan cara memasukkan tubuh telanjang beberapa orang sehat (bersuhu normal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan selanjutnya adalah, memasukkan botol berisi air hangat ke dalam sleeping bag untuk membantu memanaskan tubuh korban. Kalau sleeping bag cukup lebar, lakukan transfer panas tubuh orang sehat ke korban dengan cara dua orang ikut masuk ke dalam sleeping bag dan mengapit korban. Usahakan membuat api di kedua sisi korban, dan jangan biarkan korban hypothermia tertidur. Tidur akan membuat penderita hypothermia kehilangan kesadaran dan tak mampu lagi memanaskan tubuhnya secara alami. Biarkan dia mengigil dan segera beri minuman hangat dan makanan manis setelah korban sadar. Hidrat arang dalam makanan itu merupakan bahan bakar yang cepat sekali menghasilkan panas dan tenaga. (KR) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-141379131913958504?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/141379131913958504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=141379131913958504' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/141379131913958504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/141379131913958504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/ancaman-hypothermia-bagi-pendaki-gunung.html' title='Ancaman Hypothermia Bagi Pendaki Gunung'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6iD6cQ-GI/AAAAAAAAAL0/JgNiq7ERa1c/s72-c/avoid-hypothermia-5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-2986472122043607554</id><published>2009-04-07T01:21:00.011+07:00</published><updated>2009-05-10T14:32:37.122+07:00</updated><title type='text'>Alat Ultralight Hiking</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6krRmjALI/AAAAAAAAAME/Ezc9LskDkUk/s1600-h/BIV02-falcon-bivi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 251px; height: 207px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6krRmjALI/AAAAAAAAAME/Ezc9LskDkUk/s320/BIV02-falcon-bivi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331880072219656370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada banyak sekali bermacam type peralatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt; yang beredar dipasaran, dan saat ini beberapa diantaranya bisa didapatkan di Indonesia, akan tetapi harga peralatan tersebut masih tergolong mahal.&lt;div class="fullpost"&gt; Meskipun demikian kita bisa merancang sendiri peralatan yang kita butuhkan dan membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa contoh peralatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt; yang ada dan sangat simple dalam penggunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ransel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin sedikit dan simple peralatan yang dibawa maka akan semakin kecil ransel yang dibutuhkan, hal tersebut juga merupakan kunci dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt;. Semakin simple suatu peralatan maka semakin kecil tempat yang dibutuhkan maka akan semakin banyak makanan yang bisa dibawa, rencanakanlah dengan seksama lama perjalanan dan jumlah makanan yang dibawa.&lt;br /&gt;Carilah ransel yang simple dan ringan, ukuran 30Lt atau 40 Lt sangat cocok untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sleeping Bag&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sleeping bag saat ini ada jenis&lt;span style="font-style: italic;"&gt; ultralight&lt;/span&gt; baik berbahan down maupun sintetis. Seperti contoh disini packing yang sangat kecil dan ringan. Diatas semua itu kemampuan isolasinya tidak berkurang.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matras&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk matras atau alas tidur, saat ini ada bahan alumimium foil berlapis busa yang sangat ringan dan bisa dilipat, mekipun tipis tapi kemampuan aluminium menahan uap lembab dari tanah sangat baik sekali, jenis matrass ini tersedia dalam ukuran yang lebar dan cukup untuk tenda atau bivy untuk satu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Shelter / Tenda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shelter adalah suatu keharusan, jika akan bermalam di alam bebas. ada berbagai jenis shelter atau bivy &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt; untuk kapasitas satu orang. Trap juga bisa kita jadikan shelter, dengan sedikit improvisasi trap bisa dijadikan sebuah shelter yang nyaman dan tentu saja ringan dan tanpa kehilangan fungsinya sebagai shelter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alat masak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak sekali alat masak ultralight untuk penggunaan satu atau dua orang, sebagai contoh disini kompor spritus dengan satu misting dan penutupnya yang juga bisa berfungsi sebagai penggorengan. Selain kompor jenis spritus saat ini juga tersedia di pasaran kompor gas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight &lt;/span&gt;buatan primuss sweden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cup / gelas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk cup minum model sierra cup adalah pilihan yang baik sekali, karena selain bisa digunakan sebagai tempat minum kita juga bisa menggunakannya sebagai wadah untuk membuat telur kocok atau jenis masakan simple lainnya, serta juga bisa dipakai untuk menghangatkan jagung manis dan lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wadah Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat minum lipat dari plastik atau kulit sangat praktis dan tidak memakan tempat saat kosong, ada banyak sekali botol lipat saat ini beredar dipasaran, baik itu keluaran nalgene ataupun playtipus. Dan meskipun dalam keadaan diisi air tutupnya sangat rapat dan tidak bocor. Selain itu wadah air lipat untuk membawa air dari lokasi mata air ke tempat&lt;br /&gt;camping juga dibutuhkan yang praktis dan bisa dilipat. dibandingkan dengan botol aluminium atau plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pakaian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaket polar dan goretex adalah pilihan yang baik untuk isolasi dingin dan udara lembab, dan ponco adalah pilihan baik juga untuk perlindungan terhadap hujan, disamping bisa digunakan sebagai alas.&lt;br /&gt;Untuk pakaian bawalah pakaian yang sesuai dengan musim saat anda mengadakan perjalanan, t-shirt katun dan celana pendek katun tipis sangat baik untuk musim kemarau. Usahakan untuk merencanakannya seefisien mungkin agar tidak kelebihan atau kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hal Lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lainnya adalah sama dengan peralatan trekking lainnya, seperti Senter, navigasi aids, survival kits, P3K praktis, dan lainnya. Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya dalam perencanaan sebuah perjalanan dengan prinsip &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt;, adalah packing makanan. Buanglah setiap kotak atau bungkus makanan yang tidak penting, jika makanan bisa&lt;br /&gt;dipindahkan kedalam kantong plastik akan lebih mudah lagi dibanding jika tetap harus dalam kotaknya yang akan memakan tempat di dalam ransel serta tentu saja tambahan berat.&lt;br /&gt;Didalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt; hiking atau trekking, berat extra 1 ons saja akan sangat mempengaruhi perjalanan kita.&lt;br /&gt;Jika anda memutuskan untuk memakai gaya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt; hiking atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ultralight&lt;/span&gt; trekking, jangan pernah berhenti untuk mencoba hal baru dalam meminimalkan peralatan anda tanpa mengurangi kemampuan peralatan tersebut. Selamat Mencoba…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-2986472122043607554?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/2986472122043607554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=2986472122043607554' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2986472122043607554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/2986472122043607554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/peralatan-ultralight-hiking.html' title='Alat Ultralight Hiking'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6krRmjALI/AAAAAAAAAME/Ezc9LskDkUk/s72-c/BIV02-falcon-bivi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-8533899260254249532</id><published>2009-04-07T01:03:00.006+07:00</published><updated>2009-05-07T01:37:14.847+07:00</updated><title type='text'>Jalur Lain ke Segoro Wedi ( Puncak Gunung Slamet )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6kmOnUnmI/AAAAAAAAAL8/wCU9jvzc--c/s1600-h/peta-slamet.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 235px; height: 259px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6kmOnUnmI/AAAAAAAAAL8/wCU9jvzc--c/s320/peta-slamet.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331879985518255714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Biasanya pendakian gunung Slamet ditempuh lewat jalur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bambangan&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baturraden&lt;/span&gt;, atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kedawung&lt;/span&gt;, namun apakah anda tahu kalau ada jalur baru untuk bisa mencapai puncak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Segoro Wedi"&lt;/span&gt; itu?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya, jalur itu adalah melalui kawasan wanawisata Guci di Kabupaten Tegal.&lt;br /&gt;Jalur Guci dapat ditempuh dari Jakarta dengan menggunakan bis jurusan Bumiayu atau Purwokerto (Bis Sinar Jaya, Dedy Jaya, atau Dewi Sri) lalu turun dipertigaan Yomani yg merupakan akses menuju wanawisata Guci. Dari Yomani anda bisa menggunakan mobil pick up menuju Guci dengan membayar Rp.6000,- lalu sesampainya di Guci anda dapat menuju pos pendakian/perhutani (yang kurang terkelola dengan baik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana anda bisa mendirikan tenda untuk beristirahat,atau anda juga bisa mandi air panas di pemandian umum Guci, GRATIIISS!!!&lt;br /&gt;Jalur pendakian diawali dengan bentangan tanah berbatu kerikil yang cukup keras dan cukup terjal hingga 1,5 jam kemudian anda tiba di pos 1(Pondok Pinus).&lt;br /&gt;Dari pos 1 menuju pos 2 yaitu mulai memasuki hutan pinus sampai akhirnya tiba di pos2 yang merupakan akhir dari bentangan hutan cemara setelah hutan pinus.&lt;br /&gt;Pos2 merupakan tanah kosong yang cukup luas dan bisa digunakan untuk beristirahat sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pos3 jaraknya cukup dekat dengan pos2, yaitu sekitar 0.5 jam.&lt;br /&gt;Anda bisa langsung terus melanjutkan perjalanan tanpa berhenti di pos3.&lt;br /&gt;Pos3 menuju pos4 jaraknya cukup jauh dan sudah mulai terjal ,sehingga dianjurkan di pos lintas 3-4 anda melepas lelah sejenak sebelum melanjutkan ke pos4.&lt;br /&gt;Pos4 cukup kondusif untuk ngecamp tapi kurang bagus untuk summit attack karena jaraknya masih cukup jauh dengan puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya anda melakukan summit attack dari pos5 (pondok edelweiss) karena ini adalah pos terakhir yang berupa batas vegetasi dengan batuan vulkanik.&lt;br /&gt;Dari pos 5, puncak dapat ditempuh dengan waktu 45 menit. Namun perlu diingat, turunlah dari puncak sebelum pkl.9 pagi  karena pada jam itu kabut sudah mulai naik.&lt;br /&gt;Setelah turun dari puncak menuju ke bawah anda dapat melepas lelah dengan mandi air panas. Selamat Mencoba!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-8533899260254249532?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/8533899260254249532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=8533899260254249532' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8533899260254249532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/8533899260254249532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/jalur-lain-ke-segoro-wedi-puncak-gunung.html' title='Jalur Lain ke Segoro Wedi ( Puncak Gunung Slamet )'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6kmOnUnmI/AAAAAAAAAL8/wCU9jvzc--c/s72-c/peta-slamet.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-1358057052458706043</id><published>2009-04-02T02:30:00.006+07:00</published><updated>2009-05-07T01:39:25.226+07:00</updated><title type='text'>Penyebab Kematian Pendaki Gunung</title><content type='html'>Mendaki gunung merupakan kegiatan yang cukup banyak peminatnya sekarang. Kegiatan alam bebas ini memang menjanjikan kenikmatan. Kenikmatan yang bahkan sampai sekarang hanya mereka yang berhasil mendaki sampai ke puncak yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Because it is up there..”&lt;/span&gt; ujar salah seorang pendaki terkenal Inggris untuk menggambarkan kenikmatan itu.&lt;br /&gt;Bagi pendaki gunung sejati, kenikmatan mencapai puncak gunung sangat sulit digambarkan dengan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas mendaki gunung adalah kegiatan yang menyenangkan dan relatif mudah dilakukan. Tidak seperti arung jeram, panjat tebing atau menyelam, dimana diperlukan keahlian khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegatan ini juga menjanjikan kesenanganan karena dapat meyaksikan keindahan dan keagungan alam pegunungan. Namun hati-hati, dibalik keindahannya, gunung juga menyimpan bahaya bagi para pendaki. Sejak 1492 saat pendakian gunung pertama kali dilakukan manusia hingga sekarang, sudah ratusan bahkan mungkin ribuan orang tewas di atas gunung.&lt;br /&gt;Banyak faktor yang membuat mereka gagal lalu tewas baik ketika sedang mendaki atau menuruni gunung. Faktor-faktor apa saja yang biasanya menjadi penyebab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Fisik Dan Mental&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketidaksiapan fisik dan mental menjadi faktor yang cukup tinggi sebagai penyebab kematian para pendaki gunung. Fisik dan mental yang lemah jelas-jelas menjadi mangsa empuk alam gunung yang liar. Apalagi jika mendaki gunung yang ketinggiannya lebih dari 4000 meter dimana oksigen begitu tipisnya. Meski sekarang ada alat bantu oksigen tetapi jika fisik lemah, alat bantu itu hampir seperti tak ada artinya. Mental pun demikian. Orang-orang yang mendaki gunung diharuskan memiliki mental pantang menyerah, bersikap tenang dan tidak mudah panik. Ingat, alam liar pegunungan tidak pernah menoleransi kekurangan-kekurangan itu. Maka persiapkan fisik dan mental Anda sebaik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kurang Pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang gunung yang akan didaki adalah mutlak. Banyak pendaki remaja atau pemula yang tewas di gunung karena minimnya pengetahuan. Pengetahuan ini meliputi banyak hal, seperti pengetahun tentang tinggi gunung, karakteristik cuaca, pengetahuan tentang flora dan fauna yang biasa hidup di pegunungan, pengetahuan tentang tempat-tempat berbahaya di atas gunung hingga pengetahuan tentang tindak penyelamatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Cuaca Buruk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cuaca diatas pegunungan sangat sulit ditebak, bahkan terkadang meski saat itu musim kemarau bisa saja di atas gunung turun hujan lebat. Cuaca buruk memang tidak menjadi penyebab langsung kematian, tetapi efek yang ditimbulkannya kerap menjadi penghalang pendakian. Seperti jalan menjadi becek dan licin atau udara begitu menjadi begitu dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tersesat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga pendaki gunung yang mengalami tersesat. Ini bisa saja terjadi karena mungkin mereka terpisah dari rombongan, mencoba jalur baru atau bahkan disebabkan oleh kesalahan sepele, tidak membawa kompas. Saat orang mengalami tersesat dimana biasanya mereka selalu berputar-putar ke tempat yang sama, mereka akan mengalami disorientasi, bingung, kalut tanpa persediaan makanan yang cukup. Saat itulah maut mengintip.&lt;br /&gt;KabarNews&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-1358057052458706043?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/1358057052458706043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=1358057052458706043' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1358057052458706043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1358057052458706043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/penyebab-kematian-pendaki-gunung.html' title='Penyebab Kematian Pendaki Gunung'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-661689612404951406</id><published>2009-04-02T01:58:00.008+07:00</published><updated>2009-05-07T01:43:03.859+07:00</updated><title type='text'>Lima Tempat Paling "Maut" di Jogja</title><content type='html'>Yogyakarta tidak hanya dikenal dengan Malioboro, Keraton, dan budaya Jawanya yang khas. Yogyakarta juga mempunyai berbagai tempat yang sangat menantang untuk para penggiat olahraga dan wisata ekstrem, dari gemuruh Sungai Progo yang dahsyat hingga Gua Jomblang yang tenang tetapi menyeramkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sungai Progo Bawah yang Benar-Benar Ganas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gemuruh sungai besar ini pasti akan membuat hati para rafter berdebar-debar. Gelombang air sungai yang cukup tinggi dan arus yang cukup deras membuat jantung siapa saja akan berdegup lebih kencang. Airnya yang berwarna coklat tua benar-benar tampak buruk dan tidak bersahabat. Debit airnya naik turun dengan cepat seiring besar kecilnya curah hujan di hulu sungai. "Sungai Progo dalam hal ini Sungai Progo Bawah memang ganas apalagi di bulan Februari ketika debit air sedang tinggi-tingginya. Tak jarang terjadi banjir bandang yang berbahaya bagi rafter yang sedang mengarungi sungai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skipper atau kapten kapal harus lebih sering berteriak untuk mengomando rekan-rekannya setiap akan melewati jeram yang hampir semuanya terhitung ganas. Bahkan terkadang harus diperlukan pengintaian jeram agar kapal dapat tepat memasuki jeram, meloloskan diri, dan tidak terjebak di dalamnya. Perahu yang terbalik pun adalah hal yang wajar dan ombak-ombak besar setinggi tiga meteran juga menjadi pemandangan yang sangat biasa. Sungai yang mempunyai grade atau tingkat kesulitan I-V ini memang menegangkan dan pastinya akan membuat darah mengalir lebih kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai yang berhulu di Jumprit di daerah Gunung Sindoro ini juga mempunyai Jeram Boedhil yang sangat ganas. Sungai ini adalah tempat meninggalnya empat orang penggiat arung jeram di tahun 80-an. Siapa saja yang berniat mengarungi sungai ini meskipun memakai pelampung tetap harus bisa berenang. Skipper juga haruslah orang yang berpengalaman mengarungi sungai-sungai yang sekelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun terkesan menyeramkan tetapi bagi penggiat olahraga arung jeram atau yang memang menyukai tantangan, sungai ini akan memberikan kepuasan yang luar biasa dalam berpetualang. Perjalanan atau dalam bahasa rafting disebut trip dimulai dari Jembatan Klangon dan berakhir di Dekso dengan panjang rute 25 km yang ditempuh selama 4 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Angkernya Gua Jomblang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan perkara mudah untuk mencapai dasar gua vertikal sedalam 40 meter. Tetapi bagi mereka yang bernyali dan menyukai tantangan, tentu hal ini menjadi keasyikan tersendiri. Orang yang awam dengan gua vertikal harus mendapat kursus SRT (Single Rope Technique), yaitu teknik menuruni dan menaiki medan vertikal dengan lintasan tali, karena hanya dengan menuruni tali, gua seperti ini dapat ditelusuri. Tetapi kalau memang benar-benar berani ya langsung turun saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tali dan alat pengaman yang akan digunakan untuk menuruni gua harus dipastikan benar-benar dalam keadaan aman. Memang terkesan ribet tetapi sebenarnya itu adalah prosedur standar yang mesti harus dilakukan. Benar-benar kegiatan yang beresiko tetapi mengasyikan,Gua Jomblang yang mempunyai mulut gua cukup lebar ini terletak daerah Semanu, Gunung Kidul, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dasar gua terdapat hutan kecil yang cukup lebat. Sebuah fenomena yang menakjubkan karena lingkungan sekitar Gua Jomblang adalah tanah kapur yang tandus. Dari dasar gua perjalanan dapat dilanjutkan memasuki lorong Gua Jomblang menuju Gua Grubug. Sebuah gua vertikal yang mempunyai rongga yang besar dengan mulut gua yang kecil. Gua ini mempunyai sungai bawah tanah dengan debit air yang cukup besar. Tepat pada jam 12 siang, mulut gua akan membentuk tiang cahaya dari sinar matahari yang masuk tegak lurus ke dalam gua. Benar-benar pemandangan yang sangat indah dan spektakuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuruni Gua Grubug memang lebih menantang karena caver akan menuruni gua dengan tali yang berputar-putar setinggi lebih dari 50 meter. Kedua gua ini memang mempunyai kisah yang menyeramkan karena menjadi tempat pembantaian aktivis PKI di tahun 60-an. Selain itu sampai tahun 90-an di Gua Grubug masih ditemukan mayat korban penembakan misterius yang sengaja dimasukkan ke dalam gua. Diduga mayat-mayat itu adalah para penjahat yang sudah tidak mempan lagi dipenjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Merayap di Tebing Karang Pantai Siung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebing yang terjal dengan kemiringan 90 derajat bukanlah sesuatu yang menakutkan bagi para climber. Justru tebing-tebing yang belum banyak dipanjat orang dan sulit ditaklukan adalah tebing-tebing yang lebih diminati. Bagaimana strategi pemanjatan, teknik-teknik yang digunakan, hingga kesulitan-kesulitan yang dialami semisal dalam pembukaan jalur menjadi tantangan tersendiri bagi setiap climber yang mendaki tebing-tebing Pantai Siung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deburan ombak dan tiupan angin yang menderu-deru akan menambah semangat dan gairah para climber untuk menaklukan tebing-tebing di pantai ini. Angin yang bertiup kencang sedikit banyak mempengaruhi proses pemanjatan. Meskipun demikian memanjat tebing-tebing Pantai Siung memang menjadi pengalaman tersendiri. Di tengah-tengah jalur pemanjatan climber akan melihat keindahan pantai berpasir putih yang mempunyai batu-batu raksasa. Pemandangan indah ini akan menjadi setting pemanjatan di pantai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Siung di kawasan pantai selatan Gunung Kidul mempunyai banyak tebing yang dapat digunakan untuk pemanjatan dengan tingkat kesulitan yang bervariasi. Total ada 250 jalur yang dapat digunakan untuk pemanjatan. Tebing-tebing ini pada tahun 2005 pernah digunakan untuk event Asian Climbing Gathering yang melibatkan ratusan pemanjat tebing Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di Pantai Siung, Yogyakarta juga mempunyai tebing-tebing lain yang tidak kalah menantang dan mempunyai karakteristik yang beragam, seperti Tebing Bedoyo di kawasan kapur Semanu (Gunung Kidul), Tebing Samigaluh di dataran Tinggi Menoreh (Kulon Progo), dan Tebing Parangendog di Pantai Parantritis. Meskipun demikian, tebing Pantai Siung adalah yang paling menarik dan menantang. Bahkan surganya para pemanjat tebing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Off Road di Kemiringan Lereng Merapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berada di dalam mobil 4x4 yang nyaris terguling memang menegangkan, apalagi ketika mobil di posisi medan yang miring dan terjal. Tidak hanya driver yang darahnya berdesir kencang, semua yang terlibat dalam penjelajahan ini pasti akan dibuat lebih tegang. Adrenalin mengalir deras sementara otak juga berpikir keras dan cepat agar mobil segera melewati rintangan dan kesulitan yang menghadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaki gunung Merapi di sebelah selatan adalah medan off road yang bisa digolongkan ekstrem. Track yang bervariasi dengan hutan, lereng terjal, dan sungai berbatu dapat membuat mobil terjebak dan mungkin harus membutuhkan pertolongan mobil lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain track-nya yang menantang, lereng selatan Merapi juga mempunyai pemandangan alam dan suasana pedesaan yang sangat eksotis. Wisatawan dapat menikmati kehangatan masyarakat pedesaan dan berbagai kearifan budaya masyarakat desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata Off Road memang menegangkan tetapi juga mengasyikan. Dalam keadaan mobil terjebak, wisatawan juga aktif terlibat menarik mobil atau membuat jalur agar mobil dapat keluar. Mobil Jeep Willys dipilih karena kendaraan jenis ini telah terbukti dan teruji di berbagai medan dan kondisi. Selain berkesan klasik, mobil ini juga sangat tangguh di medan off road.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;"&gt;"Mendidih" di Puncak Merapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh lebih dari sekedar keberanian untuk berada di kubah pasir yang begitu dekat dengan mulut kawah gunung Merapi. Tetapi juga perhitungan matang dan kecermatan dalam membaca situasi gunung yang masih aktif ini. Berada persis di Puncak Garuda, puncak tertinggi di Gunung Merapi adalah petualangan bagi mereka yang benar-benar berani dan bernyali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dinyatakan dalam keadaan aman, gunung Merapi memang bersahabat. Para pendaki dapat menikmati keindahannya dari puncak gunung setinggi 2914 meter ini. Meskipun demikian, Gunung Merapi, yang merupakan gunung berapi paling aktif di dunia ini, sewaktu-waktu dapat memuntahkan lahar dan awan panas yang memang menjadi ciri dari gunung ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan dahsyat terakhir Merapi terjadi pada tahun 1994 ketika beberapa desa di lereng selatan Merapi hangus karena semburan awan panas yang juga terkenal dengan sebutan wedhus gembel. Letusan yang cukup besar juga terjadi pada tahun 2006 dengan korban dua orang relawan yang meninggal di bungker yang hancur karena terjangan awan panas Merapi. Konon gunung ini juga meletus dengan sangat hebat pada tahun 1006, yang mengakibatkan candi-candi besar seperti Borobudur dan Prambanan mengalami kerusakan dan Kerajaan Mataram Hindu harus berpindah ke Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun berbahaya, banyak orang justru ingin melihat dari dekat aktivitas Merapi yang memang sangat menarik. Karakteristik Merapi sebagai gunung berapi yang sangat aktif tidak menyurutkan niat dan nyali orang untuk mengamatinya dari jarak yang sangat dekat.&lt;br /&gt;yogyes&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-661689612404951406?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/661689612404951406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=661689612404951406' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/661689612404951406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/661689612404951406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/lima-tempat-paling-maut-di-jogja.html' title='Lima Tempat Paling &quot;Maut&quot; di Jogja'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-851138140145336953</id><published>2009-04-02T00:26:00.015+07:00</published><updated>2009-05-10T14:34:23.090+07:00</updated><title type='text'>Saat Jalan Diketinggian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOwwu-HDxI/AAAAAAAAAFc/5INmON9tReg/s1600-h/IMG_0099.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOwwu-HDxI/AAAAAAAAAFc/5INmON9tReg/s320/IMG_0099.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319789936143437586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOvRBfQ4lI/AAAAAAAAAFU/HUjXamAhv9U/s1600-h/113.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOvRBfQ4lI/AAAAAAAAAFU/HUjXamAhv9U/s320/113.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319788291846890066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOuv2xj71I/AAAAAAAAAFM/QDzmwUhusIs/s1600-h/IMG_0112.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOuv2xj71I/AAAAAAAAAFM/QDzmwUhusIs/s320/IMG_0112.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319787722035162962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOuaQZETVI/AAAAAAAAAFE/O7iQEo3fIfY/s1600-h/IMG_0015.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOuaQZETVI/AAAAAAAAAFE/O7iQEo3fIfY/s320/IMG_0015.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319787350954626386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOt-b7oCFI/AAAAAAAAAE8/RRVd9KNI1OI/s1600-h/Galunggung+2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOt-b7oCFI/AAAAAAAAAE8/RRVd9KNI1OI/s320/Galunggung+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319786873016027218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOtIW78gKI/AAAAAAAAAE0/eRdNC8pCqeU/s1600-h/Mahameru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOtIW78gKI/AAAAAAAAAE0/eRdNC8pCqeU/s320/Mahameru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319785943962255522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOssVfVkPI/AAAAAAAAAEs/gPg-WE3Elq0/s1600-h/IMG_0118.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOssVfVkPI/AAAAAAAAAEs/gPg-WE3Elq0/s320/IMG_0118.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319785462537490674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOsEONpxCI/AAAAAAAAAEk/BBL9izpFyFo/s1600-h/Galunggung+1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOsEONpxCI/AAAAAAAAAEk/BBL9izpFyFo/s320/Galunggung+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319784773389501474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOrFGWTf8I/AAAAAAAAAEc/4SlpXvPn9Vo/s1600-h/Bromo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOrFGWTf8I/AAAAAAAAAEc/4SlpXvPn9Vo/s320/Bromo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319783688946548674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOqdgs09_I/AAAAAAAAAEU/EyFn8s3CvDg/s1600-h/Hampir+Mahameru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOqdgs09_I/AAAAAAAAAEU/EyFn8s3CvDg/s320/Hampir+Mahameru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319783008825571314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-851138140145336953?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/851138140145336953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=851138140145336953' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/851138140145336953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/851138140145336953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/04/saat-jalan-diketinggian.html' title='Saat Jalan Diketinggian'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SdOwwu-HDxI/AAAAAAAAAFc/5INmON9tReg/s72-c/IMG_0099.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-1349063615041972579</id><published>2009-04-01T03:50:00.006+07:00</published><updated>2009-05-06T22:54:36.539+07:00</updated><title type='text'>Pesona Bandung dari Atas Ketinggian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6lLb5mlGI/AAAAAAAAAMM/YlsI3k4dX5o/s1600-h/2287440598_17f1420843_b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 249px; height: 187px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6lLb5mlGI/AAAAAAAAAMM/YlsI3k4dX5o/s320/2287440598_17f1420843_b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331880624739751010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Melihat pemandangan sebuah kota dari atas perbukitan maupun pegunungan selalu menjanjikan pesona tersendiri. Bandung salah satunya. Kota yang memiliki bentang alam kaldera (kawah besar) sisa Gunung Sunda ini merupakan salah satu daerah yang menyuguhkan pemandangan indah jika dilihat dari atas ketinggian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Bandung dilingkung gunung.” Ungkapan ini sepertinya sudah tidak asing lagi, terutama bagi masyarakat tatar Parahyangan. Ungkapan tersebut menggambarkan kondisi cekungan Bandung yang dikelilingi banyak gunung. Sebagai contoh di Utara ada Tangkuban Parahu, Bukit Tunggul Burangrang, di Selatan ada Patuha, Malabar, di Timur ada Manglayang, dan di sebelah Barat ada perbukitan kapur Padalarang – Rajamandala. Dengan kondisi seperti itu kota kembang sepintas ibarat berada di dalam sebuah mangkuk raksasa.  Banyak lokasi yang bisa kita pilih jika ingin menikmati pemandangan Bandung dari atas ketinggian. Sejumlah tempat sempat saya ambil gambarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah Bojong Koneng Atas yang berada di kawasan Timur Bandung, seperti ditunjukkan pada gambar di atas. Tempat yang tak jauh dari gudang mesiu ini bisa ditempuh lewat akses masuk dari Jl. Cikutra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi kedua adalah Punclut.&lt;br /&gt;Tempat yang selalu ramai pada saat akhir pekan oleh orang-orang yang berniat hiking ini bisa menjadi pilihan Anda untuk menikmati pesona kota Bandung. Gambar di atas saya ambil di wilayah Punclut atas, yakni arah menuju Lembang. Untuk menjangkau lokasi tersebut Anda bisa menggunakan akses masuk dari Jl. Ciumbuleuit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi ketiga adalah Mekarwangi.&lt;br /&gt;Berada dirute alternatif Bandung - Lembang, Mekarwangi menurut saya merupakan salah satu tempat yang menjanjikan pemandangan kota Bandung paling bagus jika dilihat dari atas ketingggian. Salah satu keunggulan lain dari lokasi ini adalah hawanya yang sejuk dan keindahan pemandangan di sekitarnya yang terdiri dari lembah dan perbukitan. Untuk mengakses daerah ini Anda bisa masuk lewat rute Jl. Dago - PLTA Bengkok – Buniwangi – Mekarwangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau justru masuk dari arah Lembang – Mekarwangi.  Selain ketiga tempat tersebut tentu masih banyak tempat lagi yang bisa Anda pilih, dan mungkin menjanjikan pesona lebih indah. Dulu, Dago Teahouse atau kini disebut Taman Budaya Jawa Barat menjadi salah satu tempat yang paling strategis menurut saya jika ingin melihat pemandangan kota Bandung. Sayang saat ini sudah banyak bangunan tinggi di sekitarnya, sehingga pemandangan yang disuguhkan tidak semenarik dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat Paris van Java dari atas ketinggian tak hanya memberikan pesona keindahan, namun juga pemandangan sebuah kota yang padat. Bila dilihat saat malam hari, cekungan Bandung kini kian dipenuhi kerlap kerlip lampu para penghuninya. Mungkin Juliaen Da Silva, orang asing pertama yang keluyuran ke wilayah Bandung di era 1640-an yang pernah menulis tentang suasana Bandong (Bandung – red) tidak pernah menyangka kalau daerah yang dulu ia lihat hanya terdiri dari 25 sampai 30 rumah telah berubah menjadi sebuah kota yang padat.&lt;br /&gt;Indra KH.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-1349063615041972579?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/1349063615041972579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=1349063615041972579' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1349063615041972579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/1349063615041972579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/03/pesona-bandung-dari-atas-ketinggian.html' title='Pesona Bandung dari Atas Ketinggian'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6lLb5mlGI/AAAAAAAAAMM/YlsI3k4dX5o/s72-c/2287440598_17f1420843_b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-340867593746197439.post-6337032190673050688</id><published>2009-04-01T03:09:00.007+07:00</published><updated>2009-05-07T01:46:48.127+07:00</updated><title type='text'>Ada tiga masalah kesehatan umum para pelancong yaitu jet lag, penyakit ketinggian (altitude sickness) dan diare.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6l71vfRYI/AAAAAAAAAMU/IYAJDUmV77s/s1600-h/AltitudeSickness.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 216px; height: 216px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6l71vfRYI/AAAAAAAAAMU/IYAJDUmV77s/s320/AltitudeSickness.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331881456310371714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;JANGAN sampai acara jalan-jalan yang telah lama Anda rancang dan nanti-nantikan jadi berantakan gara-gara masalah kesehatan yang mendadak muncul yang sesungguh bisa bisa dicegah. Maka, sangat penting untuk selalu jaga kesehatan, entah Anda di rumah atau dalam perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; Namun dalam perjalanan, seperti dalam liburan keluarga atau saat tinggal sementara di luar negeri untuk keperluan studi atau bisnis, ada sejumlah hal yang perlu perhatian khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soalnya, Anda akan sangat mudah terkena sakit ketika berada di tempat baru karena tubuh tidak punya cukup kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan makanan, minuman, dan udara di tempat baru itu. Bepergian akan menempatkan tubuh Anda dalam situasi baru dan akan bersentuhan dengan hal-hal baru pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Jangan Pernah Abaikan Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STRES dan kelelahan akibat perjalanan dapat membuat Anda jatuh sakit. Kabar baiknya adalah tubuh punya sistem kekebalan. Tetapi kondisi kurang tidur atau praktek diet yang buruk dapat menyebakan tubuh mudah terkena penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang harus dilakukan jika bepergian, apalagi ke luar negeri, adalah mengetahui vaksin jenis apa yang dibutuhkan sebelum Anda berangkat. Jenis vaksin yang diperlukan sangat tergantung pada kondisi negara tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turis dari negara maju misalnya, dianjurkan untuk mendapatkan vaksin tipus, hepatitis A dan B jika berkunjung ke negera berkembang. Jika berkunjung ke Nepal atau beberapa bagian wilayah India, Anda dianjurkan untuk mendapatkan vaksin meningitis terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jika hendak ke bagian selatan Amerika dan Afrika, Anda sebaiknya mendapatkan vaksin demam kuning (yellow fever) terlebih dahulu. Jika ke daerah tropis yang tergolong endemik malaria seperti Vanuatu, Papua atau Ujung Kulon, bawalah obat anti-malaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Masalah Kesehatan Umum Dalam Perjalanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADA tiga masalah kesehatan yang umum terjadi saat orang bepergian yaitu jet lag, penyakit ketinggian (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;altitude sickness&lt;/span&gt;), dan diare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat terbang melewati rangkaian zona waktu, Anda menerima jumlah cahaya yang berbeda dan itu dapat mengubah jam biologis tubuh Anda. Hal itu menyebabkan kondisi yang dikenal dengan sebutan jet lag. Jet lag dapat menyebabkan sejumlah gejala yang dapat merusak perjalanan seperti sakit perut, insomnia, dan kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi jet lag; misalnya jika berjalan dari barat ke timur, jangan berada di bawah terpaan sinar matahari pada hari kedatangan. Jika Anda terbang dari timur ke barat, pergilah jalan-jalan segera mungkin setelah Anda tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara penyakit ketinggian (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;altitudes sickness&lt;/span&gt;) disebabkan oleh udara yang kering, oksigen yang berkurang, dan tekanan barometrik yang rendah pada saat Anda terbang atau berjalan ke tingkat ketinggian yang lebih tinggi dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, Anda bisa saja mengalami masalah seperti sakit kepala, dehidrasi, atau sesak napas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang terkena penyakit ketinggian pada ketinggian 5,000 kaki (1,524 meter), yang lain tidak terpengaruh sampai mencapai ketinggian 10,000 kaki (3,048 meter) atau lebih. Segera cari tahu batas toleransi ketinggian untuk tubuh Anda demi mengetahui jika ketinggian dapat menjadi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan terbaik untuk masalah ketinggian adalah secara bertahap meningkatkan level ketinggian Anda setiap hari agar terbiasa dengan kondisi itu. Jika hal itu tidak mungkin dilakukan, gunakan obat acetazolamide. Obat itu dapat membatu menghilangan dan bahkan mencegah penyakit ketinggian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berpikir mungkin akan mengalami masalah dengan ketinggian, bicarakan dengan dokter sebelum meninggalkan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus diare mungkin terlihat banyak dan karena itu dianggap sepele, namun hal itu bisa menjadi masalah serius. Diare bagi para traveler dikenal dengan nama turista. Diare sering terjadi ketika bakteri asing memasuki saluran pencernaan Anda, biasanya karena makan makanan atau minum minuman yang terkontaminasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik untuk mencegah turista adalah berhati-hati terhadap makanan dan minuman selama dalam perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Makan dan Minuman yang Aman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKANAN dan minuman apa yang aman untuk dimakan dan diminum? Semua makanan yang direbus umumnya aman, begitu pula dengan buah-buahan dan sayuran yang dikupas sebelum dimakan. Hindari makan daging mentah atau setengah matang, atau makanan yang disajikan dalam kondisi tidak dimasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin mendengar bahwa turis dari negara maju dilarang minum air di sejumlah negara berkembang, tetapi tahukah Anda mengapa? Persediaan air di banyak negara berkembang tidak ditangani seperti di negara maju; aneka bakteri, virus, dan parasit umumnya ditemukan dalam air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak ahli menyarankan untuk minum hanya air kemasan saat traveling. Jika menggunakan air keran, pertama harus merebus atau menjernihkannya dengan iodium tablet terlebih dahulu. Jika sedang sikat gigi, cuci lensa kontak, kumur, atau menambahkan es pada minuman, pertama-tama pastikan air itu aman untuk diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Bawalah Obat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAAT mengepak, masukan semua obat dan persediaan yang berkaitan dengan kesehatan yang biasanya Anda gunakan karena semua itu mungkin saja sulit ditemukan di negara lain jika persediaan Anda habis. Anda bisa saja menemukannya di negeri tujuan namun tetap ada resiko obat-obat itu terlalu keras atau lemah buat Anda. Obat-obat seperti bisa saja berupa obat berdasarkan resep dokter yang biasa gunakan seperti inhalers, obat alergi, insulin, lensa kontak dan vitamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawa juga obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen dan obat diare. Baik juga untuk membawa obat penghilang alergi meskipun Anda tidak pernah menggunakannya selama di rumah. Orang kadang-kadang menderita alergi terhadap serbuk sari dan unsur protein lain yang terdapat dalam lingkungan yang baru. KOMPAS&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/340867593746197439-6337032190673050688?l=macan09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://macan09.blogspot.com/feeds/6337032190673050688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=340867593746197439&amp;postID=6337032190673050688' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/6337032190673050688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/340867593746197439/posts/default/6337032190673050688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://macan09.blogspot.com/2009/03/ada-tiga-masalah-kesehatan-umum-para.html' title='Ada tiga masalah kesehatan umum para pelancong yaitu jet lag, penyakit ketinggian (altitude sickness) dan diare.'/><author><name>Sastro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17657600634608394587</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/SiT7WI74HtI/AAAAAAAAAeo/e1mICJMbMq4/S220/green-earth.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_krgFfo4JTw8/Sf6l71vfRYI/AAAAAAAAAMU/IYAJDUmV77s/s72-c/AltitudeSickness.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
